Connect with us

HUKRIM

Polisi Tangkap Kamaruddin, Pengusaha Yang Mengaku Direktur PT Masempodalle

Penulis : Muhammad Sukur

Dipublikasikan

-

Kuasa Hukum Anton Timbang, Dr.Abdul Rahman SH, MH

KendariMerdeka.com – Kamaruddin, pengusaha yang pernah mengaku sebagai Direktur PT Masempodalle, ditahan dalam Dugaan kasus pemalsuan surat/membuat surat palsu. Dia sebelumnya, mengaku sebagai Direktur Utama PT Masempodalle, salah satu perusahaan yang beroperasi di wilayah Konawe Utara.

Kamaruddin, dikenakan pasal 263 KUHP dan pasal 266 KUHP, terkait perbuatan menyuruh memasukan keterangan palsu dalam akta otentik.

Kuasa Hukum Anton Timbang, Abdul Rahman mengatakan, kasus ini berawal atas laporan kliennya atas nama Anton Timbang tanggal 1 Oktober 2018 di Polda Metro Jaya. Anton Timbang keberatan, perusahaan yang sudah dipimpinnya selama bertahun-tahun hendak diambil alih dengan cara tidak benar.

Menurut Abdul Rahman, kasus ini bermula adanya keputusan dari Kemenkumham RI tentang persetujuan perubahan anggaran dasar PT Masempodalle. Perubahan dimulai dari Direktur utama, Direktur, dan Komisaris.

Baca Juga:  PT Masempo Dalle Tebar Simpati ditengah Pandemi Covid-19

Dalam keputusan itu, Direktur Utamanya adalah Kamaruddin, sedangkan Anton Timbang yang awalnya adalah komisaris dan pemegang saham sudah tidak ada namanya dalam komposisi kepengurusan PT Masempodalle.

Sehingga, Anton Timbang mengecek dokumen yang ada di Kemenkumham. Ternyata, ada tanda tangan Anton Timbang dan pengurus lainnya yang dipalsukan mulai dari tandatangan dalam Jual beli saham maupun dalam keputusan para pemegang saham sebagai RUPS luar biasa PT Masempodalle.

“Semua dipalsukan tanda tangannya. Seolah olah Anton Timbang sebagai pemegang saham telah menjual atau mengalihkan sahamnya kepada Kamaruddin. Padahal faktanya Anton Timbang tidak pernah menjual atau mengalihkan sahamnya kepada Kamaruddin. Menghadiri pertemuan untuk RUPS Tidak pernah., semua di palsukan,” papar Abdul Rahman saat ditemui KendariMerdeka.com, Kamis 13 Februari 2020.

Atas dasar jual beli saham yang palsu tersebut, dituangkan dalam akta notaris Widodo budidarmo SH. Yaitu akta no 67/2018:akta pernyataan keputusan bersama para pemegang saham PT Masempodalle, kemudian akta yg didalamnya palsu ini dibawa ke Kemenkumham RI untuk dimintakan pengesahan sehingga terbit AHU No. 0022963.AH.01.02 tahun 2018 tgl 25 oktober 2018.

Baca Juga:  Cerita Mantan Ketua DPD Gerindra Soal Sikap Haerul Saleh Semasa Jadi Anggota DPR-RI

“Semua dipalsukan. Makanya klien saya (Anton Timbang) mengadukan tindakan Kamaruddin ke Polda Metro Jaya,” bebernya.

Abdul Rahman mengharapkan agar penyidikan kasus ini secepatnya diproses di Pengadilan, agar tidak ada lagi polemik Direktur PT Masempodalle. Karena adanya pemalsuan dalam akta jual beli saham sangat merugikan Anton Timbang sebagai Direktur Utama PT Masempodalle yang sah berdasrkan pengesahan dari Kemenkumham AHU No. 0020363.AH.01.02 tahun 2018 tanggal 2 Oktober 2018.

“Bahwa, apakah Kamaruddin yang memalsukan tanda tangan ataukah menyuruh ataupun secara bersama sama. Pada akhirnya yang memalsukan, atau turus serta memalsukan dan yg menggunakan surat palsu semua sama sama dipidana,” kata doktor hukum pidana ini.

Baca Juga:  Mengaku Dirut Masempodalle, Kamarudin Kalah Di Pengadilan Tinggi

Rahman menambahkan, kliennya telah menerima surat pemberitahuan hasil penyidikan tanggal 4 Februari 2020. Bahwa saudara Kamaruddin sudah menjadi tersangka. Telah dilakukan penangkapan di Bandara Soekarno Hatta dan telah dilakukan penahanan.

“Saya selaku kuasa hukum Anton Timbang yang mendampinginya pada saat melapor sangat apresiasi kepada Polda Metro Jaya,” puji Rahman.

Untuk proses hukumnya kata Abdul Rahman, ia mempersilahkan rekan Andre Darmawan untuk mendampingi kliennya dalam proses hukumnya di Polda Metro Jaya.

“Saya mempersilahkan kawan Andre untuk mengawal kliennya di Polda Metro Jaya,” tutupnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Klik untuk Komen

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Sesama Guru Agama di Kendari Kepergok Selingkuh

Penulis: Gibran

Dipublikasikan

-

Oleh

KendariMerdeka.com, Kendari – Seorang guru Agama berinisial S salah satu Sekolah Dasar di Kota Kendari kedapatan selingkuh, Minggu (12/7/2020) sekitar puku 02.30 dini hari. Aksi perselingkuhan guru Agama tersebut di rumah rekannya sendiri.

S bersama rekannya yang juga guru agama inisial T. Keduanya kedapatan dalam sebuah rumah, yang ditinggali keluarga T.

Saat kedapatan, S tak dapat berbuat apa-apa. Dia digiring bersama Anggota Patroli Polri Kendari bersama pasangannya tersebut.

Meski berdalih tak berbuat apa-apa dalam rumah tersebut, namun keberadaan S yang tak logis tengah malam menjadi dasar keluarga S untuk menangkapnya.

Dari informasi yang diperoleh, S memiliki istri yang beralamat di lorong Bahagia Kota Kendari. Nah, sekitar pukul 03.00 Wita kedua pasangan ini, digiring ke Polres Kendari. Mereka dilaporkan atas dugaan perselingkuhan.

Baca Juga:  Cerita Mantan Ketua DPD Gerindra Soal Sikap Haerul Saleh Semasa Jadi Anggota DPR-RI

Keluarga S yang melaporkan kejadian tersebut tak terima dengan perilaku S yang kerap datang di rumah T tanpa tujuan yang jelas.

Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Muh. Sofwan Sosyidik membenarkan adanya dua pasangan tanpa nikah yang diamankan Polisi.

Keduanya sudah diperiksa di Polres Kendari. Untuk laporannya, masih dalam bentuk aduan, bahwa keduanya telah dilaporkan oleh keluarga dari pihak laki-laki.

“Iya, ada adunya. Kasusnya masih Lidik,” tuturnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Lanjutkan membaca

HUKRIM

Polres Konsel Bekuk Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten

Penulis: Gibran

Dipublikasikan

-

Oleh

Polres Konsel Membekuk Pelaku Pencurian Motor di Desa Lambadia Konsel. (Kendarimerdeka/Gibran)

KendariMerdeka.com, Konsel – Polres Konsel kembali mengamankan 1 orang tersangka inial TT (24) pelaku pencurian motor di Desa Lambadia Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur, Jumat (26/6/2020). Usai melakukan aksinya, TT mengamankan dirinya di Desa Puudambu Kecamatan Angata Kabupaten Konsel, mendengar kabar tersebut, Tim Tiger 2002 Polres Konsel langsung membekuk pelaku.

“Tersangka yang ditangkap tersebut adalah hasil pengembangan penangkapan dua hari yang lalu dan tersangka ini juga terlibat dari Curanmor pada 2 tempat kejadian sebelumnya,” ujar Kapolres Konsel AKBP Erwin Pratomo.

Adapun hasil kejahatannya masih dilakukan pencarian oleh aparat. Pasalnya, motor yang dicuri oleh tersangka sudah digadaikan kepada orang lain.

“Atas penangkapan ini. Kami akan berkoordinasi dengan Ditreskrim Polda Sultra dan Polres Kendari, siapa tau ini jaringan yang telah melakukan Curanmor di wilayah hukum Polda Sultra,” tutur Erwin.

Baca Juga:  Diabaikan Polda, Dugaan Kejahatan Lingkungan PT Malibu Ditangani Mabes Polri

Terhadap tersangka kata Erwin, akan dikenakam pasal 363 ayat (1) ke-3e, ke-4e KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

“Tersangka kami sudah amankan di Polres Konsel guna dilakukan proses penyidikan,” tutupnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Lanjutkan membaca

HUKRIM

Polres Konsel Amankan Dua Pelaku Curanmor

Penulis: Hamid

Dipublikasikan

-

Oleh

KendariMerdeka, Konsel – Polres Konsel berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor yang kerab beraksi di Desa Puudambu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara.

Diketahui, Kedua pelaku merupakan warga setempat atas nama, AR (17), dan RA (26), Ar dan RA merupakan pelaku pencurian yang terjadi pada tanggal 13 dan 14 Juni 2020.

Kapolres Konsel, AKBP Erwin Pratomo, SIK Mengatakan, kedua pelaku ditangkap di waktu yang hampir bersmaan, AR ditangkap pada tanggal 23, dan RA tanggal 24 Juni 2020.

“Saat ini kedua Tersangka sedang dimintai keterangan di Polsek Angata untuk mengetahui apakah keduanya satu jaringan atau berdiri sendiri ataukah masih ada tersangka lain,” ujar Erwin Pratomo.

Baca Juga:  Diabaikan Polda, Dugaan Kejahatan Lingkungan PT Malibu Ditangani Mabes Polri

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dalam Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman selama 7 tahun penjara.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Lanjutkan membaca
Advertisement        

ARSIP BERITA

Trending

Copyright © 2020 KendariMerdeka.Com

var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4392949,4,1,120,40,00011111']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })(); counter hit make