Connect with us

Berita

Kadin Sultra dan UMK Gelar Kuliah Umum Tentang Hukum Perdagangan Internasional

Published

on

KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari atau UMK bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar webinar kuliah umum mengenai hukum perdagangan internasional, Jum’at (19/5/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kadin Sultra yang diikuti 31 mahasiswa dari Fakultas Hukum UMK Kendari dengan tujuan untuk memperoleh gambaran dan diseminasi perdagangan internasional dari aspek teori dan praktik, serta memperoleh gambaran dan diseminasi mengenai tugas, fungsi, dan peran Kadin dalam peningkatan daya saing nasional melalui fasilitasi perdagangan.

Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang melalui Direktur Eksekutif Kadin Sultra, Budi Amin memaparkan, Kadin Sultra menyambut baik kegiatan-kegiatan mahasiswa seperti ini. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan program permerintah terhadap merdeka belajar kampus merdeka.

Di mana hal ini bertujuan untuk menambah pengetahuan seputar hukum perdagangan internasional, sebab materi sepert ini sangat penting untuk didapatkan oleh mahasiswa, agar setelah selesai dari dini perkuliahan bisa menentukan arah dan memiliki kepedulian terhadap ekonomi Sultra untuk menjadi lebih baik

“Saya kira sangat penting karena pada akhirnya mahasiswa harus diajak untuk bagaimana berfikir menghadapi kehidupan pasca menamatkan perkuliahannya di perguruan tinggi,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu juga, ia menyampaikan bahwa Kadin Sultra akan selalu senantiasa bersedia menjadi pemateri dalam memberikan informasi kepada mahasiswa terkait seputaran dunia usaha.

“Semoga kedepannya kegiatan seperti bisa terus digelar dengan harapan Kadin Sultra bisa memberikan informasi yang sifatnya akurat kepada mahasiswa bahwa peluang kerja itu terbuka lebar,” ucapanya.

Novalrudin selaku Dosen Pembimbing Fakultas Hukum UMK Kendari mengucapkan rasa terima kasih kepada Kadin Sultra. Dengan adanya kegiatan seperti ini, mahasiswa bisa lebih semangat dalam menimba ilmu pengetahuan agar program studi yang dijalani tidak menjadi pilihan mutlak ketika selesai kuliah nantinya.

Kata dia, dengan mengajak mahasiswa ke Kantor Kadin Sultra seperti ini bisa membuat lebih mengenal tugas dan fungsi Kadin. Sehingga nantinya bisa melakukan koordinasi ketika memiliki usaha yang dikembangkan.

“Harapan kami agar mahasiswa bisa lebih mengetahui fungsi dan peran Kadin. Terlebih Kadin ini sangat penting, sebab Kadin merupakan lembaga pemerintah yang nantinya akan membangun pemerintah dalam urusan perdagangan,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Ketua DPD I Golkar Sultra Optimis Raih Kursi Ketua DPRD Provinsi

Published

on

Ketua DPD I Partai Golkar Sultra, Herry Asiku.

KENDARI – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Herry Asiku mengaku optimis untuk kembali mengisi kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra.

Pasalnya, berdasarkan data C1 yang mereka pegang, Partai Golkar optimis untuk kembali mengisi kursi DPRD Sultra dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sultra 6 yaitu Kabupaten Konawe, Konawe Utara (Konut) dan Konawe Kepulauan (Konkep).

“Kami juga optimis mengisi 7 Kursi di DPRD Sultra, dan meraih kursi Ketua DPRD, nanti tinggal dilihat posisi perolehan suara dengan partai lainnya,” kata Herry Asiku saat ditemui di kediamannya, Selasa 20 Februari 2024.

Wakil Ketua DPRD Sultra periode 2019-2024 ini, menyebut bahwa sejauh ini pihaknya masih menunggu hasil final dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi.

“Kita semua berpatokan pada perhitungan KPU, kita juga memegang data C1 dari para saksi di lapangan,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Caleg DPRD Sulawesi Tenggara Daerah Pemilihan Sultra 6 yaitu memperebutkan sebanyak 6 kursi. Sementara, Ketua DPD I Partai Golkar Sultra, Herry Asiku merupakan petahana anggota DPRD Sultra yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sultra.

Continue Reading

Berita

Status IUP Eksplorasi PT MDS Dalam Permohonan, ESDM Sultra Warning Tak Boleh Ada Aktivitas

Published

on

Kabid Minerba Dinas ESDM Sultra, Hasbullah Idris.

KENDARI – Dugaan aktivitas ilegal mining di wilayah pertambangan Blok Marombo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) masih terus berlanjut.

Salah satu dugaan aktivitas pertambangan ilegal di Blok Marombo, yaitu diungkap oleh Ketua Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah (P3D-Konut), Jefri.

Dalam keterangan tertulisnya, Jefri mengungkapkan bahwa temuan dugaan ilegal mining yaitu di dalam Izin Usaha Pertambangan (IUP) Batuan PT Mandiri Dermaga Sultra (MDS) yang diduga tengah asyik mengeruk ore nikel.

Putra Daerah asal Konut ini menyebut, berdasarkan hasil penelusuran, ada beberapa titik dugaan kegiatan pertambangan tanpa izin diantaranya di bekas pertambangan PT Malibu serta di dalam wilayah IUP Batuan PT MDS.

“Kami menduga PT MDS melakukan ilegal mining di Back Up Dokumen Siluman atau Dokumen Terbang (Dokter) dan Terminal khusus (Tersus) milik perusahan lain,” ungkap Jeje sapaan akrabnya.

Sementara, Kepala Dinas (Kadis) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sultra, Andi Aziz melalui Kepala Bidang (Kabid) Mineral dan Batu bara (Minerba), Hasbullah Idris mengatakan bahwa, PT Mandiri Dermaga Sultra atau PT MDS saat ini status izinnya masih dalam permohonan.

“Baru bermohon IUP eksplorasi,” kata Hasbullah, Selasa (20/2/2024).

Hasbullah menegaskan, seharusnya belum bisa ada aktivitas di dalam IUP PT MDS, sebab statusnya hingga saat ini masih permohonan.

“Belum bisa ada kegiatan di lokasi tersebut,” tandas Hasbullah.

Continue Reading

Berita

Pemda Bombana Gandeng LBH HAMI Sultra Bantu Masyarakat Kurang Mampu

Published

on

KENDARI – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bombana, gandeng Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) di bidang bantuan hukum untuk masyarakat kurang mampu.

Ketua LBH HAMI Sultra, Andri Dermawan mengatakan, kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara LBH HAMI Sultra dan Pemda Bombana melalui Biro Setda bagian Hukum.

Menurut dia, MoU yang dilangsungkan 18 Sabtu Februari 2024 kemarin, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum dan Perda Kabupaten Bombana Nomor 1 Tahun 2019 tentang Bantuan Hukum Masyarakat Miskin.

“Selanjutnya Pemda Bombana membuka seleksi untuk LBH yang akan kerjasama dengan Pemda Bombana. Dan akhirnya empat LBH lolos seleksi termaksuk LBH HAMI Sultra,” ujar dia, Minggu (18/2/2024).

Pengacara kondang asal Kota Kendari itu mengungkapkan, dengan kerjasama di bidang hukum ini, semakin memudahkan bagi masyarakat kurang mampu, jika  tersandung masalah hukum, untuk mencari keadilan dengan didampingi LBH tanpa dipungut biaya.

Melalui kerjasama ini juga, pihaknya akan lebih muda mendeteksi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum. Sebab selama ini, masih banyak masyarakat yang kebingungan, dan belum mengetahui keberadaan LBH sebagai pelayanan hukum gratis.

“Kita berharap, masyarakat Bombana yang memerlukan bantuan hukum, bisa langsung ke LBH HAMI Sultra,” jelasnya.

Untuk sementara tambah dia, LBH HAMI Sultra baru bekerjasama dengan Pemprov Sultra, Pemda Kabupaten Bombana, dan Pemda Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

“Ada beberapa pemda yang kita lagi jajaki untuk kerjasama,” tukasnya.

Continue Reading

Trending