Connect with us

Berita

Respon Soal Virus Corona di Kendari, Mulai dari Warga Hingga Walikota

Penulis : Redaksi

Published

on

Hidayatullah dan putrinya, Yayu Indah Maharani.

KendariMerdeka.com – Wabah virus Corona di Wuhan China, dampaknya terasa sampai di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Banyaknya pekera asal China yang melalui wilayah ini sebelum menuju perusahaan tambang di pinggiran Kota, menyebabkan ada semacam phobia.

Perbincangan soal mewabahnya virus Corona, nampak terlibat di grup media sosial. Mulai dari warga biasa, orang tua mahasiswa di Kota Wuhan, hingga Walikota Kendari, Sulkarnain.

Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara, Hidayatullah, salah satu warga yang panik. Setelah jarang tidur sekitar dua Minggu mengingat anaknya di Wuhan, kini dia bisa bernapas lega. Anaknya Yayu Indah Maharani (20) tiba di tanah air dengan selamat setelah dievakuasi di Kota Wuhan, Provinsi Hubey, China, Minggu (2/2/2020) sekitar pukul 03.00 Wita.

Baca Juga:  Ini Fasilitas RSUD Bahteramas Jika Virus Corona Menyusup di Sultra

Putri Hidayatullah, merupakan satu-satunya mahasiswi Kota Kendari yang dievakuasi dari Kota Wuhan, China. Dia ikut bersama rombongan pesawat Batik Air yang dikirimml khusus Pemerintah RI mengavakuasi 250 orang WNI.

“Kami sangat lega dan tak lupa mengucapkan limpahan rasa syukur atas kasih sayang dan pertolongan Allah SWT. Kami ucapkan terima kasih kami orang tua atas perhatian serius pemerintah Indonesia dapat memulangkan anak kami dan WNI lainnya dari situasi krisis kemanusiaan di Wuhan Cina akibat virus Corona,” ujar Hidayatullah.

Diam-diam, Walikota Kendari, Sulkarnain ternyata aktif berkomunikasi dengan Hidayatullah. Apalagi, Yayu Indah Maharani adalah satu-satunya warga di Kota Kendari yang ikut dievakuasi dan kondisinya dalam keadaan sehat.

Baca Juga:  Hoaks, Isu Pasien Corona Dirawat di RSUD Bahteramas

Walikota Kendari, diungkapkan Hidayatullah, hampir setiap hari selama anaknya terisolasi di Wuhan hingga tiba di Kepulauan Natuna, terus menjaga komunikasi.

“Sejauh ini, Alhamdulillah perhatian Pemkot Kendari terhadap wabah ini sangat serius dan cepat tanggap,” ujarnya.

Terkait hal ini, Walikota Kendari belum bisa dikonfirmasi. Namun, aktifitas sejumlah pihak terkait di Pemkot Kendari terkait pencegahan dan antisipasi virus mematikan ini, mulai nampak terlihat.

Di media sosial, netizen di Kota Kendari cukup aktif menyuarakan wabah virus Corona. Mulai dari postingan bernada serius hingga bercanda. Postingan bersifat sosialisai soal antisipasi penyebaran virus ini, terus disuarakan sejumlah netizen di grup pesan pribadi atau media sosial.

Baca Juga:  Wabah Virus Corona, 4 Mahasiswa Asal Sultra Terisolasi Di Wuhan

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita

Kadin Sultra Siap Kawal Pembangunan Industri Baterai di Routa Konawe

Published

on

By

KENDARIMERDEKA.COMKENDARI – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra siap mendukung dan mengawal investasi pembangunan pabrik baterai yang rencananya akan dibangun oleh perusahaan asal China dan berlokasi di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe pada tahun 2023 mendatang.

Kadin Sultra bersama Pemprov Sultra melakukan penandatanganan kesepakatan rencana pembangunan pabrik baterai oleh perusahaan asal China, Gostion Hitech di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (22/11/2022) sore.

ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang mengatakan pihaknya sangat mendukung dengan masuknya investor di wilayah Sultra yang dapat mendorong dan meningkatkan perekonomian daerah.

Sebagai Ketua Satgas Investasi, Anton Timbang akan terus memantau dan mengawal proses perizinan sehingga apa yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar dan investor dapat berinvestasi dengan aman dan nyaman.

Baca Juga:  Dihadapan Wali Kota Kendari, Ketua Kadin Sultra Paparkan Kualitas Aspal Buton

“Jadi intinya, apa yang direncanakan oleh PT Gosen Hitech yang mau berinvestasi pembangunan pabrik baterai di Sultra, Kadin sangat mendukung. Saya yakinkan bahwa kami akan mengawal ini agar mereka dapat berinvestasi dengan nyaman,” ujar Anton.

Anton berharap, pembangunan pabrik baterai ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

“Harapan kami, dengan perencanaan yang ada tadi betul-betul mereka berinvestasi di Sultra. Mereka ini adalah salah satu perusahaan baterai terbesar di dunia,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas mengatakan, dengan adanya pembangunan pabrik baterai ini membawa dampak baik bagi perekonomian daerah dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga lokal.

Baca Juga:  Waspada, 4 Warga Cina Terkena Flu Dirawat di RSUD Bahteramas

“Ini mampu menampung 20 ribu tenaga kerja. Mulai tahun depan mereka supervisi, rencana 2023,” ujarnya.

Lukman berharap dengan masuknya investor dari negara luar masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di daerah agar inverstor lain dapat ikut masuk untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

Berita

Forum CSR Sulawesi Tenggara Resmi Dilantik

Published

on

By

KENDARIMERDEKA.COM, KENDARI – Pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) atau lebih dikenal dengan Forum CSR Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2022 – 2027 resmi dilantik.

Forum CSR ini diketuai oleh La Ode Samsul Barani. Dia dan pengurusnya dilantik oleh Wakil Ketua Umum CSR Indonesia, Aldino Kurniawan di Hotel Azizah Kendari, Jumat (18/11).

Diketahui, Forum CSR Sulawesi Tenggara ini terbentuk dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, dengan Nomor SK: 510 Tahun 2022 tentang pembentukan forum tanggung jawab sosial dan lingkungan badan usaha Sulawesi Tenggara.

Wakil Ketua Forum CSR Indonesia, Aldino Kurniawan mengatakan, Forum CSR adalah wadah berhimpunnya kalangan dunia usaha yang memiliki kepedulian dan komitmen kuat dalam penyelenggaraan program dan kegiatan CSR di bidang kesejahteraan sosial.

Baca Juga:  Sindiran Sudirman, Cukup Tambang dan Jangan Lagi Pekerja Cina Bawa Penyakit

“Jadi setiap perusahaan atau badan usaha di Sultra ini harus bisa memberikan kesejahteraaan sosial kepada masyarakat sekitar,” ujarnya saat membawakan sambutan.

Dia menegaskan, jika perusahaan tidak menjalankan tanggungjawabnya kepada masyarakat dan lingkungannya tempat beroperasi, maka tidak menuntut kemungkinan akan ada sanksi yang diberikan, sebab semua telah tertuang dalam UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Sementara itu, Ketua CSR Sultra, La Ode Samsul Barani menyebut, pengurus dalam forum ini adalah elemen masyarakat dari berbagai kalangan baik akademisi, aktivis lingkungan, DPRD, OPD terkait, tokoh masyarakat, mahasiswa, organisasi masyarakat dan pelaku-pelaku usaha lainnya.

Untuk mengeksiskan dan menjalankan tugas sesuai AD/RT Forum CSR Sultra itu sendiri, pihaknya bakal membangun kerja sama dan sinergitas dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Sultra termaksud dengan pihak Pemprov Sultra sendiri.

Baca Juga:  Dihadapan Wali Kota Kendari, Ketua Kadin Sultra Paparkan Kualitas Aspal Buton

“Semoga dengan terbentuknya Forum CSR Sultra ini, masyarakat bisa merasakan manfaat positif melalui program-program khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial maupun lingkungan,” tambahnya.

Kendati demikian, La Ode Samsul Barani tidak merinci seberapa banyak perusahaan yang telah bernaung dibawah forum tersebut, namun pihaknya bakal melakukan reker lebih dulu, pendataan perusahaan guna memantau keseriusaan pihak perusahaan dalam memajukan daerah khususnya Sultra.

“Ini semua adalah bentuk tanggungjawab perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan yang kita cintai,” pungkasnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

Berita

Kadin Sultra dan Kadin Kolaka Masukan 47 Ton Beras Lokal ke Alfamidi Daerah Sulawesi

Published

on

By

KENDARIMERDEKA.COMKENDARI – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Kadin Kolaka secara perdana melakukan pengiriman beras lokal hasil pertanian di Kabupaten Kolaka.

Pengiriman sebanyak 47 ton beras lokal ini untuk pertama kalinya disalurkan ke toko Alfamidi wilayah distribusi Sultra dan Sulawesi Tengah (Sulteng).

Wakil Ketua Umum Bidang Pasar Modal Kadin Sultra, Sastra Alamsyah menjelaskan pengiriman perdana beras lokal dari Kabupaten Kolaka akan masuk ke toko Alfamidi yang berada di pulau Sulawesi.

“Beras lokal masuk ke Alfamidi, dan beras ini diambil dari petani-petani lokal di Kolaka Raya,” ungkapnya, Jumat, 18 November 2022.

Hal tersebut sebagai salah bentuk misi dagang yang dibangun oleh Kadin Sultra, melalui perusahaan binaannya dari Kabupaten Kolaka CV. Zalva berhasil melakukan pengiriman sebanyak satu kontainer dengan berat 47 ton.

Baca Juga:  Wabah Virus Corona, 4 Mahasiswa Asal Sultra Terisolasi Di Wuhan

“Ini adalah salah satu misi dagang Kadin Sultra yang berkolaborasi bersama Kadin Kolaka. Ini juga sebagai bentuk sinergi bersama Kadin Daerah dan pengusaha lokal untuk bisa masuk ke Retail marketing,” jelasnya.

Dalam pengiriman beras lokal tersebut, dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Sultra, terkhusus di sektor pertanian.

“Pengiriman beras lokal ini akan menjangkau Wilayah Sulawesi Tenggara dan Wilayah Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

ARSIP BERITA

Trending