Connect with us

Berita

Pemprov Sultra Upayakan Gaji Guru Honorer Cair Sebelum Lebaran

Published

on

KENDARI – Gaji tenaga honorer lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2024 akan segera dibayarkan. Hal itu diungkapkan langsung oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio.

Kata Sekda Sultra, pihaknya saat ini sedang merampungkan finalisasi administrasi Surat Keputusan (SK) Gubernur untuk tenaga honorer. Menurutnya, bila merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018, tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tahun ini sudah tidak bisa lagi menerima tenaga honorer.

Namun berkat upaya Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto yang intens melakukan komunikasi di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemepan-RB) terkait nasib tenaga honorer, akhirnya mendapat persetujuan.

Dimana, isi persetujuan di surat Menpan-RB tersebut, menyatakan bahwa Pemprov Sultra dapat menyelesaikan hak atau gaji tenaga honorer sampai dengan Desember 2024.

“Sebenarnya menurut aturan sudah tidak bisa, tetapi karena pak Pj Gubernur ada kepedulian terhadap tenaga honorer, makanya pak Pj Gubernur meminta ke Menpan-RB untuk penataan tenaga honorer, sehingga hal tersebut disahuti Menpan-RB,” ujar Sekda Sultra, Asrun Lio Sabtu (30/3/2024).

Pasca keluar rekomendasi itu, lanjut Asrun Lio, barulah kemudian ditindalanjuti mengusul untuk penerbitan SK tenaga honorer Pemprov Sultra tahun 2024, yang sekarang sedang berproses.

Namun kendalanya, pengangkatan tenaga honorer tidak bisa dilakukan hanya per Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan melainkan harus secara menyeluruh dilakukan penginputan data tenaga honorer yang tersebar disetiap OPD.

Sehingga, kata dia membutuhkan waktu untuk perampungan nama-nama tenaga honorer yang akan dimuat di dalam pengusulan SK non ASN tersebut.

Sementara data yang belum rampung sampai saat ini, yakni tinggal tenaga honorer guru. Sebab, dipersyaratkan Menpan-RB bahwa untuk tenaga honorer guru harus melengkapi kualifikasi pendidikan, dan ini yang belum di lengkapi Dikbud Sultra.

Namun kabarnya, hari ini Dikbud Sultra akan menyelesaikan persyaratan tersebut. Kendati pun, Dikbud Sultra belum dapat melengkapi persyaratan itu, karena sebaran tenaga honorer guru di 17 Kabupaten/Kota se-Sultra, dipastikan tidak menganggu proses pengajuan SK.

“Sudah berproses, konsideran atau isi SK sudah selesai, tinggal kita menunggu lampiran tenaga guru yang belum dilengkapi. Tapi kalau sampai hari ini juga tidak dilengkapi Dikbud-nya, kita tetap proses yang sudah lengkap biar tidak terganggu yang lain,” jelasnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto yang dihubungi awak media ini menerangkan, untuk masalah pengangkatan dan pembayaran gaji tenaga honorer dalam proses finalisasi.

Lebih lanjut, jenderal polisi bintang tiga ini mengungkapkan bahwa, pihaknya komitmen merealisasikan apa yang menjadi hak dan kewajiban para tenaga honorer.

Namun, yang perlu dipahami, bahwa dalam memutuskan sebuah kebijakan harus benar-benar ditimbang secara matang, supaya tidak ada celah hukum dikemudian hari.

“Sementara sedang dalam dan proses BKD, dan akan diserahkan ke Biro Hukum untuk dilakukan penggabungan menjadi SK. Jika SK sudah rampung, tinggal kami tanda tangan, paling lambat Senin pekan depan,” katanya.

Pj Gubernur Sultra menambahkan, pihak Pemprov Sultra mengupayakan proses pencairan gaji tenaga honorer dilakukan sebelum Lebaran Idul Fitri.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bahtra Banong Sebut Partai Gerindra Prioritaskan Kader Internal Untuk Maju di Pilgub dan Pilkada 2024

Published

on

KENDARI – Dalam menghadapi momentum politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten/Kota se Sultra Tahun 2024, Partai Gerindra harus memprioritaskan kader Internalnya untuk diusung menjadi Calon Kepala Daerah.

Hal ini diungkapkan oleh Bahtra Banong, anggota DPR RI terpilih dari Partai Gerindra Dapil Provinsi Sultra saat diwawancara di Kota Kendari, Kamis (18/4).

“Yang pertama, Pak Dasco selaku Ketua Harian DPP Partai Gerindra sudah menjelaskan di media, bahwa hari ini Partai Gerindra akan memprioritaskan kader untuk maju, apakah itu Pemilihan Gubernur (Pilgub), apakah itu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten/Kota, maka kita pasti akan memprioritaskan atau mengutamakan kader,”ungkapnya.

Lanjutnya, kenapa demikian? karena hari ini kan, Partai Gerindra khususnya di Provinsi Sultra, untuk DPR RI, kami pemenang Pemilihan Legislatif (Pileg) dengan suara terbanyak, tentu juga dengan dasar itu, kami akan mendorong kader.

“Terus yang kedua, sekarang kan Gerindra, Ketua Umumnya sudah jadi Presiden, kami ini sekarang partai penguasa,”ujarnya.

Sambungnya lagi, ya, yang namanya Partai Penguasa, pasti ingin kadernya memimpin, dalam rangka apa? dalam rangka melanjutkan pembangunan di daerah-daerah. Jadi itu garis besarnya, Gerindra, Insya Allah akan mengutamakan kader untuk diusung, apakah itu Pilgub, apakah itu Pilkada tingkat Kabupaten/ Kota.

“Jadi dengan mengusung kader internal, maka akan memudahkan dalam pembangunan daerah di era pemerintah Prabowo-Gibran kedepan dan kemudian memudahkan dalam menyukseskan visi-misi Prabowo-Gibran, salah satunya Program makan siang gratis, dan program-program lainnya,”tegasnya.

Kata Bahtra, untuk Pilwali Kota Kendari, sejauh yang kami amati, baru satu kader Gerindra yang memberanikan diri untuk mencalonkan diri sebagai Calon Wali Kota Kendari yaitu Yudhianto Mahardika yang juga saat ini menjadi Anggota DPRD Provinsi Sultra dari Fraksi Partai Gerindra.

“Kalau memang beliau serius, maka pasti akan didorong, karena bagaimanapun kita akan dorong kader, tidak ada kader lain kan, karena sejauh ini, tidak ada kader lain,”ucapnya.

Lebih lanjut Bahtra mengatakan dan yang berpotensi untuk memenangkan Pilwali di Kota Kendari adalah Yudhianto Mahardika, karena suaranya di Pilcaleg kemarin cukup signifikan dan cukup besar.

“Dan kami (Partai Gerindra) juga percaya diri akan menang, masa partai yang diluar pemenang Pilpres saja, atau pemenang Pileg saja, mau maju, masa kami yang pemenang Pilpres dan pemenang Pileg, tidak berani memajukan kader,”imbuhnya

Anggota DPR RI dua periode ini, menegaskan bahwa kita akan dorong Yudhianto Mahardika, dan kita akan mencari koalisi, karena kan syaratnya harus 7 kursi untuk Pilwali Kota Kendari, sementara Gerindra hari ini kursinya hanya dua, yang tadinya empat kursi, menurun kedua, tetapi kita akan cari koalisi-koalisi lain.

“Makanya, kami sarankan kepada Yudhianto Mahardika untuk mendaftar di Partai-partai lain, sehingga Koalisi kita cukup untuk mendorong Calon,”

“Jadi semua partai, kita punya peluang berkoalisi dengan semua partai, dan saya pikir semua partai, mau berkoalisilah sama Gerindra, karena kita adalah partai pemenang Pilpres, pasti mau mereka,”

“Dan apabila ada diluar kader yang mendaftar ke Gerindra, ya, kita prioritaskan kader dulu, sebelum melirik yang lainnya, kita prioritaskan kader dulu yang cukup potensial,”tutupnya.

Continue Reading

Berita

Yudhianto Calon Wali Kota Kendari Yang Pertama Ambil Formulir di Partai Perindo

Published

on

KENDARI – Yudhianto Mahardika menjadi salah satu kandidat Bakal Calon (Bacalon) Wali Kota Kendari yang mengambil berkas pendaftaran di Sekretariat Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kota Kendari

Pengambilan berkas pendaftaran Bakal Calon Wali Kota Kendari Yudhianto Mahardika diwakili Liaison Officer (LO) Sastra Alamsyah bersama rekan Fadli Tanawali, Kamis (18/04/2024).

Ketua Tim Penjaringan Calon Wali Kota Kendari dari Partai Perindo, Andi M. Budihard mengungkapkan, Yudhianto Mahardika merupakan Bacalon pertama yang mengambil berkas pendaftaran di Partai Perindo.

“Hari pertama buka (18/04) baru Pak Yudhianto yang ambil formulir. Hari ini Dijadwalkan Pak Asmawa Tosepu juga ambil formulir pendaftaran calon wali kota,” ungkap Andi.

Andi mengungkapkan, Partai Perindo merupakan partai terbuka, sehingga siapa saja bisa mendaftar sebagai calon kepala daerah termasuk non kader.

Ia juga mengungkapkan bahwa figur non kader juga berpeluang diusung oleh Partai Perindo berdasarkan hasil survei yang akan dilakukan pada 25 April mendatang. “Siapapun (Calon Wali Kota) berpeluang untuk diusung jika hasil survei nya bagus,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sastra Alamsyah selaku LO Yudhianto Mahardika mengatakan, pengambilan berkas calon wali kota Kendari di Partai Perindo merupakan bentuk komitmen kuat pihaknya untuk menggunakan Perindo sebagai kendaraan politik untuk menghadapi Pilwali.

“Kami menyatakan siap bertarung di Pilwali Kota Kendari. Insyah Allah bertambah parpol (Partai Politik) yang mendukung Yudhi,” ungkap Sastra Alamsyah.

Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya tengah membangun komunikasi dengan seluruh partai dan optimis bisa mendapatkan dukungan.

Continue Reading

Berita

Buka Puasa Bersama Jadi Momen Pertemuan ASR dan Asrun

Published

on

KENDARI – Bakal Calon Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka (ASR) bertemu dengan mantan Walikota Kendari Asrun di momen buka puasa bersama yang digelar Siska Karina Imran (SKI), yang merupakan menantu Asrun. Pertemuan itu berlangsung di kediaman SKI, Jumat, 5 April 2024.

ASR didampingi oleh Ketua Tim Pemenangannya Mayor Jenderal TNI (Purn) Purnomo Sidi saat hadir di kediaman SKI. Dalam pertemuan itu, tampak hadir sejumlah figur lainnya seperti anggota DPRD Sultra Sudirman, mantan Walikota Kendari Adriatma Dwi Putra, dan mantan Wakil Walikota Kendari Musaddar Mappasomba.

Saat duduk semeja, ASR tampak diapit oleh Asrun dan Musaddar dikanan kirinya. Mereka terlibat perbincangan hangat sepanjang pertemuan itu.

Pertemuan ASR-Asrun merupakan yang pertama kalinya di depan publik sejak pernyataan resmi ASR untuk maju sebagai calon gubernur Sultra. Asrun sendiri merupakan salah satu tokoh sentral perpolitikan di Sultra, dimana dia merupakan mantan Walikota Kendari dua periode dan calon Gubernur Sultra pada Pilgub 2018 silam.

Sejak menyatakan diri secara resmi maju sebagai calon gubernur pada hari Kamis, 28 Maret lalu, ASR telah mendaftarkan diri ke sejumlah partai politik yang sedang melakukan penjaringan bakal calon gubernur, yakni Demokrat dan PDIP. Selain itu, pihaknya juga telah bertemu dengan Ketua Gerindra Sultra Andi Ady Aksar.

“Pertemuan dengan Pak Asrun dan tokoh-tokoh lainnya merupakan bagian dari silaturrahmi dalam momentum ramadhan ini. Saya juga akan bersilaturrahmi dengan tokoh-tokoh lain di Sultra, baik itu di wilayah daratan maupun kepulauan,” kata ASR dalam press releasenya, Sabtu, 6 April 2024.

Menurutnya, dia sangat terbuka untuk menjalin komunikasi dengan siapa saja untuk turut bersama-sama membangun Sultra ke arah yang lebih aman, sejahtera, dan relijius.

Continue Reading

Trending