Connect with us

Ekobis

Hyundai Kendari Dengan Program Clik-to-Buy, Bisa Beli Mobil Impianmu Dimana dan Kapan Saja

Penulis : Rinaldy

Published

on

KENDARIMERDEKA.COM, KENDARI – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) melalui PT Sinar Galesong Mobilindo (Galesong Group) menghadirkan deler resmi atau showroom Hyundai Kendari.

Hyundai Kendari beralamat di Jalan Malaka Nomor 18, Kelurahan Poasia, Kecamatan Aundonohu (Pintu 2 Citraland) – Kota Kendari, Provinsi Sulawesi tenggara.

Showroom Hyundai Kendari juga merupakan dealer resmi mobil Hyundai pertama dan satu-satunya di Sultra yang didukung dengan konsep pelayanan terpadu 3S yang terintegrasi dalam satu atap yaitu Sales, Service dan Sparepart atau fasilitas penjualan, service dan suku cadang atau layanan 3S.

Hyundai Kendari akan menghadirkan line-up produk terbaru Hyundai seperti All-New Palisade, New Santa Fe. Hyundai Staria dan salah satu produk laris manis saat ini yang dibuat di Indonesia untuk masyarakat Indonesia yaitu Hyundai Creta serta kendaraan Listriknya yaitu KONA Electrik dan IONIQ Electrik serta kendaraan listrik pertama yang dibuat di Indonesia yaitu Hyundai IONIQ 5.

Hyundai Motor juga menawarkan pengalaman mobilitas masa depan secara virtual untuk Hyundai Motorstudio di platform metaverse populer, pengalaman mobilitas masa depan virtual ini mencakup kehadiran advanced air mobility S-A1, purpose-built mobility S-Link, dan future mobility transit center S-Hub yang berlokasi di Downtown (Future).

CEO Sub Holding Otomotif Galesong Group, Endro Nugroho memaparkan, rasa suka citanya dengan kehadiran dan keberadaan Hyundai Kendari, Showroom Kendari yang dilengkapi dengan fasilatas 3S yang terintegrasi dalam satu atap dipersembahkan buat warga Kota Kendari khususnya dan Provinsi Sulawesi Tenggara umumnya.

Baca Juga:  Hyundai Sinar Galesong Kendari Resmi Dibuka Januari 2022 Dengan Menerapkan Layanan 3S

“Kami mengundang seluruh pelanggan Hyundai untuk datang ke Hyundai Kendari dan mendaptkan pengalaman dengan kenyamanan yang tinggi di Showroom kami serta sensasi nyaman dan aman berkendara dengan tekhnologi tinggi dan canggih bersama mobil Hyundai” sebut Endro Nugroho dalam pemaparannya, Jumat (3/6/2022).

Saat ini Walikota Kendari juga telah mempercayakan Mobil Listrik Hyundai sebagai kendaraan dinas operasionalnya dimana memang wilayah Sulawesi Tengara adalah penghasil Nikel terbesar di dunia yang menjadi bahan baku untuk produksi baterai, serta berbagai bahan peralatan elektronik termasuk untuk Mobil Listrik yang trennya kiat menguat di skala Global.

Dikesempatan yang sama, General Manager PT Sinar Galesong Mobilindo Kendari, Dodi menambahkan tuntunan konsumen di Pulau Sulawesi bukan hanya pada kelengkapan product line up Hyundai yang dapat menenuhi kebutuhan masyarakat segela segmen, tetapi juga pada tampilan Showroomn serta kelengkapan pelayanan yang terintegrasi.

“Kami sebagai bagian dari Galesong Group mempunyai background di bidang otomotif yang sudah sangat berpengalaman, memiliki sarana dan prasarana 3S yang siap memberikan palayanan prima dan kepuasan pelanggan di wilayah pemasaran Pulau Sulawesi,” kata Dodi.

Sementara itu, Branch Manager Hyundai Kendari, Yarid Bartimeus menjelaskan bahwa kehadiran Showroom Hyundai Kendari sebagai wujud nyata Visi Misi Hyundai menjadi brand otomotif papan atas di Indonesia.

Baca Juga:  Hyundai Sinar Galesong Kendari Resmi Dibuka Januari 2022 Dengan Menerapkan Layanan 3S

“Showroom kami yang ada dikawasan bisnis dan pemukiman Kota Kendari ini sudah sesuai dengan standar Corporate Identity (CI) dan Showroom Identity (SI) yang berlaku secara global di semua dealer Hyundai,” ujarnya.

Lanjut dia, Showroom Dealer Hyundai Kendari juga telah terintegrasi dengan program Clik-to-Buy (CTB), dimana konsumen dapat mengakses kendaraan terbaru Hyundai dan membeli dengan sangat nyaman dari rumah masing-masing atau dari manapun tanpa perlu datang secara fisik mengunjungi Showroom.

Di Showroom Hyundai Kendari yang telah resmi beroperasi, nantinya juga akan bisa melihat dan merasakan langsung kenyamanan berkendara dengan mobil desain masaa depan IONIQ 5, serta bisa melihat lini produk unggulan Hyundai, seperti CRETA, STARIA, All-New Palisade dan New Santa FE lainnya.

“Masyarakat juga dapat mencoba langsung sensasi berkendara Hyundai dengan melakukan test drive Hyundai Creta,” cetusnya.

Yarid menambahkan, selain launching Dealer resmi Hyundai, ia turut memperkenalkan mobil andalan Hyundai, IONIQ 5 menawarkan desain futuristik yang dilengkapi dengan material ramah lingkungan, serta menjadi mobil listrik pertama yang dibangun di atas Electric-Global Modular Platform (E-GMP), yaitu sebuah platform dengan banyak keunggulan yang dirancang oleh Hyundai Motor Group khusus untuk model kendaraan BEV.

E-GMP memiliki berbagai manfaat seperti: peningkatan fleksibilitas, performa berkendara yang bertenaga, peningkatan jarak tempuh berkendara, penguatan fitur keselamatan, dan lebih banyak ruang interior yang dapat digunakan untuk penumpang dan bagasi.

Baca Juga:  Hyundai Sinar Galesong Kendari Resmi Dibuka Januari 2022 Dengan Menerapkan Layanan 3S

Selain itu, E-GMP juga dirancang untuk meningkatan performa di kondisi tikungan dan stabilitas berkendara pada kecepatan tinggi.

“Hal ini diperlukan untuk distribusi bobot yang optimal antara bagian depan dan belakang, desain ini juga memungkinkan pusat gravitasi rendah karena adanya low-mounted battery pack, dan implementasi motor listrik yang terletak di ruang yang sebelumnya ditempati oleh mesin. Platform ini mengamankan baterai melalui struktur pendukung yang terbuat dari baja berkekuatan sangat tinggi,” kata Farid.

Definisi baru mobilitas masa depan Indonesia IONIQ 5, memiliki tampilan yang progresif dan merepresentasikan kendaraan futuristik sesuai dengan gaya hidup yang praktis namun tetap mewah.

Tampilan IONIQ 5 secara keseluruhan membangkitkan kembali desain berani yang dipersembahkan Hyundai Pony, mobil Hyundai pertama di dunia yang dilahirkan pada tahun 1974. Hal itu tentunya menjadi gambaran realita dari filosofi ‘Sensuous Sportiness’ pada desain mobil-mobil Hyundai, yang fokus pada aura dan impresi tampilan yang berbeda dan kuat, disertai nilai emosional dan antusiasme.

Ketajaman karakter IONIQ 5 sudah terlihat dari sisi depan kendaraan yang dilengkapi dengan Parametric Pixel LED Headlampsdan Front Center Garnish Hidden LEDs.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Ekobis

Rencana Bangun Smelter di Konut, PT Terra Paradisaea Investasi Capai Rp 100 Triliun

Published

on

By

KENDARIMERDEKA.COM, JAKARTA – Konsorsium Indonesia – Tiongkok akan membangun pabrik baterai dan baja (stainless steel) di Kabupaten Kolaka Utara (Konut) Sulawesi Tenggara.

Dua perusahaan yang tergabung dalam konsorsium ini adalah PT Terra Paradisaea dan China Engineering Corporation (ENFI). Tak tanggung-tanggung total investasinya hingga Rp100 triliyun.

Perwakilan dari PT Terra Paradisaea, Choiril Arief Saleh telah melakukan presentasi di hadapan Gubernur Sultra Ali Mazi dan sejumlah OPD serta Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra Anton Timbang di Jakarta pada Senin, 1 Agustus 2022.

Dalam paparannya, Saleh menyebutkan rencana pembangunan akan dibagi menjadi tiga tahap.

“Tahap pertama itu total investasi kita sebesar Rp6 Triliyun. Lalu pada tahap kedua menjadi Rp24 Triliyun dan tahap terakhir diperkirakan hingga Rp100 Trilyun,” ujar Saleh.

Ia kemudian menjelaskan, dalam rencana pembangunan industri baterai dan baja tersebut akan membuka lapangan pekerjaan yang cukup besar.

Di tahap pertama, perusahaan akan membuka lapangan pekerjaan untuk tiga ribu orang dan tahap kedua bertambah lagi menjadi lima ribu orang. Sementara pada tahap ketiga total tenaga kerja yang dibutuhkan akan mencapai 30 ribu orang.

Baca Juga:  Hyundai Sinar Galesong Kendari Resmi Dibuka Januari 2022 Dengan Menerapkan Layanan 3S

“Ini akan menjadi kota baru. Bayangkan saja kalau hingga tahap ketiga perusahaan membuka lapangan pekerjaan hingga 30 ribu, belum lagi dengan anak dan istri bisa dikatakan berjumlah 100 ribu,” jelasnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Saleh menyebutkan rencana pembangunan industri ini akan dilakukan di tiga kecamatan yakni Kecamatan Tolala, Kecamatan Batu Putih dan Kecamatan Pakue.

Hanya saja, ia membeberkan bahwa pihaknya mengalami kendala karena ada lokasi rencana pembangunan smelter yang masuk dalam kawasan hutan lindung.

“Kami berharap pemerintah bisa mendukung dan membantu kami, karena ini ada kawasan yang masuk dalam kawasan hutan lindung,” harapnya.

Menanggapi hal ini, Gubernur Sultra Ali Mazi mengaku sangat mengapresiasi rencana PT Terra Paradisaea. Apalagi status perusahaan tersebut merupakan perusahaan nasional yang tentunya harus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah. Sebagai seorang kepala daerah, Ali Mazi yakin bahwa kehadiran investor akan memberikan angin segar.

“Saya pasti bantu. Kalau masalah hutan lindung nanti kita lihat RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah). Saya pasti akan bantu kalau perlu sampai ke kementerian karena niatnya baik. Asalkan PT Terra ini serius, punya anggarannya dan mau kerja, jangan sampai saya sudah jor-joran lalu berhenti,” kata Ali Mazi.

Baca Juga:  Hyundai Sinar Galesong Kendari Resmi Dibuka Januari 2022 Dengan Menerapkan Layanan 3S

Ia bahkan menegaskan, untuk mempercepat proses pembangunan industri tersebut, jika memungkinkan ia akan mengelurkan izin sementara. Ali Mazi juga mengimbau kepada seluruh warga untuk tidak menghalangi ketika ada investor yang akan masuk.

“Investor ini kan masuk untuk kepentingan warga. Kehadiran mereka untuk warga kami imbau jangan halangi kalau dihalangi kapan akan tumbuh dan berkembang daerah itu, tumbuh dan berkembangnya daerah itu tergantung kalau ada investor masuk,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua Kadin Sultra Anton Timbang menuturkan, sebagai Ketua Kadin ia terus berupaya dan membuka jaringan agar iklim investasi dan berbagai agenda nasional terus terlaksana di Sultra. Ia juga membeberkan bahwa kehadiran PT Terra sebagai salah satu perusahaan nasional yang memiliki niat baik harus didukung penuh.

“Kondisi investasi di Indonesia itu tercatat 6 persen dari perusahaan nasional dan dari luar 94. Pembangunan smelter baru kali ini putra daerah yang membangun di daerah kita, jadi harus kita dukung,” katanya.

Baca Juga:  Hyundai Sinar Galesong Kendari Resmi Dibuka Januari 2022 Dengan Menerapkan Layanan 3S

Anton berharap agar keseriusan dari PT Terra untuk melakukan investasi tidak dihalangi dan bisa dipermudah. Ia juga mengimbau agar para  investor menyimpan dananya di Bank Sultra. Langkah ini diperlukan sebagai dukungan bagi kemajuan daerah.

“Saya harap dukungan dari gubernur dan seluruh OPD untuk proses perizinan bisa cepat. Harapan kami bulan Desember atau Januari paling lambat kita sudah bisa melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama),” imbuh Anton.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulawesi Tenggara (Sultra), Paringringi yang ikut memandu jalanya diskusi memastikan bahwa masalah RTRW yang jadi permasalahan akan segera dituntaskan.

“Kita secepatnya akan bentuk tim, kita akan bahas lagi teknisnya harus pikirkan masalah tata ruang karena terbagi antara darat dan laut sehigga yang paling pertama tata ruang di Kolut dan provinsi terutama untuk pelabuhan dan industrinya itu sendiri,” pungkasnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

Ekobis

PT Bintang Indonesia Akan Masuk di Kendari, Rajab Jinik : Siapapun Boleh Berinvestasi

Penulis : Rinaldy

Published

on

By

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari Rajab Jinik

KENDARIMERDEKA.COM, KENDARI – Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari mendukung setiap investor yang akan berinvestasi di bumi anoa. tetapi dengan catatan harus mematuhi semua aturan sesuai regulasi investasi di daerah.

Seperti yang santer di beritakan, mengenai masuknya PT Bintang Indonesia di Kota Kendari, Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari Rajab Jinik mengatakan, pihaknya telah memutuskan siapapun dapat berinvestasi di Kota Kendari.

Menyoal isu mengenai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dirugikan, menurutnya itu keliru. sebab, dinas perdagangan dan koperasi menjadi pengawas internal dalam hal pelaksanaan teknis mengawasan dalam segala tingkat nilai harga supaya UMKM agar tidak mati.

“Dengan adanya investasi, dapat membantu pembangunan daerah agar berjalan dengan baik, mengingat Kota Kendari merupakan daerah yang mendapat peningkatan PAD dari jasa dan perdagangan,” katanya, Jum’at (29/7/2022).

Baca Juga:  Hyundai Sinar Galesong Kendari Resmi Dibuka Januari 2022 Dengan Menerapkan Layanan 3S

Dilihat dari sisi eksekutif dan legislatif, pihaknya telah mendorong dan menentukan di Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2022, tentang kemudahan berinvestasi di kota kendari.

“Dalam perda itu kami telah menjelaskan detail tentang hak-hak dan kewajiban dari para investor. Jadi jangan sampai kita keliru dalam melihat perkembangan di daerah kita, sehingga apapun di daerah kita ini tidak berkembang,” jelasnya.

Terkait isu penolakan masuknya PT Bintang Indonesia di Kota Kendari, Rajab sangat menyayangkan. menurutnya, Kota Kendari terkesan menutup diri soal investasi.

“Jangan sampai terkesan bahwa teman-teman tak bisa berkompetisi dalam dunia bisnis, sehingga harus membunuh bisnis yang lain,” imbuhnya.

Lebih lanjut, eks mahasiswa Fakultas Fisip UHO itu juga mengatakan, pemerintah harus membuka investasi untuk masuk seluas-luasnya, demi mengembangkan perekonomian di Kota Kendari pasca pandemi.

Baca Juga:  Hyundai Sinar Galesong Kendari Resmi Dibuka Januari 2022 Dengan Menerapkan Layanan 3S

“Jika kota ingin maju, maka kota tersebut harus terbuka dengan investasi. Karna dengan adanya investasi dapat memberdayakan UMKM yang ada, karena jika di kota kendari sudah ada produsen, makan tentunya akan membantu dan mengembangkan bisnis-bisnis UMKM,” pungkasnya.

Perlu diketahui, PT Bintang Internasional merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang retail penjualan aksesoris gadget (Supermarket).

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

Ekobis

Untungkan Daerah, Investasi PT Bintang Internasional di Kendari Perlu Didukung

Published

on

By

KENDARIMERDEKA.COM, KENDARI – PT Bintang Internasional, salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan aksesoris handphone bakal membuka cabang di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Rencananya, perusahaan itu bernama Toko Bintang Internasional Kendari.

Investasi yang dikeluarkan PT Bintang Internasional tentu harus mendapat dukungan, baik dari masyarakat maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.

Hal itu disampaikan salah satu aktivis di Kota Kendari, Jhabar M Top. Kata dia, masuknya investasi di suatu daerah tentu harus didukung penuh, selama itu memenuhi seluruh persyaratan yang sudah ditetapkan.

“Pemerintah Kota Kendari harus membuka ruang seluas-luasnya bagi setiap perusahaan yang ingin berinvestasi, sebab hal itu sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja,” kata Jhabar, Rabu (27/7/2022).

Baca Juga:  Hyundai Sinar Galesong Kendari Resmi Dibuka Januari 2022 Dengan Menerapkan Layanan 3S

Bukan hanya amanah Undang-undang, lanjut Jhabar, kemudahan berinvestasi juga diamanahkan oleh Peraturan Daerah (Perda) Kota Kendari Nomor 1 Tahun 2022 tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi.

“Artinya bahwa kemudahan untuk setiap perusahaan berinvestasi di Kendari sudah menjadi amanah Undang-undang maupun Peraturan Daerah yang harus dijalankan,” ucap Jhabar.

Namun demikian, perusahaan yang berinvestasi di Kota Kendari harus memberikan dampak di segala bidang, salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi dan juga menyediakan lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal.

“Namanya ivestasi tentu harus meningkatkan perekonomian daerah secara umum,” tegasnya.

Menurutnya, PT Bintang Internasional ini sudah membuka lowongan pekerjaan, dan tentu tenaga kerja lokal. Artinya, investasi perusahaan itu memang menguntungkan bagi daerah.

Baca Juga:  Hyundai Sinar Galesong Kendari Resmi Dibuka Januari 2022 Dengan Menerapkan Layanan 3S

Selain itu, hal yang perlu diperhatikan perusahaan yang akan berinvestasi adalah memperhatikan keberadaan UMKM yang ada di daerah itu.

“Sudah banyak perusahaan di bidang penjualan kebutuhan pokok masyarakat yang sudah berinvestasi di Kendari lebih dulu, seperti Indomaret, Alfa Mart, dan lainya, keberadaan perusahaan-perusahaan tidak lantas mematikan UMKM di sekitarnya,” imbuhnya.

Olehnya itu, Jhabal berharap, keberadaan Toko Bintang Internasional Kendari yang juga bagian dari UMKM, tentu tidak akan mematikan UMKM lain di sekitarnya, karena semua sudah ada pangsa pasarnya masing-masing.

“Toko Bintang Internasional juga akan memberi kemudahan dan pilihan bagia masyarakat Kota Kendari yang ingin membeli aksesoris untuk handphonenya,” tukasnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

ARSIP BERITA

Trending