Connect with us

HUKRIM

Diabaikan Polda, Dugaan Kejahatan Lingkungan PT Malibu Ditangani Mabes Polri

Penulis : Redaksi

Dipublikasikan

-

Jetty PT Malibu Di Police Line Bareskrim Polri

KendariMerdeka.com – keberadaan tambang ilegal, sudah ditangani beberapa waktu lalu reskrim Polri di wilayah Konawe Utara. Kali ini, Bareskrim Polri kembali menyegel aktivitas perusahaan tambang diduga ilegal di Konawe Utara.

Perusahaan yang dimaksud, PT Malibu yang menambang di luar IUP dan menyerobot hutan lindung.
Diketahui, PT Malibu menerobos hutan lindung untuk membuka jalan baru, untuk mengeruk nikel yang bukan dalam wilayah IUPnya. Perusahaan tersebut ketahuan setelah Bareskrim Polri melakukan sidak dan didapati sedang beraktivitas di Desa Marombo, Kecamatan Langkikima, Konut.

PT Malibu juga sudah membuat jalan dari Jetty yang berada di pantai Marombo ke puncak gunung. Dalam rute jalan yang dibangun itu, PT Malibu menerobos hutan lindung.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Kamaruddin, Pengusaha Yang Mengaku Direktur PT Masempodalle

Kasat Reskrim Polres Konut, AKP Rachmat Zam Zam saat dikonfirmasi media ini melaui pesan Whatsappnya tidak merespon pesan yang telah ia baca.

Jurnalis media ini juga kembali melakukan konfirmasi kepada Kapolres Konut, AKBP Achmad Fathul Ulum namun tidak mendapatkan jawaban.

Dalam proses peliputan selama kurang lebih 1 minggu sampai berita diterbitkan, banyak informasi berseliweran.

Informasi-informasi itu menyebut jika PT Malibu punya polisi bernisial ES, namun setelah didalami informasinya bias dan belum mendasar. Selain itu ada informasi jika PT Malibu adalah perusahaan afiliasi dari Nabusa, namun data kemenkumham tidak menyebutkan itu.

“ES menambang di malibu ji,” ujar narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Baca Juga:  Polda Sultra Amankan 16 Paket Sabu Jaringan Lapas

Selain itu, saat saat proses peliputan ada orang-orang yang diutus mengklarifikasi soal Malibu. Namun para pihak ini tidak memiliki legalitas atau pemangku kepentingan di perusahaan.

ES juga sudah diminta klarifikasi, namun menolak dan itu sah karena data juga tidak menunjukan soal keterlibatannya. Sekalipun ES memang dikenal sebagai pengusaha alat berat dan mining.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   

HUKRIM

Sesama Guru Agama di Kendari Kepergok Selingkuh

Penulis: Gibran

Dipublikasikan

-

Oleh

KendariMerdeka.com, Kendari – Seorang guru Agama berinisial S salah satu Sekolah Dasar di Kota Kendari kedapatan selingkuh, Minggu (12/7/2020) sekitar puku 02.30 dini hari. Aksi perselingkuhan guru Agama tersebut di rumah rekannya sendiri.

S bersama rekannya yang juga guru agama inisial T. Keduanya kedapatan dalam sebuah rumah, yang ditinggali keluarga T.

Saat kedapatan, S tak dapat berbuat apa-apa. Dia digiring bersama Anggota Patroli Polri Kendari bersama pasangannya tersebut.

Meski berdalih tak berbuat apa-apa dalam rumah tersebut, namun keberadaan S yang tak logis tengah malam menjadi dasar keluarga S untuk menangkapnya.

Dari informasi yang diperoleh, S memiliki istri yang beralamat di lorong Bahagia Kota Kendari. Nah, sekitar pukul 03.00 Wita kedua pasangan ini, digiring ke Polres Kendari. Mereka dilaporkan atas dugaan perselingkuhan.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Kamaruddin, Pengusaha Yang Mengaku Direktur PT Masempodalle

Keluarga S yang melaporkan kejadian tersebut tak terima dengan perilaku S yang kerap datang di rumah T tanpa tujuan yang jelas.

Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Muh. Sofwan Sosyidik membenarkan adanya dua pasangan tanpa nikah yang diamankan Polisi.

Keduanya sudah diperiksa di Polres Kendari. Untuk laporannya, masih dalam bentuk aduan, bahwa keduanya telah dilaporkan oleh keluarga dari pihak laki-laki.

“Iya, ada adunya. Kasusnya masih Lidik,” tuturnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Lanjutkan membaca

HUKRIM

Polres Konsel Bekuk Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten

Penulis: Gibran

Dipublikasikan

-

Oleh

Polres Konsel Membekuk Pelaku Pencurian Motor di Desa Lambadia Konsel. (Kendarimerdeka/Gibran)

KendariMerdeka.com, Konsel – Polres Konsel kembali mengamankan 1 orang tersangka inial TT (24) pelaku pencurian motor di Desa Lambadia Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur, Jumat (26/6/2020). Usai melakukan aksinya, TT mengamankan dirinya di Desa Puudambu Kecamatan Angata Kabupaten Konsel, mendengar kabar tersebut, Tim Tiger 2002 Polres Konsel langsung membekuk pelaku.

“Tersangka yang ditangkap tersebut adalah hasil pengembangan penangkapan dua hari yang lalu dan tersangka ini juga terlibat dari Curanmor pada 2 tempat kejadian sebelumnya,” ujar Kapolres Konsel AKBP Erwin Pratomo.

Adapun hasil kejahatannya masih dilakukan pencarian oleh aparat. Pasalnya, motor yang dicuri oleh tersangka sudah digadaikan kepada orang lain.

“Atas penangkapan ini. Kami akan berkoordinasi dengan Ditreskrim Polda Sultra dan Polres Kendari, siapa tau ini jaringan yang telah melakukan Curanmor di wilayah hukum Polda Sultra,” tutur Erwin.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Ajak IMI Sultra Bangun Sirkuit Balap

Terhadap tersangka kata Erwin, akan dikenakam pasal 363 ayat (1) ke-3e, ke-4e KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

“Tersangka kami sudah amankan di Polres Konsel guna dilakukan proses penyidikan,” tutupnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Lanjutkan membaca

HUKRIM

Polres Konsel Amankan Dua Pelaku Curanmor

Penulis: Hamid

Dipublikasikan

-

Oleh

KendariMerdeka, Konsel – Polres Konsel berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor yang kerab beraksi di Desa Puudambu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara.

Diketahui, Kedua pelaku merupakan warga setempat atas nama, AR (17), dan RA (26), Ar dan RA merupakan pelaku pencurian yang terjadi pada tanggal 13 dan 14 Juni 2020.

Kapolres Konsel, AKBP Erwin Pratomo, SIK Mengatakan, kedua pelaku ditangkap di waktu yang hampir bersmaan, AR ditangkap pada tanggal 23, dan RA tanggal 24 Juni 2020.

“Saat ini kedua Tersangka sedang dimintai keterangan di Polsek Angata untuk mengetahui apakah keduanya satu jaringan atau berdiri sendiri ataukah masih ada tersangka lain,” ujar Erwin Pratomo.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Kamaruddin, Pengusaha Yang Mengaku Direktur PT Masempodalle

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dalam Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman selama 7 tahun penjara.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
   
Lanjutkan membaca
Advertisement        

ARSIP BERITA

Trending

Copyright © 2020 KendariMerdeka.Com

var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4392949,4,1,120,40,00011111']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })(); counter hit make