Connect with us

Berita

LBH Pospera Kepton Minta Kapolri Usut dan Tangkap Pelaku Penembakan Aktivis di Baubau

Penulis : Hamid

Published

on

Foto lengan korban usai alami pristiwa penembakan

KendariMerdeka.com – Lembaga Bantuan Hukum Posko Perjuangan Rakyat Kepulauan Buton meminta agar Kapolri Idham Azis segera menindak Lanjuti Laporan terkait dugaan Penganiayaan dengan Senjata Api terhadap salah seorang massa aksi bernama Nur Sya’ban Wakil Ketua BEM Fakultas Hukum Unidayan pada tanggal 9 Oktober 2020 Lalu.

Direktur Eksekutif LBH Pospera Kepton, Agung Widodo, S.H mengatakan, sebagai Tim Kuasa Hukum Korban (In Casu Nur Sya’ban) telah resmi memasukan Laporan di Mapolres Kota Baubau dengan Laporan Polisi Nomor : LP/413/X/RES.7.4/2020/RES.BAU-BAU tanggal 14 Oktober 2020.

Inside kejadian penembakan terhadap salah seorang massa aksi terjadi dalam kegiatan aksi demonstrasi menuntut penolakan Undang-Undang Omibus Law Cipta Kerja di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Baubau terjadi pada hari Jum’at tanggal 9 Oktober 2020.

Dalam kegiatan aksi demonstrasi yang dilakukan beberapa elemen Mahasiswa dan Buruh se-Kota Baubau tersebut pada awalnya berjalan dengan damai. Namun disinyalir ada penyusup dalam barisan massa aksi, sehingga aksi yang dilakukan tersebut kemudian menjadi Chaos saling dorong antara massa aksi dengan pihak keamanan yang mengamankan jalannya aksi demonstrasi.

Ketika terjadi saling dorong antara massa aksi dengan pihak keamanan, kemudian pihak keamanan mencoba menembakan peluru gas air mata untuk membubarkan massa aksi dan ada oknum yang tidak bertanggung jawab melepaskan tembakan dengan menggunakan peluru karet yang mengenai salah seorang massa aksi pada bagian lengan kiri atas sehingga mengalami luka yang bebentuk bulatan pada bagian lengan.

Atas peristiwa tersebut, oknum tersebut telah menyalahi Standar Operasional Prosedur dalam menggunakan senjata api sehingga menimbulkan korban kekerasan. Bahwa tehadap tindakan penembakan yang dilakukan oleh oknum tersebut harus dipertanggungjawabkan secara Pidana sebgaimana dalam KUHP pasal 351 Ayat (1) dan (2) Jo. Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951.

“Senjata api seharusnya digunakan untuk keadaan genting. Senjata api tidak boleh digunakan kecuali mutlak diperlukan dan tak bisa dihindari lagi demi melindungi nyawa seseorang. Penggunaan senjata Api dalam aksi demontrasi (red: menolak UU Omnibus Law) itu sudah di luar proporsi dan pelanggaran HAM berat.”

“Polisi harus melakukan investigasi secara menyeluruh, efektif, dan independen dan mengusut tuntas kasus a quo. Proses hukum juga harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, jangan ada yang ditutup-tutupi dan direkayasa. Keluarga korban dan aktivis berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jangan sampai ada impunitas hukum seperti yang selama ini terjadi.”

Berdasarkan penjelasan serta berpijak pada asas persamaan di depan hukum yang menjadi hak konstitusional warga negara, LBH Pospera Kepton yang tergabung dalam Tim Advokasi Kebebasan Berpendapat Masyarakat Kota Baubau menegaskan:

1. Kepada Kapolri Cq Kapolda Sultra Cq Kapolres Kota Baubau untuk segera menangkap dan melakukan tindakan hukum penyelidikan/penyidikan terhadap oknum pelaku penyalahgunaan senjata api secara transparan, profesional dan akuntabel sebagaimana laporan yang telah dimaksukan.

2. Kepada DPRD Kota Baubau menggunakan “kewenangan pengawasannya” wajib mengawal proses hukum tindakan penyalagunaan senjata api yang terjadi pada saat peristiwa demontrasi di depan Kantor DPRD Kota Baubau tanggal 9 Oktober 2020.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

DPD POSPERA Resmi Laporkan Arya Sinulingga ke Polda Sultra

Penulis : Hamid

Published

on

By

KendariMerdeka.com, Kendari – Dewan pimpinan daerah (DPD) Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaporkan Arya Sinulingga ke Polda Sultra sultra, senin 16 November 2020.

Laporan ini terpaksa dilayangkan setelah dalam waktu 3X24 jam, Staf Khusus Menteri BUMN tersebut tidak meminta maaf, maupun mengklarifikasi pernyataannya. Oleh karena itu, POSPERA melihat tidak ada niat baik dari Arya Sinulingga yang secara tendensius, memfitnah, menyebarkan kebencian dan mencemarkan nama baik organisasi POSPERA di media sosial WhatsApp. Dimana pada 5 November 2020 di WhatsApp Group MEMBANGUN NEGERI ada link berita yang isinya menuliskan PT TIMAH MERUGI. Arya Sinulingga mengkomentari link berita tersebut dengan kalimat “Banyak perusahaan yang komisarisnya Pospera selama lima tahun pada rugi semua…. bikin pusing memang”.

Kemudian, capture pernyataan Whatsapp Group tersebut kemudian beredar luas. Selanjutnya salah satu mantan Dewan Pengawas dari PENA 98 di salah satu Perum mencoba meminta klarifikasi dengan menanyakan hal pernyataan tersebut pada Arya Sinulingga. Arya Sinulingga kemudian menyebut contoh salah satu yang merugi adalah Perum DAMRI.

Dari pantauan, Laporan diterima langsung bagian unit sabet Direktorat Reserse kriminal khusus (DITRESKRIMSUS) Polda Sultra melalui AIPDA Muh. Faizal, SH.
Usai melaporkan, ketua DPD POSPERA Sultra, Hartono menjelaskan bahwa, DPD pospera sangat serius terhadap permasalahan ini.

Terlebih, kata Hartono, bahwa karena tidak ada pernyataan maaf dan klarifikasi Arya Sinulingga, maka pihaknya berhak untuk menafsirkan bahwa dugaan pernyataan penghinaan, fitnah dan ucapan kebencian yang disampaikan Arya Sinulingga boleh jadi merupakan pernyataan Menteri BUMN.

“Mengingat posisi Arya Sinulingga adalah Staf Khusus merangkap Jubir Menteri BUMN dan Komisaris Holding BUMN INALUM yang diangkat oleh Menteri BUMN. Jika benar pernyataan Arya Sinulingga tersebut mewakili pernyataan Kementrian BUMN maka sungguh sangat disayangkan dalam situasi resesi ekonomi, maraknya Pandemi Covid-19, PHK massal, kerugian puluhan Triliun Rupiah di BUMN, Kementrian BUMN justru mencari kambing hitam atas kegagalannya dengan memecah-belah sesama anak bangsa dengan menyebarkan ujaran kebencian dan fitnah,” papar mantan Direktur Eksekutif Walhi Sultra ini.

Ia menambahkan bahwa laporan ini secara Nasional dilakukan 27 Polda di hari ini juga. Olehnya itu, Hartono berharap Kepolisian untuk segera menindaklanjuti laporan mereka.

“Dan atas tindakannya tersebut kami melaporkan Sdr. ARYA SINULINGGA ke Pihak Kepolisian atas dugaan telah melanggar Pasal 27 ayat 3 Jo. Pasal 45 ayat 3 UU ITE Jo. Pasal 28 ayat (2) UU ITE Jo. Pasal 310 Jo. Pasal 311 KUHP. Bahwa dengan Laporan ini Kami meminta kepada Pihak Kepolisian RI untuk dapat secara Profesional menindak Sdr. Arya Sinulingga atas perbuatannya, karena telah menimbulkan kemarahan kepada seluruh Anggota Pospera di Seluruh Indonesia,” tegasnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Continue Reading

Berita

222 Orang Dinyatakan Lolos Berkas di PT VDNI

Penulis: Raimudin

Published

on

By

Kepala Bagian (Kabag) Humas, dan Protokoler Pemda Kabupaten Konawe, Sukri Nur

KendariMerdeka.com, Konawe – Sebanyak 222 orang calon karyawan yang dinyatakan lulus berkas, divisi Dump Truck tahap 12, di PT Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI), Minggu 15/11/2020.

Kepala Bagian (Kabag) Humas, dan Protokoler Pemda Kabupaten Konawe, Sukri Nur mengungkapkan, Rapid tes bagi peserta yang di nyatakan lolos berkas di jadwalkan Selasa 17/11/2020, mulai pukul 08:00-15:00 Wita di BLUD RS Konawe, dan tes lapangan rabu 18/11/2020 mula pukul 08:00 Wita sampai selesai di PT VDNI Morosi.

Lihat Pengumumannya di Bawah Ini !

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Continue Reading

Berita

Menang Pertandingan Perdana, Dua Laode FC Diguyur Bonus

Penulis : Kur

Published

on

By

Pemain Dua Laode FC, berpose sebelum pertandingan

KendariMerdeka.com, Buteng – Melakoni laga perdana dalam turnamen Waburense Cup l, tim elit asal Sultra Dua Laode FC sukses mengamankan tiga point.

Bermain dihadapan publik Buteng yang memadati stadion terapung Waburense (11/11), tim Dua Laode langsung melakukan inisiatif sejak peluit kick off berbunyi. Dua striker terbaik Sultra yang ditandemkan mengisi posisi striker, Doni dan Iros berulangkali merepotkan barisan pertahanan PS Kancebungi.

Hingga peluit babak pertama usai, anak-anak Elang Emas (julukan Dua Laode FC-Red) memimpin 2-0. Kedua gol Dua Laode FC diborong oleh Doni.

Memasuki babak kedua, anak-anak Elang Emas kembali menjebol gawang Kancebungi FC melalui titik finalti yang dieksekusi oleh Doni. Hattrick Doni sekaligus menjadikan dirinya memimpin top scorer sementara turnamen.

Unggul tiga gol, Dua Laode FC melakukan lima pergantian pemain sekaligus. Strategi ini rupanya berakibat fatal, dalam tempo 10 menit, tim PS Kancebungi sukses menyarangkan dua gol kegawang Dua Laode FC. Skor 3-2 untuk kemenangan Dua Laode FC bertahan hingga akhir pertandingan.

Dua Laode FC Diguyur Bonus
Kemenangan Dua Laode FC dalam pertandingan perdana ini mendapatkan apresiasi dari Rektor UHO, Prof. Muh Zamrun, F, M.Si, M.Sc. Pimpinan universitas terbesar di Sultra tersebut memberikan hadiah jersey kepada seluruh pemain.

Selain Prof. Zamrun, pemilik Dua Laode FC, Kombes Pol Laode Aries El-Fataar, S.IK dan Laode Songko Panatagama juga sudah menyiapkan bonus kemenangan untuk para pemainnya.

Sementara itu, anak-anak Dua Laode FC juga mendapatkan bonus dari Komisaris Bank Sultra, La Ode Rahmat Apiti. Bonus dari Rahmat diberikan berdasarkan jumlah gol yang dicetak oleh anak-anak Dua Laode FC selama turnamen berlangsung.

“Saya memberikan bonus untuk anak-anak Dua Laode FC, untuk babak penyisihan 300 ribu setiap gol, babak knock out setiap gol yang diciptakan Saya beri bonus 500 ribu dan babak final 1 juta setiap gol yang berhasil mereka ciptakan. Jadi semakin banyak mereka cetak gol, semakin besar juga bonusnya”, urai Rahmat.

Menurut Rahmat, dirinya menyukai pola permainan anak-anak Dua Laode FC. Selain itu, kata Rahmat, salah satu pemilik club Dua Laode FC yaitu Laode Songko Panatagama (LSP) adalah sahabat karibnya.

“Bagus mainnya itu anak-anak, pernah Saya nonton waktu mereka bertanding dengan Bank Sultra. Apalagi itu nomor 94 kapten timnya dia bermain elegan sebagai playmaker. Yang terpenting lagi, pemilik Dua Laode FC itu, LSP adalah sahabat baik Saya. Maka sebagai sahabat Saya tentu mensuport beliau”, pungkas Rahmat.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Continue Reading
Advertisement        

ARSIP BERITA

Trending

Copyright © 2020 KendariMerdeka.Com

var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4392949,4,1,120,40,00011111']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })(); counter hit make