Connect with us

Berita

Tua-tua Keladi, Bupati Konawe Datang Bantai Tim Sepakbola Pemda Konsel

Penulis : Raimudin

Published

on

KendariMerdeka.com, Konsel – Bupati Konawe Kerry Syaiful Konggoasa bersama timnya tampil garang di Lapangan Sepakbola Punggaluku, Konawe Selatan, Kamis (12/11/2020). Mereka berhasil melibas Tim Konawe Selatan.

Kerry bermain apik dalam pertandingan 2X45 menit. Meskipun sudah sudah tua dan lutut sudah goyah, namun masih mampu memberikan penampilan ekstra.

Dalam pertandingan ini, tim Kerry menang 5-1 atas tim Bupati Konsel. Sekda Konawe, Ferdinand mencetak dua gol. Gol lainnya dibuat oleh Kerry Konggoasa.

Dalam pertandingan ini, tim Konsel hanya mampu membalas satu gol. Diciptakan salah seorang pemain tidak terkenal usai kasak-kusuk di depan gawang.

Kabag Humas Konawe, Sukri Nur, mengatakan setiap tahunnya Pemda Konawe selalu mengantarkan tim ke kabupaten. Sebagai ajang silaturahmi, menurut Sukri Nur, sepakbola menjadi event yang mempererat tali silaturahmi.

“Pemda Konawe setiap tahunnya selalu melakukan silaturahmi dengan Kabupaten lain melalui pertandingan sepak bola. Alhamdulillah, tahun ini kami menang lagi,” ujar Sukri Nur.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

983 Orang Lulus Berkas di Devisi Crew Umum PT VDNI

Published

on

By

Kepala Bagian (Kabag) Humas, dan Protokoler Pemda Kabupaten Konawe, Sukri Nur

KendariMerdeka.com, Konawe – Pemerintahan Kabupaten Konawe mengumumkan hasil seleksi devisi crew umum di PT VDNI.

Kepala Bagian (Kabag) Humas, dan Protokoler Pemda Kabupaten Konawe, Sukri Nur mengungkapkan, sebanyak 983 orang yang lulus berkas, dan pemanggilan untuk mengadakan tes di RSUD konawe, Kamis (19/11/2020).

Lihat jadwal dibawah ini !

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Continue Reading

Berita

Seorang TKA Pekerja Kontraktor OSS yang Meninggal Sudah Bekerja di Morosi Sejak bulan Januari

Penulis : Hamid

Published

on

By

KendariMerdeka.com – Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) berusia 54 tahun yang bekerja untuk kontraktor yang dipekerjakan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) meninggal dunia pada Jumat, 13 November 2020 di IGD RS Bahteramas, Kendari, dengan penyebab kematian penyempitan pembuluh darah di otak.

“Pekerja tersebut berasal dari Shandong, China, sudah berada di Kawasan Industri Morosi sejak 14 Januari 2020 untuk bekerja di kawasan PLTU dan tidak pernah meninggalkan kawasan pabrik karena yang bersangkutan tinggal di asrama karyawan milik PT OSS,” tulis keterangan resmi dari PT VDNI dan OSS yang diterima wartawan pada Kamis (19/11).

Berdasarkan keterangan resmi dari perusahaan, pada tanggal 12 November 2020 yang bersangkutan merasakan sakit dan kemudian dilarikan ke RS Dr Ismoyo Kendari (RS Korem) pada pukul 22.40 WITA, setelah sempat jatuh dari tempat tidur. Sesuai protokol di RS Korem, dilakukan rapid test kepada yang bersangkutan, dengan hasil non-reaktif.

Yang bersangkutan sempat diberikan bantuan oksigen dan pernapasan, hingga kemudian dirujuk ke RS Bahteramas Kendari pada tanggal pukul 22.40 WITA karena pertimbangan peralatan yang lebih lengkap dan riwayat penyakit yang dimiliki yaitu masalah pada jantung dan gangguan pernapasan (asma).

Ketika dirawat di RS Bahteramas, sesuai protokol dilakukan tes PCR atau polymerase chain reaction kepada yang bersangkutan pada tanggal 13 November 2020 pukul 00.30 WITA. Yang bersangkutan kemudian meninggal dunia pada 13 November 2020 pukul 04.05 WITA. Menurut keterangan dokter yang bertugas, seperti tertera dalam pernyataan resmi perusahaan, penyebab kematian adalah penyempitan pembuluh darah di otak.

Setelahnya diketahui bahwa hasil tes PCR yang dilakukan menunjukkan hasil positif virus SARS-CoV-2. Penanganan jenazah oleh RS Bahteramas kemudian dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan. Jenazah langsung dikremasi pada tanggal 13 November 2020 sore.

Merespon hal tersebut, pihak kontraktor yang mempekerjakan TKA tersebut untuk PT OSS berinisiatif untuk memperketat sistem kerja mereka dan melakukan tes rapid massal kepada seluruh pekerjanya sejak tanggal 14 November 2020.

Juru Bicara PT VDNI dan PT OSS, Dyah Fadilat menyampaikan, pihak perusahaan akan terus mengawal kasus ini dan melakukan sterilisasi Kawasan Industri, salah satunya dengan untuk sementara waktu mencegah karyawan atau Pekerja Harian Lepas (PHL) yang tidak tinggal di dalam asrama masuk ke dalam area Kawasan Industri.

“Sebagai bagian dari upaya untuk mencegah kemungkinan terburuk, dan mempertimbangkan tidak semua pekerja yang ada di Kawasan Industri tinggal di dalam asrama, maka perusahaan memutuskan untuk membatasi aktivitas karyawan yang tidak tinggal di dalam asrama. Hal ini akan berlaku hingga nanti kembali dilakukan tes massal kepada seluruh pekerja dan hasilnya dipastikan aman untuk beraktivitas kembali,” tambah Dyah.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Continue Reading

Berita

Pemkab Konawe Aktifkan Belajar Tatap Muka di Sekolah Mulai Pekan Depan

Penulis : Raimudin

Published

on

By

KendariMerdeka.com, Konawe – Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa akan membuka sekolah pekan depan, dengan pembelajaran tatap muka baik tingkat SMP, SD dan TK. Hal ini disampaikan usai menyerahkan bantuan peralatan kewirausahaan tenaga kerja mandiri di Dinas trasmigrasi dan tenaga kerja kabupaten Konawe, Selasa (17/9/2020).

Kery saiful Konggoasa mengaku, mulai perihatin terhadap kondisi pendidikan saat ini di masa pandemik civid-19 kurang efektif dalam proses pembelajaran. Kata dia, selama ini tidak berjalan dengan efektif, sehingga anak-anak didik akan semakin bodoh tinggal dirumah.

Buupati Konawe dua periode ini, akan mengkordinasikan pihak dinas pendidikan agar proses tatap muka pekan depan dapat di laksanakan, serta akan berkoordinasi dengan gugus penanganan Covid-19 di Konawe.

“Kita inginkan, proses belajar pekan depan sudah bisa tatap muka,”tutur Kery.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe, Suriyadi mengatakan hal yang sama. Dia sangat mendukung instruksi Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa. Walaupun dalam bentuk lisan ini akan segera membuatkan regulasi sebagai dasar dalam membuka kembali sekolah yang ada di konawe, tetapi dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes).

Kata Suriyadi, apa yang disampaikan Kery, Dinas pendidikan juga berpikiran yang sama. Bahwa anak murid tetap menjadi tanggung jawab bersama baik orang tua maupun pihak sekolah. Dia akan menjamin kesiapan pihak sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan di masing masing sekolah, mulai dari ketersediaan Prokes nya, mulai dari masker, hand sanitiser, gardu tempat cuci tangan dan thermo Gun.

“Begitu masuk lingkungan sekolah, baik murid termasuk guru dan pegawai sekolah lainnya, siapapun itu, begitu masuk pekarangan sekolah langsung cek Suhu, masalah jarak dalam ruang kelas, kita akan bagi jarak sesuai dengan protokol Kesehatan, sehinga mekanisme aturannya tinggal satuan pendidikan yang akan mengatur nya sesuai Prokes Kesehatan,”tutupnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Continue Reading
Advertisement        

ARSIP BERITA

Trending

Copyright © 2020 KendariMerdeka.Com

var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4392949,4,1,120,40,00011111']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })(); counter hit make