Connect with us

Berita

PT Wika Beri Santunan dan Bakal Tanggung Semua Kerugian ke Korban Laka Lantas di Konawe

Penulis: Renaldy

Published

on

KENDARI – PT Wijaya Karya (Wika) memberikan santunan kepada korban kecelakaan dump truk 10 roda yang terjadi di Desa Puusangi, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Humas PT Wika Proyek Bendungan Ameroro, Sigit Hidayat, menyampaikan bahwa insiden kecelakaan yang menyebabkan salah seorang pelajar SMP disebabkan karena faktor kondisi jalan. Ia menyebut, saat itu jalur yang dilewati dalam kondisi basah dan licin karena diguyur hujan.

“Kasus kecelakaan ini sudah ditangani pihak kepolisian. Di sisi lain, pihak perusahaan juga telah melakukan investigasi internal atas kejadian tersebut,” ucap Sigit Hidayat.

Kata Sigit Hidayat, pihaknya juga telah melaksanakan pertemuan dengan pihak sub kontraktor pemilik truk guna membahas insiden ini. Mereka menyampaikan siap bertanggung jawab terhadap segala kerugian yang dialami oleh korban.

Sigit menerangkan, pihak perusahaan telah menjenguk korban yang saat ini sedang menjalani perawatan di BLUD RS Konawe untuk memberikan santunan. Perusahaan berkomitmen bakal menanggung semua kerugian materil yang dialami korban, serta menanggung biaya pengobatan korban hingga pulih.

“PT Wika senantiasa berkomitmen bertanggung jawab dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat Konawe, utamanya yang berada di sekitar area pembangunan bendungan,” ujar Sigit Hidayat.

Melalui kesempatan ini, ia juga meminta dukungan seluruh elemen masyarakat di Konawe untuk dapat bersama-sama dan saling membantu untuk mempercepat proses pembangunan bendungan Ameroro. Sebagaimana sesuai arahan Presiden Jokowi.

“Bendungan Ameroro ini diharapkan menjadi salah satu motor pembangunan ekonomi nasional khususnya di Sultra,” harap Sigit.

Sebagaimana diketahui, kecelakaan yang melibatkan salah seorang pelajar SMP berhadap truk 10 roda yang memuat material pengerjaan Bendungan Ameroro terjadi pada Senin (11/09/2023). Saat itu, truk 10 sedang melakukan pemuatan material batu melintasi Desa Puusangi, Kecamatan Puriala menuju arah pembangunan Bendungan Ameroro.

Tiba-tiba dari arah samping salah seorang pelajar SMP melaju dengan sepeda motor, hendak menyalip. Nahas, sepeda motor yang dikendarai terpeleset karena jalan yang basah dan licin. Motor yang dikendarai pun mengalami kecelakaan dengan dump truk. Korban yang mengalami luka pada bagian kaki segera dilarikan ke BLUD RS Konawe untuk mendapat perawatan medis.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Ketua DPD I Golkar Sultra Optimis Raih Kursi Ketua DPRD Provinsi

Published

on

Ketua DPD I Partai Golkar Sultra, Herry Asiku.

KENDARI – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Herry Asiku mengaku optimis untuk kembali mengisi kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra.

Pasalnya, berdasarkan data C1 yang mereka pegang, Partai Golkar optimis untuk kembali mengisi kursi DPRD Sultra dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sultra 6 yaitu Kabupaten Konawe, Konawe Utara (Konut) dan Konawe Kepulauan (Konkep).

“Kami juga optimis mengisi 7 Kursi di DPRD Sultra, dan meraih kursi Ketua DPRD, nanti tinggal dilihat posisi perolehan suara dengan partai lainnya,” kata Herry Asiku saat ditemui di kediamannya, Selasa 20 Februari 2024.

Wakil Ketua DPRD Sultra periode 2019-2024 ini, menyebut bahwa sejauh ini pihaknya masih menunggu hasil final dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi.

“Kita semua berpatokan pada perhitungan KPU, kita juga memegang data C1 dari para saksi di lapangan,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Caleg DPRD Sulawesi Tenggara Daerah Pemilihan Sultra 6 yaitu memperebutkan sebanyak 6 kursi. Sementara, Ketua DPD I Partai Golkar Sultra, Herry Asiku merupakan petahana anggota DPRD Sultra yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sultra.

Continue Reading

Berita

Status IUP Eksplorasi PT MDS Dalam Permohonan, ESDM Sultra Warning Tak Boleh Ada Aktivitas

Published

on

Kabid Minerba Dinas ESDM Sultra, Hasbullah Idris.

KENDARI – Dugaan aktivitas ilegal mining di wilayah pertambangan Blok Marombo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) masih terus berlanjut.

Salah satu dugaan aktivitas pertambangan ilegal di Blok Marombo, yaitu diungkap oleh Ketua Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah (P3D-Konut), Jefri.

Dalam keterangan tertulisnya, Jefri mengungkapkan bahwa temuan dugaan ilegal mining yaitu di dalam Izin Usaha Pertambangan (IUP) Batuan PT Mandiri Dermaga Sultra (MDS) yang diduga tengah asyik mengeruk ore nikel.

Putra Daerah asal Konut ini menyebut, berdasarkan hasil penelusuran, ada beberapa titik dugaan kegiatan pertambangan tanpa izin diantaranya di bekas pertambangan PT Malibu serta di dalam wilayah IUP Batuan PT MDS.

“Kami menduga PT MDS melakukan ilegal mining di Back Up Dokumen Siluman atau Dokumen Terbang (Dokter) dan Terminal khusus (Tersus) milik perusahan lain,” ungkap Jeje sapaan akrabnya.

Sementara, Kepala Dinas (Kadis) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sultra, Andi Aziz melalui Kepala Bidang (Kabid) Mineral dan Batu bara (Minerba), Hasbullah Idris mengatakan bahwa, PT Mandiri Dermaga Sultra atau PT MDS saat ini status izinnya masih dalam permohonan.

“Baru bermohon IUP eksplorasi,” kata Hasbullah, Selasa (20/2/2024).

Hasbullah menegaskan, seharusnya belum bisa ada aktivitas di dalam IUP PT MDS, sebab statusnya hingga saat ini masih permohonan.

“Belum bisa ada kegiatan di lokasi tersebut,” tandas Hasbullah.

Continue Reading

Berita

Pemda Bombana Gandeng LBH HAMI Sultra Bantu Masyarakat Kurang Mampu

Published

on

KENDARI – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bombana, gandeng Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) di bidang bantuan hukum untuk masyarakat kurang mampu.

Ketua LBH HAMI Sultra, Andri Dermawan mengatakan, kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara LBH HAMI Sultra dan Pemda Bombana melalui Biro Setda bagian Hukum.

Menurut dia, MoU yang dilangsungkan 18 Sabtu Februari 2024 kemarin, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum dan Perda Kabupaten Bombana Nomor 1 Tahun 2019 tentang Bantuan Hukum Masyarakat Miskin.

“Selanjutnya Pemda Bombana membuka seleksi untuk LBH yang akan kerjasama dengan Pemda Bombana. Dan akhirnya empat LBH lolos seleksi termaksuk LBH HAMI Sultra,” ujar dia, Minggu (18/2/2024).

Pengacara kondang asal Kota Kendari itu mengungkapkan, dengan kerjasama di bidang hukum ini, semakin memudahkan bagi masyarakat kurang mampu, jika  tersandung masalah hukum, untuk mencari keadilan dengan didampingi LBH tanpa dipungut biaya.

Melalui kerjasama ini juga, pihaknya akan lebih muda mendeteksi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum. Sebab selama ini, masih banyak masyarakat yang kebingungan, dan belum mengetahui keberadaan LBH sebagai pelayanan hukum gratis.

“Kita berharap, masyarakat Bombana yang memerlukan bantuan hukum, bisa langsung ke LBH HAMI Sultra,” jelasnya.

Untuk sementara tambah dia, LBH HAMI Sultra baru bekerjasama dengan Pemprov Sultra, Pemda Kabupaten Bombana, dan Pemda Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

“Ada beberapa pemda yang kita lagi jajaki untuk kerjasama,” tukasnya.

Continue Reading

Trending