Connect with us

Politik

Klarifikasi Suri Syahriah Soal Berita Satu Nama Calon Wakil Walikota Kendari, Istri Napi Korupsi

Penulis: Redaksi

Published

on

Suri Syahriah Mahmud

KendariMerdeka.com – Ketua DPC Demokrat Kota Kendari, Suri Syahriah Mahmud mengklarifikasi soal pemberitaan Kendarimerdeka.com, Rabu (29/1/2020). Berita dimaksud, berjudul Satu Nama Calon Wakil Walikota Kendari, Istri Napi Korupsi.

Suri menyatakan, sudah membaca berita dimaksud. Dia menyatakan, tidak pernah menyampaikan pernyataan atau opini sebagai mana judul berita itu.

Pihaknya juga mengaku tidak pernah membahas figur diluar 2 calon Wakil Walikota Kendari. Dia menyebut, hanya menyebut nama Ibu Siska dan Pak Adi ketika merespon pertanyaan media tentang siapa saja calon wakil walikota yg sudah berkomunikasi dengan fraksi DKI.

“Karena sebagai politisi saya faham dan menghargai betul dengan wilayah private masing-masing figur atau tokoh atau aktor politik,” tulisnya dalam rilis.

Baca Juga:  Refleksi 22 Tahun Reformasi, Adian Napitupulu: Generasi Yang Tak Diinginkan Sebuah Perbandingan Antara "Yang Disayang dan Yang Dibuang"

Dia juga menyebut, selama ini ketika melayani wawancara, selalu menayakan asal media wartawan yg mewawancarai. Seingatnya, dia tidak pernah di wawancara oleh wartawan yg berasal dari media KendariMerdekaCom.

Dia menyatakan, menyesalkan judul berita yang provokatif. Suri berpendapat, kemungkinan mengaitkannya dengan judul berita sebagai upaya “merusak” silahtuhrahminya dengan beberapa tokoh politik untuk kepentingan politiknya.

Suri Syahriah mengimbau, mengajak masyarakat berpolitik dengan cerdas, bersih , edukatif dan bermartabat. Juga, meminta semua pihak menjaga iklim dan stabilitas politik kota Kendari dalam rangka mensukseskan pemilihan wakil walikota Kendari.

Sebelumnya, Kendarimerdeka.com memuat berita berjudul satu nama calon wakil Wali Kota Kendari, istri napi korupsi. Dalam berita ini, nama Siska Karina Imran disebut sebagai salah satu calon yang akan mengisi Calon Wali Kota Kendari.

Baca Juga:  Lima Surga Tersembunyi di Pulau Muna yang Jarang Diketahui

Siska Karina Imran, diketahui menjadi istri mantan Walikota Kendari, Adriatma Dwi Putra (ADP). Diketahui, ADP merupakan salah satu dari empat narapidana korupsi yang pernah ditangkap KPK di Kendari, 2018 lalu.

Selain ADP, KPK juga ikut menangkap Asrun, ayah ADP. Keduanya ditangkap bersama dua orang yang berstatus sebagai seorang kontraktor dan staf di Pemkot Kendari. Saat ini, ADP yang pernah diusung Partai Amanat Nasional (PAN), sementara menjalani masa tahanan di lembaga pemasyarakatan.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bupati Konawe Salurkan Beras 800 Ton ke Dua Kabupaten

Penulis : Raimudin

Published

on

By

KendariMerdeka.com, Konawe – Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa melepas 4 armada yang memuat beras sebanyak 800 ton menuju kota Bau-bau dan di kabupaten Buton untuk membantu mencukupi kebutuhan bahan pokok masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Selasa (10/11/2020).
 
Bupati Konawe kery saiful konggoasa didampingi kepala Dinas Ketahanan Pangan. Akbar, Yusran yunus, Kabulog subdivre Unaaha, Dinas Perindag, Jahiuddin serta Camat Unaaha. mengapresiasi petani di Konawe yang saat ini jadi tulang punggung Kabupaten Konawe sebagai daerah lumbung penghasil terbesar beras di Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Terima kasih kepada petani Konawe. Kita bersyukur, tiap tahun panen kita meningkat mulai 6 sampai 9 Ton perhektar bahkan bisa mencapai 11 Ton perhektar,” puji Kery.
 
“Penyaluran beras ke wilayah kepulauan itu adalah bentuk komitmen Pemkab Konawe dalam mendukung stok beras Sultra untuk memenuhi ketahanan pangan di masa pandemi, saya sangat berterimakasih kepada Bulog yang sudah banyak membantu penyerapan hasil panen padi petani,” katanya.
 
Sementara itu kabulog subdivre Unaaha, Yusran Yunus mengatakan distribusi tersebut ke kota Bau-bau sudah masuk tahap ke lima kali di lakukan, oleh bulog subdivre Unaaha pendistribusian tersebut di lakukan dari daerah surplus beras.untuk pemerataan stok pangan dan juga untuk memenuhi kebutuhan daerah lain yang defisit akan beras.
 
“Dengan musim panen padi yang akan berlangsung pada Desember mendatang, Bulog pun akan terus melakukan optimalisasi penyerapan gabah produksi untuk penyerapan gabah dan beras, saat ini Bulog masih melakukan penyerapan gabah petani,” Pungkasnya.

Baca Juga:  Tangkal Virus Corona, Adian Napitupulu: Mudahkan Impor Alkes Atau Siapkan Ekskavator

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Continue Reading

Berita

Untuk Meningkatkan SDM, Bupati Konawe Serahkan Beasiswa Kepada Mahasiswa Unilaki

Penulis : Raimudin

Published

on

By

KendariMerdeka.com, Konawe – Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa menyerahkan bantuan pendidikan berupa beasiswa kepada Universitas Lakidende (Unilaki) sebesar Rp. 125 juta yang diterima langsung oleh Rektor Unilaki Prof Dr Hj Rostin, S.E., M.Si, yang bertempat diruang kerja bupati konawe, Rabu (4/11/2020).

Bantuan pendidikan itu akan diberikan kepada para mahasiswa yang memenuhi kriteria yang akan ditentukan oleh pihak Unilaki. Total beasiswa yang disalurkan sendiri berjumlah Rp125 juta.

Kery mengatakan, bantuan itu murni untuk pengembangan sumber daya manusia, tidak ada hubungannya dengan hal politis, pemberian bantuan ini juga sejalan dengan program utama pemerintah yakni pengembangan di sektor pendidikan.

“Saya inginkan sumber daya manusia Kabupaten Konawe jadi lebih baik. Semoga tahun depan jumlah (beasiswa) bisa kita tingkatkan,” ungkapnya saat di temui usai penyerahan bantuan pendidikan.

Baca Juga:  Nikmati Sunset di Pantai Cemara Pulau Wangi-wangi

Di tempat yang sama, Rektor Unilaki Prof Dr Hj Rostin, S.E., M.Si mengatakan, bantuan yang didapatkan akan dilakukan untuk menutupi biaya SPP kurang lebih untuk enam puluh mahasiswa yang berhak menerima.

“Kriteria penerimanya itu mahasiswak kurang mampu, IPK diatas 2,75 dan berprestasi. Bantuan ini akan langsung direalisasikan. Jadi bantuan ini perdana,” ucap Prof Rostin.

Prof Rostin menyatakan jika bantuan yang diberikan itu akan sangat membantu para mahasiswa terlebih di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi (Covid-19) “Kita apresiasi terlebih ini dalam upaya peningkatan sumber daya manusia. Pak bupati juga sudah mengakui selalu siap untuk membantu,” katanya.

Prof Rostin juga menjelaskan, untuk tahap kedua juga direncanakan ada enam puluh mahasiswa yang akan menerima beasiswa, jadi total penerima untuk bantuan dari Pemda itu berjumlah 120 orang.

Baca Juga:  Tangkal Virus Corona, Adian Napitupulu: Mudahkan Impor Alkes Atau Siapkan Ekskavator

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Continue Reading

Politik

Jubir RaPi : Ini Permainan Busuk Lawan Politik RaPi, SK Yang Seliweran Di Media Online Itu Palsu

Penulis : Gen

Published

on

By

KendariMerdeka.com – Tudingan pencatutan nama oleh oknum masyarakat pada Tim RaPi melalui sebuah media online adalah tuduhan yang tidak berdasar. Ada aroma sabotase dari lawan politik RaPi sebab tuduhan ini jelas tidak memiliki dasar yang kuat. SK Tim adalah konsumsi internal bahkan tidak semua orang di Internal pendukung RaPi bisa mengakses SK Tim untuk mengantisipasi adanya kebocoran informasi dan dimanfaatkan oleh pihak lawan.

“Saya heran, darimana SK Tim RaPi yang diupload oleh media Online Petasultra.com itu. SK Tim itu sifatnya rahasia bahkan di internal pendukung saja tidak semua bisa mengakses itu. Di luar itu hanya KPU yang memegang SK Tim RaPi. Namun yang terpenting adalah SK Tim RaPi yang menjadi sumber berita itu adalah SK Palsu, itu bukan SK Tim RaPi,” beber Wahidin Kusuma Putra, Rabu (2/10/2020).

Baca Juga:  Tangkal Virus Corona, Adian Napitupulu: Mudahkan Impor Alkes Atau Siapkan Ekskavator

Seharusnya media online Petasultra.com menulis berita berdasarkan sumber yang jelas. Jangan menjadikan SK Palsu sebagai sumber berita sebab ini sangat merugikan pasangan RaPi.

“Mestinya Jurnalis petasultra. com konfirmasi dulu ke kami, apakah itu SK Tim kami yang asli atau bukan. Jangan langsung diberitakan. Lagian yang namanya Surat Keputusan itu selalu memiliki tiga unsur utama yaitu Konsideran, Desiseratum dan Diktum. Selain itu juga selalu dibubuhi dengan tanda tangan tak terkecuali pada bagian lampirannya. Olehnya sangat jelas bahwa SK itu adalah Palsu tapi tetap saja La Arto sang jurnalis memberitakan itu. Ini ada apa ? Saya berharap berita ini bukan berita pesanan pihak sebelah,” katanya.

Baca Juga:  Hilang 17 Jam di Jeti, Pemancing di Konsel Ditemukan Tewas

Pihaknya sudah mencocokkan SK Timses RaPi dengan SK yang diupload di media online itu dan kami pastikan bahwa SK yang menjadi sumber berita itu adalah hasil editan alias palsu. Selain itu, saya juga menjamin bahwa tidak ada nama Pak La Ghuluhi dalam SK Timses Paslon RaPi yang Asli. Kami menduga ada aktor yang sengaja memainkan permainan kotor ini untuk menjatuhkan pasangan RaPi.

Untuk diketahui, bahwa saat ini berdasarkan data internal Tim RaPi, jumlah dukungan masyarakat untuk Paslon RaPi sudah menang di 14 Kecamatan dari 22 kecamatan di Kabupaten Muna. Ini hasil pendataan door to door yang dilakukan oleh 17.672 orang Tim Inti RaPi yang tersebar di semua desa dan kelurahan. Hal ini jelas menimbulkan kepanikan dari lawan politik RaPi sehingga tidak heran jika mainan kotor seperti inipun dilakukan untuk menjatuhkan kami.

Baca Juga:  Refleksi 22 Tahun Reformasi, Adian Napitupulu: Generasi Yang Tak Diinginkan Sebuah Perbandingan Antara "Yang Disayang dan Yang Dibuang"

“Atas kejadian ini, saya berharap masyarakat Muna semakin membuka mata dan hatinya. Bahwa pemimpin yang baik dan pantas dipilih adalah pemimpin yang lahir dari proses persaingan yang adil dan memegang prinsip kesatria. Bukan lahir kerena menjatuhkan lawan dengan permainan kotor seperti ini,” tutupnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Continue Reading
Advertisement        

ARSIP BERITA

Trending

Copyright © 2020 KendariMerdeka.Com

var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4392949,4,1,120,40,00011111']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })(); counter hit make