Connect with us

Berita

Kapolda Sultra Ingatkan Anggotanya Untuk Jaga Netralitas di Pilkada 2020

Penulis: Hamid

Published

on

Acara dialog antara Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Sultra, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), tokoh politik dan banyak ketua-ketua lembaga organisasi kepemudaan dan lembaga swadaya masyarakat.

KendariMerdeka.com, Kendari – Kepala kepolisian daerah (Kapolda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Irjen Pol Merdisyam, mengingatkan anggotanya untuk menjaga netralitas pada pelaksanaan pemilihan kepada daerah (Pilkada) serentak pada 2020 ini.

Diketahui tujuh daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara, akan melaksanakan. Ketujuh daerah tersebut ialah, Konawe Selatan, Konawe Utara, Buton Utara, Muna, Wakatobi, Konawe Kepulauan dan Kolaka Timur.

Hal ini disampaikan kapolda pada acara dialog antara Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Sultra, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), tokoh politik dan banyak ketua-ketua lembaga organisasi kepemudaan dan lembaga swadaya masyarakat.

“Saya terus menekankan anggota saya, untuk tetap menjaga netralitas demi terwujudunya pilkada yang damai dan berjalan lancar,” kata Merdi didepan peserta dialog yang turut dihadiri perwakilan tujuh polres yang daerahnya akan melaksanakan pilkada.

Baca Juga:  Kapolda Sultra: Yang Melakukan Demonstrasi Dimasa Bencana Nasional Covid-19 Diancam Pasal Berlapis

Merdi menuturkan, kedepan jika anggotanya tidak mengamalkan perintah yang ia bilang adalah perintah kapolri langsung itu, divisi Propam Polda Sultra akan tegas melakukan penindakan disiplin dan kode etik. Netralitas polri katanya dapat menjaga kondusifitas pelaksanaan pilkada begitu juga daerah yang dianggap rawan terjadinya gejolak politik sebelum dan sesudah pelaksaan pilkada.

“Ini sesuai perintah kapolri,” jelasnya.

Memantau Daerah Rawan dan Hitung Jumlah Personil

Sejauh ini KPU dan Bawaslu baru melaksanakan tahapab pilkada di tujuh daerah yang akan melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Menanggapi daerah rawan pilkada, menurut jendral bintang dua ini, pihaknya masih melakukan pemantauan dan pendalaman lebih lanjut.

“Untuk daerah rawan belum kami petakan, karena masih menunggu semua tahapan pilkadanya, kemudian juga sampai adanya calon yang ditetapkan oleh partai politik itu sendiri,” jelasnya.

Baca Juga:  Kapolda Sultra: Yang Melakukan Demonstrasi Dimasa Bencana Nasional Covid-19 Diancam Pasal Berlapis

Jumlah personil yang akan diturunkan, dalam pikiran merdi sudah terbayang, daerah mana saja yang akan dipertebal pasukan pengamanannya, namun hal itu belum ia lakukan, berkenan daerah yang akan melaksanakan pilkada belum ditetapkan calonnya siapa-siapa saja. Merdi mengaku itu baru akan dilakukan dikemudian hari.

“Tetapi kamu juga sudah punya gambaran sejauh mana daerah rawan pilkada. Tetapi jumlah personil nanti dulu, karena kita tunggu sampai penetapan calon dari partai, disitu juga nanti akan tergambar mana daerah rawan dan berapa personil dibutuhkan,” tegas Merdi.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Idul Adha 1441 H, Sat Brimob Polda Sultra Kurban 39 Ekor Sapi

Published

on

By

Satuan Brimob Polda Sultra beserta jajaran mengurbankan puluhan ekor sapi pada hari raya Idul Adha 1441 H, Jumat (31/7/2020).

KendariMerdeka.com, Kendari – Satuan Brimob Polda Sultra beserta jajaran mengurbankan puluhan ekor sapi pada hari raya Idul Adha 1441 H, Jumat (31/7/2020).

Prosesi penyembelihan hewan kurban pada momen hari raya Idul Adha tahun ini dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Sulra, Kombes Pol Adarma Sinaga SIK MHum yang diikuti oleh seluruh personel Sat Brimobda Sultra yang beragama muslim bertempat di belakang Masjid At-Taqwa Makosat Brimobda Sultra.

Adapun jumlah hewan kurban yang disembelih adalah sebesar 39 ekor Sapi yang terbagi dalam 3 tempat pelaksanaan kurban. Yakni 28 ekor sapi di Makosat Brimobda Sultra di Kota Kendari, 4 ekor di Mako Batalyon B Pelopor di Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan, dan 7 ekor di Mako Kompi 1 Batalyon C di Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara.

Baca Juga:  Kapolda Sultra: Yang Melakukan Demonstrasi Dimasa Bencana Nasional Covid-19 Diancam Pasal Berlapis

“Dengan total berat daging sapi keseluruhan 1560 kg yang akan dibagi dalam 1040 Kantong dengan berat 1.5 kg masing-masing kantong,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan awak media, dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban juga turut hadir petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban dari Dinas Peternakan Kota Kendari yang melakukan pemeriksaan terhadap daging kurban yang akan disalurkan.

“Seluruh daging kurban yang disembelih akan dibagikan kepada warakawuri, purnawirawan dan masyarakat sekitar Makosat Brimobda Sultra serta personel Sat Brimobda Sultra,” katanya.

Adarma mengatakan, bahwa lewat momen penyembelihan hewan kurban ini mengandung nilai luhur untuk mengorbankan sesuatu yang dimiliki demi kepentingan yang lebih besar atau mengorbankan kepentingan pribadi demi kepentingan masyarakat bangsa dan negara dengan dasar keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa.

Baca Juga:  Kapolda Sultra: Yang Melakukan Demonstrasi Dimasa Bencana Nasional Covid-19 Diancam Pasal Berlapis

“Harapanya, dengan adanya kegiatan kurban ini dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan diantara para personel serta memupuk rasa empati terhadap sesama,” imbuhnya.

Dari pantuan media ini, pelaksanaan Shalat di Mako Brimob tetap menerapkan protokol pencegahan covid-19.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Continue Reading

Berita

Bakti Sosial Alumni Akabri 91 di Kecamatan Laonti

Published

on

By

KendariMerdeka.com, Konsel – Tepat pada 27 Juli 1991, Kapolda Sultra Irjen Pol Drs. Merdisyam, M.Si bersama rekan-rekan dilantik menjadi seorang perwira dengan nama batalyon Bhara Daksa. Untuk mengenang masa 29 tahun pengabdian, para Alumni Akademi 1991 melaksanakan bakti sosial di Kecamatan Laonti, Senin 27 Juli 2020.

Pelaksanaan Hut Alumni 1991 berlangsung ditengah kondisi pandemi covid-19 yang berpengaruh terhadap kesehatan dan ekonomi dunia, serta tatanan kehidupan bangsa dan negara.

“Kami mengerti karena pandemi ini turut mempengaruhi sendi-sendi perekonomian, kami memahami beratnya kesulitan dan beban yang di rasakan oleh masyarakat, untuk itulah baksos ini kita laksanakan,” ungkap Irjen Merdy dalam sambutan dihadapan masyarakat.

Baca Juga:  Kapolda Sultra: Yang Melakukan Demonstrasi Dimasa Bencana Nasional Covid-19 Diancam Pasal Berlapis

Pelaksanaan baksos dilakukan serentak di seluruh Polda (34 Polda) se Indonesia dengan jumlah total 25.600 paket sembako, 10 buah gerobak dan 1 (satu) ekor sapi untuk qurban.

Selain itu, baksos merupakan wujud pengabdian agar lebih dekat dengan masyarakat , juga bertujuan untuk membantu program pemerintah dalam membantu menghadapi covid-19.

Irjen Merdy berharap kegiatan yang dilaksanakan ini akan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif sehingga masyarakat semakin produktif sesuai dengan tema Hari Bhayangkara ke-74.

“Kami ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Alumni 1991 batalyon bhara daksa atas partisipasinya, dan semoga menjadi ladang amal dan ibadah untuk rekan-rekan semua,” pungkas Jenderal Bintang Dua asal Sumatera ini.

Baca Juga:  Kapolda Sultra: Yang Melakukan Demonstrasi Dimasa Bencana Nasional Covid-19 Diancam Pasal Berlapis

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Continue Reading

Berita

Peduli Sesama, Perkasa Sultra Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Konawe dan Konut

Published

on

By

KendariMerdeka.com, Konawe – Banjir, sudah menjadi musibah rutin yang harus dirasakan oleh sejumlah masyarakat di willayah Konawe dan Konawe Utara. Hal tersebut membuat hampir seluruh kalangan merasa prihatin. Tidak hanya pemangku kebijakan, namun kprihatinan itu juga dirasakan oleh komunitas pemuda di Sultra, salah satunya Pemuda Keri Sayiful Konggoasa (Perkasa).

Meringankan beban masyarakat terdampak menjadi alasan, Perkasa turun langsung kelapangan memberikan semangat. Selain itu, juga sejumlah bantuan diberikan kepada masyarakat terdampak banjir, khususnya di Desa Puusuli Kabupten Konawe Utara. Bantuan itu berupa beras, mi instan, ikan kaleng, susu dan tak lupa masker.

“Kegiatan yang kami lakukan semata-mata karena kemanusiaan. Kita harapkan, bantuan yang kita berikan bisa meringankan beban para warga yang terdampak banjir. Meski hanya sedikit. Dengan musibah tersebut juga bisa tabah dan sabar dalam menghadapi ujian tersebut,” tutur Ketua Perkasa Sultra La Ode Bangkit Panatagama melalui telepon selulernya, di Kendari, Minggu (26/7).

Baca Juga:  Kapolda Sultra: Yang Melakukan Demonstrasi Dimasa Bencana Nasional Covid-19 Diancam Pasal Berlapis

Pemuda yang karib disapa Bangkit ini juga mengharapkan, bagi para pemangku kebijakan dapat segera memberikan solusi atas musibah yang dialami masyarakat.

“Ini sudah menjadi rutinitas tahunan. Kita harap, stakeholder terkait dapat segera memberikan solusi atas permasalahan tersebut,” harapnya.

Kepala Desa Peuusuli Amirullah mengungkapkan Desa Peuusuli Kecamatan Andowia sebanyak empat desa terendam banjir diantaranya desa Pusuli, desa Puuwonua desa Labungga dan desa Laronanga. Dengan musibah itu, sebanyak 30 kepala keluarga harus mengungsi di rumah keluarganya di daerah poros dan ada 70 kepala kelurga yang mengungsi di gunung di tempat pengungsian.

“Dengan adanya bantuan dari sejumlah pihak, termasuk dari para Pemuda Perkasa merupakan semangat tersendiri bagi warganya. Pasalnya, kegiatan sosial yang dipelopori pemuda, sangat jarang bisa dirasakan, apalagi hingga dikawasan pedesaan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kapolda Sultra: Yang Melakukan Demonstrasi Dimasa Bencana Nasional Covid-19 Diancam Pasal Berlapis

Untuk itu, Amirullah berharap kegiatan yang dilakukan oleh Perkasa dapat berjalan terus dan semakin besar.

“Pemuda punya potensi yang bersar. Termasuk memberikan solusi bagi pembangunan daerah dimasa mendatang. Saya pribadi berharap agar anak muda khususnya perkasa bisa terus bergerak sampai ke plosok Bumi Anoa,” pungkasnya.

Diketahui, data banjir yang melanda Konawe Utara sebanyak 19 desa dari enam kecamatan dilanda banjir sepanjang banjir bulan Juni. Sebanyak 3.741 warga terkena dampak banjir dan beberapa di antaranya terpaksa harus mengungsi di tempat aman. Sedangkan untuk wilayah Konawe sendiri sebanyak
67 desa dan 19 kecamatan yang tersebar di sekitar Sungai Konaweeha harus terendam banjir dengan 4.161 kepala keluarga terdampak. Dan membuat 922 orang harus mengungsi ditempat yang lebih aman.

Baca Juga:  Kapolda Sultra: Yang Melakukan Demonstrasi Dimasa Bencana Nasional Covid-19 Diancam Pasal Berlapis

Kepala Desa sangat merespon baik apa yang menjadi kegiatan anak muda khususnya (perkasa) apalagi ini di bidang kemanusiaan yang terdampak banjir, dan dia berharap agar kegiatan anak muda ini tidak redup hanya ketika ada bencana saja, tapi dia berharap agar kegiatan yang bersifat sosial ini bisa terus maju khususnya

Dan di Desa puusuli sendiri memang hampir pertiap tahunnya ada bencana banjir dan allhamdulillah bantuan dari pemerintah kabupaten atau provinsi selalu ada terus, tetapi bantuan dari anak muda masih jarang apalagi yang bersifat sosial, oleh karna itu saya pribadi berharap agar anak muda khususnya perkasa bisa terus bergerak sampai ke plosok bumi anoa.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Continue Reading
Advertisement        

ARSIP BERITA

Trending

Copyright © 2020 KendariMerdeka.Com

var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4392949,4,1,120,40,00011111']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })(); counter hit make