Connect with us

Politik

Dua Paslon Bacakada Muna Resmi Mendaftar di KPU, Penyerahan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Tanggal 12 September

Penulis: Pong

Published

on

Ketgam: Ketua KPU Muna , Kubais bersama Komisoner KPU Provinsi, Al Munardin

KendariMerdeka.Com, Muna – Setelah Berkas Pendaftaran pasangan bakal calon bupati Muna dan wakil Bupati Muna, Rusman- Bahrun dan Rajiun- La Pili diterima oleh KPU Muna, maka selanjutnya kedua pasangan tersebut harus memeriksakan kesehatan di Rumah Sakit yang telah ditentukan. 

Ketua KPU Muna, Kubais mengatakan, jadwal pendaftaran Calon Bupati dan wakil Bupati Muna adalah tanggal 4 sampai 6 september, olehnya itu hingga esok hari KPU Muna tetap akan membuka pendaftaran. Sedangkan bagi pasangan Calon yang telah memenuhi syarat diberi waktu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Sesuai jadwal yang telah ditentukan,  KPU Muna akan tetap membuka pendaftaran sampe tanggal 6 yang telah ditentukan sesuai PKPU nomor 5 tahun 2020. Selanjutnya bagi paslon yang telah dinyatakan memenuhi syarat, melakukan pemeriksaan kesehatan mulai tanggal 4-11 September di Rumah Sakit yang telah ditunjuk KPU Muna, dimana hanya Bahteramas Kendari yang memenuhi standar itu. Kemudian tanggal 12 penyerahan hasil pemeriksaan  kesehatan. Sedangkan untuk penetapan Calon akan dilaksanakan tanggal 23 September mendatang, ” tutur Kubais

Baca Juga:  Dinilai Buruk Memimpin, Mahasiswa Ultimatum Bupati Muna Rusman Emba

Kubais menerangkan,  selain pemeriksaan kesehatan, bagi calon petahana yang masih maju di daerah yang sama hanya cuti. Sedangkan calon yang masih aktif di kabupaten lain dan  maju di Pilkada di Muna harus berhenti.

“Pak Rusman harus menyampaikan keterangan cuti 5 hari setelah penerapan calon yakni tanggal 28 september. Sedangkan bagi calon yang bersal dari Daerah Lain misalnya Pak Rajiun, Setelah penetapan calon harus menyampaikan,  surat pernyataan yang bersangkutan  telah mengundurkan diri, Tanda terima dari pihak yang berwenang bahwa pengunduran diri yg bersangkutan sedang dproses. Surat keterangan dari instansi yg berwenang bahwa yang bersangkutan dalam proses pemberhentian.  Sedangkan,  surat pemberhentian resmi dari kemendagri harus disertakan 30 hari sebelum pemungutan suara, terangnya.

Baca Juga:  Bakal Calon Bupati Positif Covid-19, Komisoner dan Staf KPU Muna Akan Jalani Rapid Test

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Politik

Pendaftaran Calon Wabup Koltim Dibuka, Abdul Azis Resmi Mendaftar

Penulis : Rinaldy

Published

on

By

KENDARIMERDEKA.COM, KOLAKA TIMUR – Panitia Pemilihan (Panlih) Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Kamis (21/7) membuka pendaftaran Cawabup Koltim sisa masa jabatan periode 2021-2026.

Dihari pertama, Andi Azis didampingi sejumlah Pimpinan Partai Politik dan simpatisan resmi mendaftar.

Bertempat di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Koltim, berkas dibawa langsung di Sekertariat Panlih Wabup Koltim.

Ketua DPRD Koltim, Suhaemi Nasir yang menerima berkas pendaftaran menyebutkan, hari ini Panlih Wabup koltim sudah menerima berkas salah satu calon yang dibuktikan dengan berita acara penerimaan berkas.

“Dan besok, InsyaAllah kita menunggu salah satu Calon Wakil Bupati lagi,” ujar Suhaemi saat ditemui usai menerima berkas pendaftar.

Baca Juga:  GPMI Nilai Bupati Muna Ingkari Janji Kampanye

Suhaemi menambahkan, setelah pendaftaran calon, tahapan selanjutnya yaitu verifikasi berkas. Kemudian, sambung dia, pihaknya akan melakukan rapat paripurna penetapan dua calon tersebut.

“Itu kita sudah agendakan semua. Sampai hari H pemilihan,” kata Suhaemi.

Lanjutnya, setiap tahapan pemilihan Cawabup Koltim sesuai dengan juknis dan Undang-Undang. Dimana, tahapan pertahapan serta langkah-langkah dilakukan sesuai dengan petunjuk dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“InsyaAllah sampai hari H pemilihannya, kita upayakan agennda itu berjalan sesuai dengan rencana. Kita sudah mengagendakan, mohon doanya tidak ada halangan, sesuai jadwal tahapan yang sudah ditetapkan DPRD,” harap Suhaemi.

Pemilihan ini merupakan aspirasi masyarakat Koltim yang sudah lama dinanti-nantikan. Perjalanan cukup panjang dari akhir Desember, Panlih sudah menetapkan tahapan – tahapan.

Baca Juga:  Konsep Pamungkas Kamaruddin Hingga Berani Maju di Pilkada Muna

“Alhamdulillah hari ini baru bisa terlaksana dengan pendaftaran calon dan langsung kita proses,” cetusnya.

Dikesempatan yang sama, Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Koltim, Abraham menguraikan agenda pemilihan Cawabup Koltim yakni mulai dari pendaftaran calon yang dimulai dari tanggal 21 hingga 22 Juli.

Kemudian, sambung dia, tanggal 26 Juli rapat paripurna penetapan dua nama dan penetapan nomor urut calon wabup. Selanjutnya, tanggal 27 Juli, rapat paripurna penyampaian visi – misi.

“Tanggal 28 Juli, rapat paripurna pemungutan dan perhitungan suara. Siang harinya, rapat paripurna penentuan hasil pemungutan dan perhitungan suara,” beber Abraham.

Abraham mengatakan, setelah agenda pemilihan akan dilaksanakan rapat paripurna penetapan Wabup Koltim pada tanggal 29 Juli.

Baca Juga:  Dinilai Buruk Memimpin, Mahasiswa Ultimatum Bupati Muna Rusman Emba

“Siangnya, rapat paripurna pengusulan, pengesahan dan pengangkatan Wabup terpilih sisa jabatan 2021-2026. Proses selanjutnya pelantikan, urusan Kemendagri melalui usulan Biro Pemerintah Provinsi,” tutupnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

Berita

Terpilih Aklamasi, Alfian Tajuddin Nahkodai DPC Partai Demokrat Konut

Penulis: Rinaldy

Published

on

By

Ketua DPC Partai Demokrat Konawe Utara, Alfian Tajuddin

KENDARIMERDEKA.COM, KONAWE UTARA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Konawe Utara (Konut) menghadirkan ketua yang baru. Alfian Tajuddin didaulat sebagai Ketua DPC PD Konut berlangsung secara aklamasi pada musyawarah cabang (Muscab) PD Sultra yang digelar beberapa hari lalu.

Ketua DPC Partai Demokrat Konut, Alfian Tajuddin mengucapkan rasa syukur kepada kader demokrat yang telah memberikan amanah dan tanggungjawab kepada dirinya untuk memimpin DPC PD Konut.

“Alhamdulilah, ini menjadi amanah dalam mengibarkan panji-panji partai besutan Agus Harimurti Yudoyhono di Kabupaten Konut,” ujar pria yang kerap disapa AT.

Ketua DPC APBMI Konut ini menjelaskan dalam waktu dekat, dirinya beserta kepengurusan baru DPC PD Konut akan melakukan rapat evaluasi terhadap kader Partai Demokrat dalam menyongsong pemilihan calon anggota legislatif dan pemilihan bupati dan wakil bupati 2024 mendatang.

Baca Juga:  GPMI Nilai Bupati Muna Ingkari Janji Kampanye

“Struktur kepengurusan diinternal partai kita  akan benahi. Tentunya pembenahan tersebut mulai kita lakukan sebelum dilakukan pengukuhan pengurus baru DPC PD Konut,” ujar alumnus Fisip Unhalu.

Kehadiran AT dipentas politik akan menjadi warnah tersendiri perpolitikan di Konut. AT yang berlatar belakang sebagai ketua Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Konut menjadi catatan tersendiri.

Untuk target perolehan kursi di Pilcaleg, Alfian Tajuddin enggan muluk-muluk. Satu kursi setiap daerah pemilihannya menjadi poin penting dalam mengibarkan bendera Partai Demokrat di Konut.

“Kita targetkan satu dapil satu kursi. Kita optimis dapat meraihnya. Tentunya dengan kader yang solid dan militan yang dicintai rakyatnya,” pungkasnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

Ekobis

Giat Reses Hari Kedua di Kelurahan Mata, AJP Siap Keluarkan Dana Pribadi

Penulis : mit

Published

on

By

Ketua Komisi III DPRD Profinsi Sultra, Aksan Jaya Putra saat melakukan Reses di Kelurahan Mata (3/2).

KENDARIMERDEKA.COM, KENDARI –
Anggota Komisi III DPRD Sultra, Aksan Jaya Putra menggelar reses di Kelurahan Mata, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (3/2/2022).

Dalam agenda resesnya kali ini, politisi dari Fraksi Partai Golkar itu mendapatkan rasa antusias yang tak kalah baiknya dari kelurahan sebelumnya

Namun ditengah antusiasme warga tersebut dirinya mengaku menyayangkan ketidakhadiran beberapa pihak yang menjadi perangkat penting yakni pemerintah kelurahan dan kecamatan

“Ini yang sangat saya sayangkan, mengapa dari kelurahan dan kecamatan tidak hadir. Kegiatan reses ini agenda penting dan resmi, bukan agenda politik,” ungkapnya

Di samping itu, salah satu perwakilan warga RW 02 Kelurahan Mata, Barhing mengaku senang, karena dengan adanya reses anggota DPRD Sultra ini, masyarakat dapat menyampaikan segala keluhan dan aspirasi mereka.

Baca Juga:  Bakal Calon Bupati Positif Covid-19, Komisoner dan Staf KPU Muna Akan Jalani Rapid Test

“Kami merasa cukup puas dengan apa yang disampaikan Pak AJP, dan nantinya kami juga berharap Pak AJP bisa merealisasikan masukan dari warga,” ucap wati, salah seorang warga

Wakil Ketua Komisi III tersebut juga mengaku akan membantu pembangunan dua Masjid yang ada di Kelurahan Mata melalui dana pribadinya.

“Insya Allah terkait bantuan pribadi tadi bisa kita tanggulangi, tinggal kita minta rinciannya saja apa yang dibutuhkan,” jelasnya

Ia menambahkan, beberapa keluahan warga merupakan kewenangan pemerintah kota (Pemkot). Namun kata dia, meskipun begitu pihaknya akan tetap mencoba mengkonfirmasikannya kepada Pemprof

“Sebagian keluhan warga tadi masuk wewenang pemprof, takutnya terjadi tumpang tindih anggaran jidi mubazir tami kami akan koordinasikan kalau bisa diintervensi ya kita diambil,” pungkasnya

Baca Juga:  PKB Resmi Berikan Formulir B.1-KWK ke Rusman-Bachrun dan Aswadi-Fahrul

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

ARSIP BERITA

Trending