Connect with us

Berita

Dampak Penutupan Aktivitas PT GKP, Banyak Masyarakat Wawonii Kehilangan Pekerjaan

Penulis: Aldi

Published

on

KENDARI – Ribuan warga Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulaun (Konkep), melakukan demo lanjutan di Kota Kendari, mereka menuntut Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk turut andil langsung dalam memikirkan nasib warga yang kini kehilangan pekerjaan, setelah kegiatan operasional PT Gema Kreasi Perdana (GKP) terhenti untuk sementara waktu.

Massa yang berasal dari berbagai desa di Kabupaten Konkep, merupakan bekas karyawan PT GKP yang sudah bekerja kurang lebih selama satu tahun.

“Selama satu tahun terakhir kami memiliki pendapatan yang pasti setiap bulan, bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga dari bekerja di tambang. Sekarang, hal itu tidak bisa lagi kami dapatkan setelah kegiatan tambang untuk sementara berhenti dan kami terkena efisiensi. Karena itu kami datang meminta perhatian pemerintah dan DPR untuk memperhatikan nasib kami, yang saat ini kehilangan pekerjaan,” ucap Fadlan, salah seorang warga Wawonii yang ikut melakukan demonstrasi.

Terhentinya kegiatan operasonal PT GKP di Pulau Wawonii, tidak saja menyisahkan ribuan orang yang kehilangan pekerjaan, tetapi juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar tambang. Warug-warung makan yang mulai tumbuh sejak kehadiran perusahaan, rumah kontrakan, kedai kopi juga toko-toko kelontong, kini sepi dan pendapatan jauh menurun drastis.

“Dulu, kos-kosan belum selesai dibangun, sudah banyak peminat, bahkan kami sampai menolak karena jumlah kamar yang terbatas. Sekarang, dari 10 kamar kos, kosong, tidak ada satupun terisi,” demikian cerita Sajehan, pemilik rumah kontrakan di Rokoroko.  

Tidak hanya sajehan seorang, banyak juga warga lain di Rokoroko Raya yang mulai membuka usaha rumah kontrakan, kini kosong dan tidak terisi. Begitu juga dengan usaha rumah makan yang mulai bermunculan di sekitar lokasi tambang PT GKP, kini kehilangan pelanggan. Pendapaan menurun drastic, hingga 80 persen.

“Dulu saya buka took sampai tengah malam dan selalu ramai. Sekarang jam 10 malam, sudah tutup. Tidak hanya saya tetapi juga pelaku sauah lain. Terasa sekali sepi semenjak kegiatan tambang berhenti. Kami berharap kegiatan tambang ini Kembali berjalan, agar perekonomian bisa Kembali membaik,” ungkap Hendra, pemilik toko kelontong.

Karena itulah, usai melakukan demonstrasi ke pemerintah dan DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan pada 23 Oktober 2023 lalu, massa secara mandiri dan sukarela mendatangi dan menuntut kepada pemeritah Provinsi dan juga DPRD Provinsi Sulawesi tenggara unuk memperhatikan nasib mereka.

“Dengan melihat kodisi di masyarakat pasca terhentinya kegiatan operasional PT GKP, maka kami tergerak utuk meminta kepada pemerintah agar juga memperhatikan nasib kami. Ribuan orang kehilangan pekerjaan. Perekonomian yang mulai bertumbuh  kembali lesu. Aksi ini merupakan aksi murni yang lahir dari kesehan dan legelisahan kami sebagai masyarakat Wawonii,” ungka Andiman, Jenderal lapangan aksi Persatuan Mahasiswa Masyarakat wawonii (PMWM).

Dalam aksi yang berlagsung di depan kantor Gubernur Sulawesi Tenggara dan DPRD Provinsi Sultra tersebut, terdapat beberapa tuntutan massa, yakni mendukung investasi pertambangan dan investasi lainnya di Kabupaten Konawe Kepulauan.

Selanjutnya meminta kepada pemerintah provinsi untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya di Kabupaten Konawe Kepulauan. Massa dalam tuntutannya juga memintah kepada pemerintah provinsi Sultra untuk mengambil Langkah agar PT Gema Kreasi Perdana  dapat segera Kembali beroperasi.

Terakhir, mereka juga mengecam Tindakan beberapa oknum yang selalu mengatasnamakan masyarakat Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan untuk menolak hadirnya investasi pertambangan di Pulau Wawonii. Kehadiran PT GKP di Pulau wawonii, memiliki dampak positif dane memberi multiplier effect yang cukup besar. Hal ini disampaikan oleh Rustam, salah satu warga Rokoroko Raya.

Menurut dia, jaringan listrik di wilayah Rokoroko mulai hadir semenjak perusahaan hadir. Diawali dengan program di bidang CSR yang Bernama DESA Terang. Setelahnya, pada 2019, Perusahaan Listrik negara pun kemudian memnyambungkan jaringan listrik di wilayah Rokoroko.

“Dulu kita pake mesin jenset (mesin) di masing-masing rumah. Sekarang setelah program perusahaan, PLN masuk dan kita sudah bisa merasakan listrik 24 jam,” ujar dia.

Pun demikian terkait akses telekomunikasi. Dulu, untuk bisa berkomunikasi dega sudara atau kolega di luar daerah, harus menempuh perjalanan jauh. Sekarang semenjak perusahaan hadir, jaringa telekomunikasi dibangun dan semua warga bisa menikmatinya,” ujarnya.

“Banyak sekali bantuan yang sudah diberikan perusahaan. Perbaikan jalan, jembatan, membuat UMKM untuk mrmptoduksi fdan megolah kelapa dan jambu mete maupun juga di bidang Kesehatan dan sebagainya. Kami sudah merasakan manfaat kehadiran perusahaan. Karena itu, kami minta kepada pemerintah agar perusahaan bisa Kembali beroperasi dan agar investasi pertambangan atau lainnya bisa ada di tanah kelahiran kmi ini,” harap dia.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Tumpah Ruah Masyarakat Koltim Ramaikan Color Run di Ladongi

Published

on

KOLAKA TIMUR- Puluhan ribu masyarakat Wonua Sorume tumpah ruah mengikuti acara color run, dalam rangk peringatan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) yang ke-12 di Kecamatan Ladongi, Minggu (12/1/2025).

Acara color run yang diselenggarakan Pemda ini, juga menyediakan berbagai hadiah menarik atau doorprize melalui undian kupon yang disediakan oleh panitia penyelenggara dengan hadiah utama 1 unit motor dan 1 unit sepeda motor listrik.

Kegiatan ini dipimpin Bupati Koltim Abd Azis SH MH didampingi ketua TP PKK Koltim Hartini Azis AMa, Bersama Ketua DPRD Koltim Hj Jumhani SPd dan sejumlah anggota DPRD Koltim, Sekda Koltim Andi Muh Iqbal Tongasa SSTP MSi Bersama Ketua DWP Koltim, Kepala Kemenag Koltim H. Muhamad Kadir Azis Al-Yafie, Kepala Kantor Pertanahan Koltim Ilmiawan ST Meng, Staf Ahli Bupati, Asisten Lingkup Setda Koltim, Pimpinan OPD, Bagian, Camat dan kepala desa lurah, dan diikuti puluhan ribu masyarakat lainnya, dengan menggunakan kostum berwarna putih yang mengambil titik star dari Jalan Area Sawah Desa Wunggoloko, dan finish di venue Lapangan Kelurahan Atula.

Peserta dari berbagai kalangan ini, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, tampak menikmati setiap momen. Sorak-sorai dan tawa mengisi udara saat mereka berjalan dengan santai dan saling melemparkan bubuk warna, menciptakan pemandangan yang spektakuler serta penuh warna.

Bupati Azis kepada sejumlah media usai mengikuti color run ini menyampaikan apresiasinya terhadap puluhan ribu masyarakat Kolaka timur yang telah ikut berpartisipasi dalam acara tersebut

“Inshaa Allah, kegiatan ini akan terus kita laksanakan dimasa yang akan datang, karena di satu sisi semangat penyelenggaraan kegiatan yang bersejarah bagi wonua sorume dengan terus menjaga silaturahmi dan kebersamaan yang penuh kegembiraan, meski baru saja kita menyelesaikan pesta demokrasi baru-baru ini” ucapnya

Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Kolaka timur untuk terus menjaga kebersamaan dan persatuan dan menghindari terjadinya perpecahan, sehingga acara ini bisa diselenggarakan dengan sukses sesuai harapan masyarakat wonua sorume.

Dengan suksesnya acara Color Run ini kata Bupati, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran, serta menciptakan momen kebersamaan yang tak terlupakan dalam rangka merayakan HUT Kolaka Timur ke-12.

Sementara itu salah satu warga kelurahan atula yang juga sebagai pemenang undian kendaraan roda dua, Ayu, menyampaikan ucapan terimah kasihnya kepada Bupati Kolaka Timur yang telah menyelenggarakan acara color run ini

“Semoga kedepannya, Kecamatan Ladongi semakin jaya dan maju dimasa yang akan datang” ucapnya dengan nada bahagia setelah menerima hadiah undian 1 unit motor jenis Honda Revo. “Saya sangat senang bercampur bahagia bisa mengikuti kegiatan color run ini bersama keluarga dan teman-teman” tambahnya.

Diketahui, acara color run ini sponsori langsung oleh Bank Pembangunan Daerah atau BPD Cabang Koltim dan sejumlah sponsor lainnya.

Continue Reading

Berita

Bupati Koltim Buka Pameran Pembangunan Berbasis UMKM

Published

on

KOLAKA TIMUR- Bupati Koltim, Abd Azis resmi membuka pameran pembangunan berbasis usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam rangka perayaan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Koltim ke-12 tahun.

Pembukaan pameran ini, dilaksanakan di Lapangan Kelurahan Atula kecamatan Ladongi, Sabtu (11/1/2025) malam. Acara diawali dengan Pertunjukan Tarian Kolosal Gemas Wonua Sorume didikan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta penampilan artis ibu kota, Juan dan Duo Anggrek.

Tarian kolosal Gemas Wonua Sorume yang dibina langsung ketua TP-PKK Koltim Hartini Azis AMa ini, berhasil menarik perhatian yang menyatukan seluruh golongan tersebut tampil memukau dihadapan ribuan masyarakat Koltim yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Koltim Abd Azis mengatakan, untuk memajukan pembangunan perlu adanya kebersamaan, hal itu akan terwujud bila ada semangat gotong royong.

“Malam ini saya menyaksikan dan melihat pancaran aura masyarakat Koltim yang memiliki semangat goting royong,” ungkapnya.

Selain itu kata Abd Azis, di peringatan 12 tahun Kabupaten Koltim ini melibatkan banyak elemen yang terus berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan malam ini, baik itu UMKM dari semua pelosok di Koltim semua hadir yang memiliki semangat berkontribusi kemajuan ekonomi di Koltim.

Malam pertunjukan kolosal tersebut juga di hadiri, Wakil Bupati terpilih Koltim Yosep Sahaka, Bupati terpilih Muna Barat La Ode Darwin, Sekda Koltim Adi Muh Iqbal Tongasa, Kapolres Koltim AKPB Yudhi Palmi, Dandim 1412 Kolaka Letkol Inf Syafruddin Mutasidasi, Kejari Kolaka Herlina Rauf, sejumlah anggota DPRD Provinsi Sultra, Ketua TP-PKK Koltim Hartini Azis yang juga Anggota DPRD Sultra, Ketua DPRD Koltim Hj Jumhani serta Staf Ahli Bupati, Asisten, suruh pimpinan OPD, para Kabag, Camat serta para sejumlah kades dan lurah.

Continue Reading

Berita

Momen HUT ke-12, Bupati Ajak Masyarakat Refleksikan Semangat Pejuang Pemekaran Koltim

Published

on

KOLAKA TIMUR- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Koltim yang ke-12 di lapangan Kelurahan Atula Kecamatan Ladongi, Sabtu (11/1/2025).

Dimomen ini Bupati Koltim, Abd Azis bertindak selaku inspektur upacara. Turut hadir antara lain, Pj Gubernur Sultra yang diwakili Staf Ahli Gubernur La Ode Butolo, Ketua TP PKK Koltim yang juga Anggota DPRD Sultra Hartini Azis, Kapolres Koltim AKBP Yudhi Palmi, Dandim 1412 Kolaka Letkol Inf. Syafrddin Mutasidasi, Ketua DPRD Koltim Hj Jumhani, Sekda Koltim Andi Muh Iqbal Tongasa, Sekda Konsel Hj St Chadidjah, perwakilan sejumlah Kabupaten, forkopimda, pimpinan OPD, tokoh pemekaran, dan ratusan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Koltim menyampaikan, jika ini adalah momen mengenang kiprah dan perjuangan para tokoh pemekaran saat upacara. Seluruh masyarakat dan pemerintahan Koltim ungkapnya harus merefleksikan kegigihan para tokoh pejuang pemekaran yang dimulai pada tahun 2003, 2004, dilanjutkan pada tahun 2007 yang kemudian mekar pada tahun 2013.

Menurutnya, perjuangan ini cukup panjang dan melelahkan, dengan semangat heroisme yang kemudian perjuangan ini berhasil melahirkan dan membawa Kolaka Timur ini menjadi daerah otonomi di Indonesia.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, perkenankan saya, mengajak kita semua untuk memberikan apresiasi, penghormatan yang setinggi-tingginya, kepada para orang tua, sesepuh, tokoh dan inisiator pemekaran kolaka timur, (tim 9), forum percepatan pembentukan kabupaten kolaka timur, para bupati dan wakil bupati dan tokoh-tokoh yang telah bekerja mewujudkan kolaka timur yang hari ini berusia 12 tahun. Jasa-jasa mereka tertulis dalam tinta emas perjuangan kolaka timur, yang akan dikenang oleh generasi kita sepanjang masa. Sebab, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, peringatan HUT ke-12 Koltim mengusung tema “Dua Belas Tahun Wonua Sorume, Gemas Berlanjut, Koltim Sejahtera. Tema ini mencerminkan pembangunan berkelanjutan menuju masyarakat kolaka timur yang sejahtera.

“Selaras dengan tema tersebut, saya berharap peringatan hut ke-12 ini dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin mempererat rasa kebersamaan, ditengahkeberagaman kita,” jelasnya.

Untuk itu Ia mengucapkan dirgahayu K yang ke-12, mari terus maju, terus berkarya, berjuang dan bersama menuju Koltim yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

“Saya atas nama pribadi, keluarga dan atas pemerintah daerah kabupaten kolaka timur, mengucapkan terima kasih kepada seluruh inisiator, pejuang dan pendiri kolaka timur, mereka adalah pahlawan bagi daerah ini. semoga allah swt memberikan pahala yang terus mengalir sebagai amal jariyah dari buah perjuangan panjang kita rasakan saat ini,” tandasnya.

Continue Reading

Trending