Connect with us

Politik

Tiket Golkar di Pilwalkot Kendari Mengarah ke AJP, Kandidat Jagoan Milenial & Gen Z

Published

on

Aksan Jaya Putra (AJP).

KENDARI – Arah dukungan Partai Golkar pada Pilwalkot Kendari 2024 semakin mengerucut. Tiket partai berlambang pohon beringin itu mengarah ke Aksan Jaya Putra (AJP).

Bukan sekadar indikasi. Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Sultra, Ridwan Bae, bahkan blak-blakan menyatakan jagoan partainya pada Pilwalkot Kendari 2024 ialah AJP.

Menurut Ridwan, saat ini Golkar tinggal menunggu hasil survei terbaru sebelum memastikan rekomendasi usungan ke AJP. Meski demikian, diakuinya arah dukungan Golkar saat ini menguat ke AJP, yang juga Ketua MKGR Sultra.

Terdapat sederet alasan yang membuat Golkar menaruh dukungan buat AJP. Pertama, partainya memang memprioritaskan kader untuk bertarung pada pesta demokrasi. Kedua, Golkar menilai AJP merupakan kandidat yang paling siap bertarung pada Pilwalkot Kendari.

Ketiga, Golkar ingin menyuarakan suara rakyat, dimana berdasarkan hasil survei-survei terdahulu, AJP memiliki elektabilitas yang kuat. Hal itu berarti sosoknya memang diinginkan masyarakat Kendari.

“Kalau ada kader yang bagus dan siap bertarung, untuk apa cari yang lain,” kata Ridwan, yang juga Anggota DPR RI, Selasa (4/6/2024).

Sekadar diketahui, figur AJP saat ini memang paling dijagokan pada Pilwalkot Kendari 2024. Bocoran survei opini publik Kota Kendari yang dilakukan oleh Indikator menyebutkan AJP unggul jauh atas dua pesaing terdekatnya, Siska Karina Imran (SKI) dan Sitya Giana Nur Alam (SGA)

Dalam slide survei yang dilaksanakan 3-11 Mei 2024 itu, menampilkan simulasi elektabilitas tiga kandidat. AJP berhasil memimpin jauh dengan selisih signifikan hingga 15 persen.

AJP yang diprediksi sejumlah pihak bakal memenangkan Pilwalkot Kendari mencatat elektabilitas di angka 35,8 persen, disusul SKI 19,1 dan SGA 18,2 persen. Mereka yang belum menentukan jawaban dan pilihan di angka 26,9 persen.

Suara AJP juga diketahui banyak datang dari milenial dan gen Z. Dalam berbagai kegiatan, kelompok usia ini kerap meramaikan acara yang dihadiri AJP. Semua itu, karena figurnya dianggap memiliki pemikiran segar dan solutif terhadap setiap permasalahan yang dihadapi kalangan milenial dan gen Z di Kendari.

Koordinator Sahabat Kendari Bisa (SKB), Ihramsyah, sebelumnya menyampaikan AJP menjadi jagoan milenial dan gen Z karena karakternya yang sangat bersahabat. Sejak dulu, ia dikenal sangat dengan semua golongan, termasuk anak-anak muda.

“AJP selalu terbuka terhadap masukan dan ide-ide konstruktif dari masyarakat, terutama dari kalangan Millenial & gen Z. Beliau merupakan sosok yang mau mendengar dan berdialog untuk mencari solusi bersama,” katanya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Beredar KTA Ketua DPD NasDem Konut Bergabung di PDI Perjuangan

Published

on

KENDARI – Beredar Kartu Tanda Anggota (KTA) atas nama Sudiro dan Fakta Integritas yang telah menjadi anggota partai PDI-Perjuangan. Dalam dokumen foto yang beredar tersebut yang tertanggal 30 Mei 2024, KTAnya ditandatangani oleh Ketum DPP PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan pakta Integritas ditandatangani oleh Sudiro.

Terkait hal tersebut media ini mengkonfirmasi ke salah satu pengurus DPD PDIP Sultra yang enggan disebutkan namanya.

“Iya, dari periode pertama Pilkada itu sudah didukung oleh PDI-Perjuangan, tetapi kemudian setelah pileg, malah dia pindah dj partai lain, partai PAN, artinya tidak konsisten,” katanya saat dihubungi via telepon WhatsApp, Jum’at 19 Juli 2024.

Pihaknya juga membenarkan bahwa sebelumnya Sudiro pernah memiliki KTA PDI-Perjuangan.

“Kalau soal Sudiro punya KTA di PDI-Perjuangan, iya, artinya dia anggota(kader),” tambahnya.

Lanjutnya, untuk lebih pastinya terkait KTA terbaru, pihaknya memastikan terlebih dahulu ke pihak yang menerbitkan KTA.

“Untuk KTA yang baru saya lihat terlebih dahulu datanya, siapa yang menerbitkan, tetapi kalau ada KTA terbarunya yah berati betul KTAnya,” pungkasnya.

Terkait hal tersebut Media ini juga berusaha mengkonfirmasi Ketua DPC PDIP Konut, I Made Tarubuana menuturkan bahwa pihaknya tak pernah menerbitkan KTA tersebut.

“Kalau di DPC tidak ada, tidak pernah berproses, tidak pernah diterbitkan, saya tidak tahu siapa yang terbitkan, kalau dari saya tidak ada,” katanya saat dikonfirmasi via panggilan WhatsApp.

“Itu sudah lama beredar, dan waktu wawancara di PDIP dia (Sudiro) mengaku sebagai kader NasDem,” tambahnya.

Saat ditanyakan terkait model KTA PDI-Perjuangan apakah seperti itu modelnya, pihaknya membenarkan seperti itu modelnya.

“Kalau modelnya seperti itu, tapi saya tidak tahu siapa yang terbitkan,” ujarnya.

Media ini juga mengkonfirmasi ke pihak Sudiro, saat dihubungi via panggilan WhatsApp, ia membantah hal tersebut.

“Hoax itu, masa saya yang mau bikin itu, di partai saya sendiri itu juga sudah pernah meneliti itu,” ujarnya.

“Tidak ada yg begini, tidak mungkin mengganti posisi Abuhaera sebagai kader,” tambahnya.

Selain itu terkait kabar pergantian Ketua DPD NasDem Konut, pihaknya mengatakan bahwa pihaknya mengundurkan diri dalam rangka pencalonan di Pilkada Konut.

“Ya sudah saya berhenti, Karena saya sudah calon bupati, apalagi saya terpilih menjadi Bupati, saya mesti membedakan jabatan sebagai pimpinan partai dan sebagai Bupati,” jelasnya.

Sementara itu sebelumnya berdasarkan data yang dihimpun media ini Balon Bupati Sudiro setidaknya telah mengantongi tiga rekomendasi partai dari PAN, Nasdem dan PKB.

Continue Reading

Politik

AJP Kader Penuh Dedikasi dan Loyalitas, Golkar Sultra; Layak Diusung

Published

on

KENDARI – Aksan Jaya Putra (AJP) disebut kader Partai Golkar yang layak diusung di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 27 November 2024 mendatang.

Totalitas AJP terhadap Partai Golkar, tak diragukan lagi. Dibuktikan dengan dua kali terpilih menjadi anggota DPRD Sultra periode 2019-2024 dan 2024-2029, dan kesungguhannya maju pada kontestasi Pilwali Kota Kendari.

Politisi senior Golkar Sultra, Abu Hassan mengatakan, kefiguran AJP representatif daripada kriteria yang menjadi landasan partai untuk mengusung calon kepala daerah (Cakada), memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas dan lain sebagainya.

Dari kaca mata AD/ART dan petunjuk organisasi pengurus yang memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela sangat layak untuk diusung menjadi kepala daerah baik gubernur, bupati maupun wali kota, termasuk AJP di Kota Kendari,” kata dia kepada awak media ini, Jumat (19/7/2024).

Abu Hassan menerangkan, berkaca dari historis perhelatan Pilwali Kota Kendari, Partai Golkar tidak pernah menempatkan kadernya sebagai pimpinan tertinggi di Kota Kendari, bahkan selalu mengusung calon lain yang notabene bukan kader Partai Golkar.

“Saya kira data historis jadikan acuan, Kota Kendari Partai Golkar tidak pernah memimpin bahkan selalu mengusung figur lain. Sebetulnya, Golkar kalau ingin besar, maka sebagai partai harus membesarkan kadernya,” katanya.

Menurut Abu Hassan, salah satu ukuran keberhasilan Ketua Partai Golkar secara organisasi ketika Partai Golkar banyak menempatkan legislatif maupun eksekutif di daerah-daerah.

“Makin banyak gubernur, bupati dan wali kota baru bisa dikatakan berhasil dan semakin sedikit bisa dikatakan Golkar gagal melakukan kaderinasi internal,” jelas Mantan Koordinator Presedium KAHMI Sultra.

Harapannya, sebagai partai tertua di Indonesia, Partai Golkar mesti banyak melahirkan pemimpin-pemimpin dari kadernya sendiri. Sebab Partai Golkar punya sistim mapan, mekanisme yang jelas, struktur kuat, dan memiliki culture yang tidak dimiliki partai lain.

“Ini yang harus diteggakkan, jangan dikerdilkan di pilkada ini, kadernya disingkirkan lalu dibesarkan kader lain.

Kalau bukan sekarang, kapan Golkar menunjukkan eksitensinya sebagai partai tertua,” tutup Mantan Bupati Buton Utara (Butur) ini.

Continue Reading

Politik

RAHMATnya Muna Siap Tampil di Pilkada, 9 Program Unggulan Jadi Prioritas Utama

Published

on

MUNA – Sekian banyaknya Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) yang akan tampil di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra), sementara saat ini baru La Ode M Rajiun Tumada yang telah memiliki pasangan sebagai Wakilnya yakni Purnama Ramadhan dan sudah mendapatkan kepastian untuk tampil di Pilkada Muna pada tanggal 27 November 2024 nanti.

Pasangan Bacakada Muna itu diusung tunggal oleh Dua Partai besar yakni Partai besutan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Partai (Partai Gerindra) Besutan Gus Min ata KH Muhaimin Iskandar (PKB) yang menjadi rival Pak Prabowo di Pilpres yang lalu.

La Ode M Rajiun Tumada – Purnama Ramadhan dengan memiliki Tagline RAHMATnya Muna Yang lebih baik itu, telah siap tampil dan bakal mendaftarkan diri KPUD Muna pada akhir Bulan Agustus 2024 nanti.

Kembalinya bertarung di Pilkada Muna 2024 nanti La Ode Rajiun Tumada yang juga adalah mantan Bupati Muna Barat bersama Purnama Ramadhan mantan Kepala PDAM Muna di zaman Bupati Ridwan Bae memiliki 9 program unggulan yang menjadi prioritas utama mereka dalam membangun Kabupaten Muna untuk Maju Menuju Indonesia Emas.

Hal itu diungkapkan Taufan kepada wartawan ini dikediaman Calon Bupati Muna La Ode M Rajiun Tumada pada Kamis 18 Juli 2024.

” Baru mereka yang jelas pintunya untuk tampil di Pilkada 27 November 2024 nanti,” Ucapnya.

Manta Komisioner KPU Muna Barat itu mengungkapkan bahwa dengan berpasangannya Rajiun Tumada – Purnama Ramadhan di Pilkada 2024 nanti, memiliki 9 program unggulan yang menjadi prioritas utamanya.

” Pertama itu Makan siang, kemudian Pakaian sekolah TK, SD dan SMP gratis, STR Kesehatan gratis,PPDB untuk Lansia, Tunjangan Rp 1 juta untuk kesejahteraan RT/ RW,Honor pegawai sara dinaikkan, Honor tenaga kesehata tenaga kebersihan dan Pol PP dinaikkan, TPP PNS Aman serta kesembilan Perbaikkan Infrastruktur jalan Desa dan Kota Raha,” Katanya.

Sembilan program itulah, lanjut Taufan yang menjadi prioritas utama pasangan RAHMATnya Muna yang lebih baik untuk Bumi Sowite kedepannya.

 

 

Penulis: Azizah

Continue Reading

Trending