Connect with us

Pemerintahan

Pengamat: KSK Teratas Dari Seluruh Cagub

Penulis:Rinaldy

Published

pada

KENDARIMERDEKA.COM, KENDARI – Pengamat Politik Universitas Halu Oleo (UHO), DR. M Nadjib Husain S.Sos MSi menilai, Kery Saiful Konggoasa (KSK) berhasil membuat espektasi di masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan gerakan road show-nya di beberapa Kabupaten sebagai kandidat calon gubernur (Cagub) Sultra kedepan. Dengan gerakan itu, menjadikan KSK memiliki elektabilitas teratas dibanding calon-calon gubernur lainnya.

DR Nadjib menjelaskan, hasil survey internalnya memberikan kesimpulan bahwa sampai dengan hari ini, elektabilitas KSK belum tertandingi. Di titik-titik dukungan masyarakat di seluruh Sultra, hanya ada dua nama kandidat yang bergerak yakni Kery Saiful Konggoasa (KSK) dan Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka (ASR). Nadjib memastikan, untuk satu daerah yakni Kota Kendari, elektabilitas tertinggi juga masih dipegang KSK menyusul Lukman Abunawas (LA) dan Hugua.

Baca Juga:  KSK Beri Hadiah Tanah, Rumah dan 5 Ekor Sapi Atas Capaian Apriani Rahayu di Olimpiade Tokyo 2020

Yang menarik, lanjut Nadjib, dominasi KSK juga terjadi di internal partai. KSK yang tak memegang kendali Partai Amanat Nasional (PAN) namun pengaruhnya melebihi pengaruh Abdurrahman Shaleh SH MSi sebagai Ketua PAN Sultra. “Gerakan KSK lebih dominan dibanding legalitas formal ARS sebagai ketua partai,” tegas Nadjib.

Terlepas dari analisa Nadjib, posisi KSK di PAN memang kiat kuat yang ditandai dengan kehadiran secara khusus Sekjen PAN, Eddy Soeparno di Posko Gerakan KSK menuju Gubernur di Puwatu, Kota Kendari, pekan lalu. Walaupun Eddy Soeparno melakukan pertemuan resmi dengan DPD PAN Konawe, namun kehadiran Eddy Soeparno banyak kalangan mengartikan sebagai restu DPP PAN atas pengaruh KSK dalam pentas Cagub 2024 mendatang.

Baca Juga:  Emak Emak Penjual di Konsel Antusias Sambut Kedatangan KSK

“Kehadiran Pak Sekjen di Posko KSK saya kira adalah isyarat dukungan Cagub sekaligus isyarat DPP agar KSK lebih membesarkan PAN lagi. Elektabilitas KSK yang begitu tinggi nampaknya meyakinkan para pengurus DPP,” kata mantan Sekum PAN Sultra, Sabaruddin Labamba.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry

Pemerintahan

Emak Emak Penjual di Konsel Antusias Sambut Kedatangan KSK

Penulis:Rinaldy

Published

pada

By

KENDARIMERDEKA.COM – Kandidat bakal calon gubernur (Cagub) Sultra, Kery Saiful Konggoasa (KSK) menyambangi emak-emak penjual di Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Jumat (15/10/2021). Kedatangannya pun disambut penuh antusias.

Kehadiran KSK di tengah para emak-emak penjual itu terjadi secara spontan. Awalnya, ia hanya akan melakukan perjalanan untuk menghadiri acara keluarga dari Sekda Konawe, Ferdinan Sapaan di Konsel.

Di perjalanan, orang nomor satu di Konawe itu kemudian menyempatkan diri menyambangi rumah kerabat. Tak jauh dari tempatnya singgah, terdapat jejeran kios tradisional. Di sana, tampak sejumlah emak-emak berjualan sayur, buah dan aneka jualan lainnya.

Begitu mengetahui KSK tak jauh dari tempat mereka berjualan, para emak-emak seketika kasak kusuk. Harap-harap cemas ingin bertemu KSK pun jadi pembicaraan mereka. Nama Bupati Konawe memang telah menjadi buah bibir di kalangan masyarakat bawah sejak memantapkan diri untuk maju di Pilgub Sultra 2024.

Baca Juga:  Kery Dapat Restu Tokoh Masyarakat Buton Raya Tampil di Pilgub Sultra

Benar saja, tak lama setelah dari rumah kerabat, KSK dan rombongannya langsung menyambangi emak-emak itu. Para ibu rumah tangga itu pun tampak begitu antusias mereka segera berjejer menyambut kedatangan KSK.

Seperti biasa, KSK yang selama ini terkenal merakyat juga langsung menyapa para emak-emak dengan penuh antusias.

“ini mi gubernurku,” teriak emak-emak sembari melambaikan tangannya atas kedatangan KSK.

KSK pun langsung berdialog ringan dengan mereka. Mendengarkan penuh antusias tiap aspirasi yang di katakan para emak-emak itu. Suasananya sangat cair, karena pembawaan KSK yang begitu hangat ketika mengobrol.

Setelah puas berbincang dan berfoto barsama, tak lupa KSK memberikan tanda mata berupa uang tunai. Pemberian adalah upaya memberikan bantuan permodalan agar usaha yang dijalankan para emak-emak itu makin lancar.

Baca Juga:  Emak Emak Penjual di Konsel Antusias Sambut Kedatangan KSK

Kunjungan KSK ke Konsel, selain menghadiri acara keluarga dari Sekda Konawe juga menghadiri pertandingan bola persahabatan. Laga itu dihelat di lapangan Andolo yang mempertemukan tim dari OPD Konawe dan OPD Konsel. Kegiatan itu, juga turut diikuti Sekda Konawe dan Konsel.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

Pemerintahan

Nasehat Ibunda Jadi Pedoman Gubernur Memimpin Sultra

Published

pada

By

Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi mengungkapkan, nasehat ibundanya, almarhumah Hj. Wanazia binti Laumara, senantiasa mengilhami dirinya dalam memimpin Sultra. Nasehat-nasehat sang ibunda, layaknya pedoman yang memandu gerak langkahnya menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan daerah Sultra.

Hal itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutannya pada acara ta’ziah hari ketujuh wafatnya sang ibunda di Pasarwajo, Kabupaten Buton, sulawesi tenggara Pada Kamis (14/10/2021). Acara ta’ziah ini juga digelar di kediaman ibunda di Kendari.

Sejumlah tokoh dan pejabat publik hadir pada kesempatan itu antara lain, anggota DPR Ri dari Sultra Hugua, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh beserta istrinya, dan perwakilan dari unsur Forkopimda Sultra.

Selain itu, sejumlah anggota DPRD Sultra juga hadir, antara lain La Ode Tariala, sejumlah bupati/walikota yakni Bupati Buton La Bakry, Walikota Baubau AS Tamrin, Bupati Buton Selatan La Ode Arusani, Bupati Muna Barat Ahmad Lamani, Bupati Buton Utara Ridwan Zakariah, dan Bupati Wakatobi Haliana.

Sekretaris Daerah Sultra Nur Endang Abbas hadir langsung di kediaman ibunda di Kendari dan terhubung secara daring. Pimpinan lembaga vertikal juga hadir baik secara langsung maupun daring. Sejumlah kepala OPD lingkup pemprov turut hadir di Pasarwajo.

Baca Juga:  KSK Beri Hadiah Tanah, Rumah dan 5 Ekor Sapi Atas Capaian Apriani Rahayu di Olimpiade Tokyo 2020

Tokoh masyarakat lainnya yang juga terlihat di acara tersebut antara lain mantan Bupati Buton Syafei Kahar dan Samsu Umar Abdul Samiun, serta mantan Wakil Bupati Buton Ali Laopa.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengenang ibunda sebagai sang motivator, yang terus memberikan dorongan, motivasi, dan nasehat-nasehat kebaikan dalam mengarungi dan menghadapi persoalan hidup.

“Khusus kepada saya pribadi sebagai anak tertua dari tujuh bersaudara, beliau terus memberikan petuah-petuah. Apalagi sejak saya terpilih sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara dari periode pertama (2003-2008) dan periode kedua sekarang ini (2018-2023), agar menjalankan tugas pengabdian dengan jujur, ikhlas, tekun, dan ulet,” papar Gubernur.

Nasehat-nasehat tersebutlah yang selalu mengilhami dan mengawal gerak langkah Gubernur dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat dan daerah sultra, serta bangsa dan negara.

Baca Juga:  Bupati Konawe Salurkan Bantuan Beras di 29 Kecamatan yang Terdampak PPKM Mikro

Dikatakan, sang ibunda adalah seorang ibu yang telah menjalankan tugasnya dengan sangat luar biasa. Ibu yang mengandung, berjuang melahirkan, merawat dan membesarkan anak-anaknya dengan penuh keihklasan, kesabaran, dan penuh kasih sayang.

“Beliau adalah panutan sejati. Dengan segala keterbatasan pada saat itu, terlebih sepeninggal ayah kami yang telah lebih dahulu dipanggil sang pencipta, beliau dalam suka dan duka terus sabar membimbing kami agar menjadi orang yang sukses dan dapat bermanfaat bagi keluarga, agama, masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Gubernur.

Dikatakan, siapapun pasti merasa bersedih dan tidak mudah menerima kenyataan kehilangan orang yang kita cintai. Secara pribadi, Gubernur merasakan betapa sedih dan beratnya kehilangan, terlebih sebelumnya pada bulan Juli lalu, sang istri tercinta, almarhumah Ibu Agista Ariany Bombay, juga dipanggil oleh sang khaliq.

Kehilangan dua sosok penting dalam hidup Gubernur adalah ujian yang amat berat. Namun, kata Gubernur, dirinya tidak bisa terus larut dalam kesedihan sebab masih mempunyai tanggung jawab besar sebagai orang tua bagi anak-anaknya, sebagai kakak dari adik-adiknya, dan tanggung jawab sebagai Gubernur,

Baca Juga:  Emak Emak Penjual di Konsel Antusias Sambut Kedatangan KSK

“Saya harus tetap semangat menjalani kehidupan ini. Saya harus tegar dan terus konsen dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan oleh orang tua, masyarakat Sulawesi Tenggara, dan pemerintah kepada saya,” tegas Gubernur.

Di penghujung sambutannya, Gubernur mengharapkan dukungan semua komponen masyarakat agar terus memberikan dukungannya, sehingga Gubernur dapat melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya.

Gubernur juga memohon doa dan permintaan maaf dari seluruh keluarga dan masyarakat Sultra atas segala dosa dan kesalahan sang ibunda selama hidupnya, serta menyampaikan rasa terima klasih yang setinggi-setingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu sejak sang ibunda dirawat hingga pemakaman serta ta’ziah.

Seperti diketahui, ibunda Gubernur, Hj. Wanazia binti La Umara, berpulang ke rahmatullah pada Kamis malam, 7 Oktober 2021 lalu, setelah sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Bahteramas. Almarhumah wafat pada usia 80 tahun.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

Pemerintahan

Gubernur Sultra Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Provinsi Kepulauan

Published

pada

By

KENDARIMERDEKA.COM – Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) memberikan penghargaan kepada Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi sebagai Tokoh Penggerak Provinsi Kepulauan. Penghargaan itu diberikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) II Aspeksindo yang digelar di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, 8-10 Oktober 2021.

Gubernur Sultra dinilai sebagai tokoh yang telah berkontribusi terhadap pembangunan maritim Indonesia. Penghargaan itu diterima oleh Asisten I (Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) Sekretariat Daerah Provinsi Sultra Ilyas Abibu.

Rencananya, Gubernur Ali Mazi akan menghadiri langsung Munas II Aspeksindo, dan sebelumnya juga telah dijadwalkan untuk memberikan arahan selaku Ketua Badan Kerja Sama (BKS) Provinsi Kepulauan. Namun ibunda Gubernur, Hj. Wanazia, berpulang ke rahmatullah pada Kamis (7 Oktober 2021) malam, sehingga terpaksa diwakili oleh Asisten I.

Baca Juga:  KSK Beri Hadiah Tanah, Rumah dan 5 Ekor Sapi Atas Capaian Apriani Rahayu di Olimpiade Tokyo 2020

Melalui Asisten I, Gubernur menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Aspeksindo atas anugerah Aspeksindo Awards yang diberikan kepadanya.

“Tentu penghargaan ini dapat menambah spirit bagi kami untuk terus mengabdikan diri semaksimal mungkin, terus berupaya memberikan karya-karya terbaik sesuai dengan kemampuan dan kapasitas kami demi memenuhi aspirasi dan kebutuhan rakyat Indonesia, khususnya pada delapan provinsi kepulauan dan 86 kabupaten/kota kepulauan,” ujar Gubernur.

Dikatakan, tujuan pembentukan Aspeksindo, yakni untuk memajukan kesejahteraan masyarakat kepulauan dan pesisir seluruh Indonesia, serta untuk menjaga kedaulatan maritim dan keamanan teritorial NKRI, sejalan dan searah dengan perjuangan BKS Provinsi Kepulauan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sultra juga mengajak seluruh gubernur anggota BKS Provinsi Kepulauan dan para bupati/walikota yang wilayahnya masuk cakupan daerah kepulauan, baik yang tergabung maupun yang tidak tergabung dalam BKS Provinsi Kepulauan, termasuk anggota Aspeksindo, untuk bahu-membahu memperjuangkan pengesahan Rancangan Undang-Undang tentang Daerah Kepulauan.

Baca Juga:  Kery Dapat Restu Tokoh Masyarakat Buton Raya Tampil di Pilgub Sultra

“Perjuangan kita sudah mendekati puncaknya. Pengesahaan RUU Sareah Kepulauan tidak boleh ditunda lagi, karena menyangkut kemaslahatan masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Mari membangun Indonesia dari daerah kepulauan, sebagaimana yang telah dicita-citakan oleh the founding father bangsa ini, Bapak Ir. Soekarno (Presiden Pertama RI), yang ingin mewujudkan negara Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan segala potensi yang dimiliki, menjadi poros maritim dunia.

Sebagai informasi, Aspeksindo merupakan organisasi kerjasama dan hubungan kemitraan antar Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir, serta sebagai penghubung antara Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir dengan Pemerintah pusat dan Industri/Swasta serta pihak lain baik dalam dan luar negeri.

Baca Juga:  Bupati Konawe Lantik Pengurus MKKS Periode 2020-2024

Aspeksindo didirikan pada tanggal 10 Agustus 2017 bersamaan dengan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) dalam Forum Kongres Nasional Maritim (Konasmi) yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI).

Organisasi ini dibentuk atas dasar hasil kesepakatan yang dideklarasikan oleh para kepala daerah (Gubernur, Wali Kota, dan Bupati) Kepulauan dan Pesisir seluruh Indonesia atau wakil masing-masing pemerintah daerah secara konstitusional dan demokratis.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

ARSIP BERITA

Trending