Connect with us

Berita

Diduga Gunakan IUP Mati dan Garap Hutan Lindung, Formasi Laporkan PT Selebes Pasific Mineral di Polda Sultra

Penulis : Ahmad

Published

on

KendariMerdeka.com, Kendari – Forum Pemerhati Investasi Sulawesi Tenggara melaporkan aktivitas ilegal PT Selebes Pasific Mineral di Polda Sultra atas dugaan penyerobotan hutan lindung di Desa Boenaga Kecamatan Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara, Jumat 2 Oktober 2020.

“Hari ini kami laporkan PT Selebes di Polda Sultra atas dugaan ilegal mining,” jelasnya.

Izin Usaha Pertambangan PT Selebes Pasific Mineral kata La Ode telah mati sejak Tahun 2015 namun terus melakukan pengerukan nikel di bumi oheo tersebut.

“IUP PT Selebes sudah mati. Namun hasil penelusuran kami di lapangan. PT Selebes masih terus beraktivitas,” ungkapnya.

“Data kami miliki, PT Selebes juga tidak memiliki IPPKH. Namun mereka terus menggarap hutan lindung,” tambahnya.

Dengan hadirnya Polres di Konut kata La Ode harapannya bisa meminimalisir kejahatan di bidang pertambangan. Namun faktanya, pengerukan nikel secara ilegal semakin marak terjadi.

“Aparat penegak hukum di mana? di Konut sudah ada Polres. Tapi aktivitas pertambangan ilegal semakin menjadi jadi,” katanya.

Kepala Seksi Pemetaan Wilayah dan Penerbitan Izin Dinas ESDM Sultra Nining membenarkan IUP PT Selebes Pasific Mineral sudah mati sejak 2015.

“Untuk apa kami turun cek IUP yang sudah mati. Kalau ada aktivitas di IUP yang sudah mati itu sudah ranah penegak hukum,” tegasnya.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Sultra Beni Raharjo membenarkan PT Selebes Pasific Mineral belum memiliki IPPKH.

“PT Selebes belum memiliki IPPKH,” singkatnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bahtra Banong Sebut Partai Gerindra Prioritaskan Kader Internal Untuk Maju di Pilgub dan Pilkada 2024

Published

on

KENDARI – Dalam menghadapi momentum politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten/Kota se Sultra Tahun 2024, Partai Gerindra harus memprioritaskan kader Internalnya untuk diusung menjadi Calon Kepala Daerah.

Hal ini diungkapkan oleh Bahtra Banong, anggota DPR RI terpilih dari Partai Gerindra Dapil Provinsi Sultra saat diwawancara di Kota Kendari, Kamis (18/4).

“Yang pertama, Pak Dasco selaku Ketua Harian DPP Partai Gerindra sudah menjelaskan di media, bahwa hari ini Partai Gerindra akan memprioritaskan kader untuk maju, apakah itu Pemilihan Gubernur (Pilgub), apakah itu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten/Kota, maka kita pasti akan memprioritaskan atau mengutamakan kader,”ungkapnya.

Lanjutnya, kenapa demikian? karena hari ini kan, Partai Gerindra khususnya di Provinsi Sultra, untuk DPR RI, kami pemenang Pemilihan Legislatif (Pileg) dengan suara terbanyak, tentu juga dengan dasar itu, kami akan mendorong kader.

“Terus yang kedua, sekarang kan Gerindra, Ketua Umumnya sudah jadi Presiden, kami ini sekarang partai penguasa,”ujarnya.

Sambungnya lagi, ya, yang namanya Partai Penguasa, pasti ingin kadernya memimpin, dalam rangka apa? dalam rangka melanjutkan pembangunan di daerah-daerah. Jadi itu garis besarnya, Gerindra, Insya Allah akan mengutamakan kader untuk diusung, apakah itu Pilgub, apakah itu Pilkada tingkat Kabupaten/ Kota.

“Jadi dengan mengusung kader internal, maka akan memudahkan dalam pembangunan daerah di era pemerintah Prabowo-Gibran kedepan dan kemudian memudahkan dalam menyukseskan visi-misi Prabowo-Gibran, salah satunya Program makan siang gratis, dan program-program lainnya,”tegasnya.

Kata Bahtra, untuk Pilwali Kota Kendari, sejauh yang kami amati, baru satu kader Gerindra yang memberanikan diri untuk mencalonkan diri sebagai Calon Wali Kota Kendari yaitu Yudhianto Mahardika yang juga saat ini menjadi Anggota DPRD Provinsi Sultra dari Fraksi Partai Gerindra.

“Kalau memang beliau serius, maka pasti akan didorong, karena bagaimanapun kita akan dorong kader, tidak ada kader lain kan, karena sejauh ini, tidak ada kader lain,”ucapnya.

Lebih lanjut Bahtra mengatakan dan yang berpotensi untuk memenangkan Pilwali di Kota Kendari adalah Yudhianto Mahardika, karena suaranya di Pilcaleg kemarin cukup signifikan dan cukup besar.

“Dan kami (Partai Gerindra) juga percaya diri akan menang, masa partai yang diluar pemenang Pilpres saja, atau pemenang Pileg saja, mau maju, masa kami yang pemenang Pilpres dan pemenang Pileg, tidak berani memajukan kader,”imbuhnya

Anggota DPR RI dua periode ini, menegaskan bahwa kita akan dorong Yudhianto Mahardika, dan kita akan mencari koalisi, karena kan syaratnya harus 7 kursi untuk Pilwali Kota Kendari, sementara Gerindra hari ini kursinya hanya dua, yang tadinya empat kursi, menurun kedua, tetapi kita akan cari koalisi-koalisi lain.

“Makanya, kami sarankan kepada Yudhianto Mahardika untuk mendaftar di Partai-partai lain, sehingga Koalisi kita cukup untuk mendorong Calon,”

“Jadi semua partai, kita punya peluang berkoalisi dengan semua partai, dan saya pikir semua partai, mau berkoalisilah sama Gerindra, karena kita adalah partai pemenang Pilpres, pasti mau mereka,”

“Dan apabila ada diluar kader yang mendaftar ke Gerindra, ya, kita prioritaskan kader dulu, sebelum melirik yang lainnya, kita prioritaskan kader dulu yang cukup potensial,”tutupnya.

Continue Reading

Berita

Yudhianto Calon Wali Kota Kendari Yang Pertama Ambil Formulir di Partai Perindo

Published

on

KENDARI – Yudhianto Mahardika menjadi salah satu kandidat Bakal Calon (Bacalon) Wali Kota Kendari yang mengambil berkas pendaftaran di Sekretariat Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kota Kendari

Pengambilan berkas pendaftaran Bakal Calon Wali Kota Kendari Yudhianto Mahardika diwakili Liaison Officer (LO) Sastra Alamsyah bersama rekan Fadli Tanawali, Kamis (18/04/2024).

Ketua Tim Penjaringan Calon Wali Kota Kendari dari Partai Perindo, Andi M. Budihard mengungkapkan, Yudhianto Mahardika merupakan Bacalon pertama yang mengambil berkas pendaftaran di Partai Perindo.

“Hari pertama buka (18/04) baru Pak Yudhianto yang ambil formulir. Hari ini Dijadwalkan Pak Asmawa Tosepu juga ambil formulir pendaftaran calon wali kota,” ungkap Andi.

Andi mengungkapkan, Partai Perindo merupakan partai terbuka, sehingga siapa saja bisa mendaftar sebagai calon kepala daerah termasuk non kader.

Ia juga mengungkapkan bahwa figur non kader juga berpeluang diusung oleh Partai Perindo berdasarkan hasil survei yang akan dilakukan pada 25 April mendatang. “Siapapun (Calon Wali Kota) berpeluang untuk diusung jika hasil survei nya bagus,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sastra Alamsyah selaku LO Yudhianto Mahardika mengatakan, pengambilan berkas calon wali kota Kendari di Partai Perindo merupakan bentuk komitmen kuat pihaknya untuk menggunakan Perindo sebagai kendaraan politik untuk menghadapi Pilwali.

“Kami menyatakan siap bertarung di Pilwali Kota Kendari. Insyah Allah bertambah parpol (Partai Politik) yang mendukung Yudhi,” ungkap Sastra Alamsyah.

Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya tengah membangun komunikasi dengan seluruh partai dan optimis bisa mendapatkan dukungan.

Continue Reading

Berita

Buka Puasa Bersama Jadi Momen Pertemuan ASR dan Asrun

Published

on

KENDARI – Bakal Calon Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka (ASR) bertemu dengan mantan Walikota Kendari Asrun di momen buka puasa bersama yang digelar Siska Karina Imran (SKI), yang merupakan menantu Asrun. Pertemuan itu berlangsung di kediaman SKI, Jumat, 5 April 2024.

ASR didampingi oleh Ketua Tim Pemenangannya Mayor Jenderal TNI (Purn) Purnomo Sidi saat hadir di kediaman SKI. Dalam pertemuan itu, tampak hadir sejumlah figur lainnya seperti anggota DPRD Sultra Sudirman, mantan Walikota Kendari Adriatma Dwi Putra, dan mantan Wakil Walikota Kendari Musaddar Mappasomba.

Saat duduk semeja, ASR tampak diapit oleh Asrun dan Musaddar dikanan kirinya. Mereka terlibat perbincangan hangat sepanjang pertemuan itu.

Pertemuan ASR-Asrun merupakan yang pertama kalinya di depan publik sejak pernyataan resmi ASR untuk maju sebagai calon gubernur Sultra. Asrun sendiri merupakan salah satu tokoh sentral perpolitikan di Sultra, dimana dia merupakan mantan Walikota Kendari dua periode dan calon Gubernur Sultra pada Pilgub 2018 silam.

Sejak menyatakan diri secara resmi maju sebagai calon gubernur pada hari Kamis, 28 Maret lalu, ASR telah mendaftarkan diri ke sejumlah partai politik yang sedang melakukan penjaringan bakal calon gubernur, yakni Demokrat dan PDIP. Selain itu, pihaknya juga telah bertemu dengan Ketua Gerindra Sultra Andi Ady Aksar.

“Pertemuan dengan Pak Asrun dan tokoh-tokoh lainnya merupakan bagian dari silaturrahmi dalam momentum ramadhan ini. Saya juga akan bersilaturrahmi dengan tokoh-tokoh lain di Sultra, baik itu di wilayah daratan maupun kepulauan,” kata ASR dalam press releasenya, Sabtu, 6 April 2024.

Menurutnya, dia sangat terbuka untuk menjalin komunikasi dengan siapa saja untuk turut bersama-sama membangun Sultra ke arah yang lebih aman, sejahtera, dan relijius.

Continue Reading

Trending