Connect with us

Berita

BLK Kendari dan Dua BLK Komunitas Teken MoU Jalankan Paket Pelatihan

Published

on

Penandatanganan MOU BLK Kendari dan BLK Komunitas.

KendariMerdeka.com, Kendari – Terus memberikan pendidikan pelatihan keterampilan bagi masyarakat disetiap wilayah, Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari dibawah kepemimpinan Dr. La Ode Haji Polondu terus melebarkan sayap.

Selasa, (14/7/2020) BLK Kendari dan dua BLK Komunitas yakni BLK Komunitas Pondok Pesantren Minhajut Thullab Andoolo Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) serta BLK Komunitas Pondok Pesantren Al Muhajirin Darussalam Pondidaha Kabupaten Konawe teken Memorandum off Understanding (MoU) disaksikan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Fesal Musaad, S.Pd.,M.Pd. di ruang rapat BLK Kendari.

“Penandatanganan MoU tersebut merupakan bagian dari terjalinnya kerjasama kita dengan dua BLK Komunitas untuk melaksanakan paket pelatihan di lingkungan pondok pesantrennya masing-masing,” kata Kepala BLK Kendari Dr. La Ode Haji Polondu, S.Pd.,M.Pd. ketika membawakan sambutannya.

Ia menjelaskan, untuk saat ini BLK Kendari baru menaungi dua BLK Komunitas dalam Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara, namun kedepannya sesuai yang telah ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI Insya Allah akan dibangun 16 BLK Komunitas lagi.

Baca Juga:  BLK Kendari dan DPRD Sultra Sinergikan Program Kerja

“Insya Allah ini menjadi kebahagian tersendiri bagi kita semua, sebab dengan adanya BLK Komunitas tanggung jawab kita untuk memberikan pendidikan pelatihan ketrampilan kepada para santri kita bisa lebih baik, sehingga diharapkan lulusan pondok pesantren setelah menyelesaikan pendidikannya dapat memiliki ilmu pengetahuan agama dan ilmu pengetahuan umum yang memadai serta memiliki pula ketrampilan atau skill kompeten yang dapat diandalkan,” paparnya.

“Dengan begitu maka Insya Allah alumni pondok pesantren kelak dapat menolong hidupnya sendiri dalam kehidupan bermasyarakat bahkan bisa menolong dan memberdayakan orang lain dengan pengetahuan dan ketrampilan yang dimilikinya” tambahnya.

Untuk BLK Komunitas Minhajut Thullab Andoolo Kabupaten Konawe Selatan, lanjut mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Kemnaker RI ini, kedepannya akan melaksanakan paket pelatihan menjahit, sementara untuk BLK Komunitas Al Muhajirin Darussalam Pondidaha Kabupaten Konawe akan melaksanakan paket pelatihan prosesing hasil pertanian.

“Mekanismenya masih sama seperti sebelumnya, kami dari BLK Kendari akan melakukan pemantauan terhadap proses pelaksanaan pelatihan di dua BLK Komunitas mulai dari pembukaan, proses pelaksanaan hingga penutupannya,” bebernya.

Baca Juga:  BLK Kendari dan DPRD Sultra Sinergikan Program Kerja

Harapan pihaknya, tambah orang nomor satu di BLK Kendari ini, dari masing-masing dua paket pelatihan yang dijalankan BLK Komunitas baik itu Minhajut Thullab maupun BLK Komunitas Al Muhajirin Darussalam dapat menciptakan ketrampilan masyarakat atau peserta pelatihan yang kompeten.

“Minimal dari pelatihan yang diikuti ada nilai pendidikan yang diperoleh, sehingga kedepannya usai mengikuti pelatihan, mereka bisa berbuat dan dengan itu mampu menghidupi diri sendiri, keluarga atau menciptakan lapangan usaha baru,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Sultra Fesal Musaad menambahkan, pihaknya sangat berterimakasih atas proses pelatihan ketrampilan yang diselenggarakan oleh BLK Komunitas atas bimbingan dan binaan dari BLK Kendari karena tugas dan tanggungjawab pembinaan terhadap pondok pesantren merupakan wilayah tugas Kanwil Kementerian Agama Sultra, namun dengan berdirinya BLK Komunitas dalam lingkungan pondok pesantren, maka tugas pembinaan ketrampilan santri menjadi tugas bersama antara Kanwil Kementerian Agama Sultra dengan BLK Kendari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

“Kami sangat berterimakasih kepada BLK Kendari karena dengan pelatihan yang diberikan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan juga membantu tugas serta tanggung kami dalam pembinaan dan peningkatan ketrampilan para santri yang akan menjadi bekal dalam kehidupan mereka kelak,” tuturnya.

Baca Juga:  BLK Kendari dan DPRD Sultra Sinergikan Program Kerja

Sementara itu, Pimpinan BLK Komunitas Minhajut Thullab Konsel KH Wildan Habibi AR S.PdI. menuturkan, pihaknya sangat berterimakasih atas peran BLK Kendari yang memberikan pendidikan pelatihan ketrampilan di pondok pesantren binaannya.

“Insya Allah ini akan menjadi amal ibadah kita semua dan kedepannya program kerja ini bisa terus berjalan dan ditingkatkan terus,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Pimpinan BLK Komunitas Al Muhajirin Darusaalam KH Muhammad Chozin SPdi. Ia menuturkan pihaknya juga sangat berterimakasih kepada Kepala BLK Kendari dan seluruh jajarannya atas kepercayaan yang diberikan untuk melakukan pelatihan ketrampilan di pondok pesantren yang dipimpinnya.

“Terimakasih banyak, Insya Allah ini akan menjadi nilai ibadah bagi kita semua dan program kerja ini kedepannya bisa terus berjalan dengan baik sesuai harapan kita bersama,” tutupnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita

Kadin Sultra Siap Kawal Pembangunan Industri Baterai di Routa Konawe

Published

on

By

KENDARIMERDEKA.COMKENDARI – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra siap mendukung dan mengawal investasi pembangunan pabrik baterai yang rencananya akan dibangun oleh perusahaan asal China dan berlokasi di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe pada tahun 2023 mendatang.

Kadin Sultra bersama Pemprov Sultra melakukan penandatanganan kesepakatan rencana pembangunan pabrik baterai oleh perusahaan asal China, Gostion Hitech di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (22/11/2022) sore.

ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang mengatakan pihaknya sangat mendukung dengan masuknya investor di wilayah Sultra yang dapat mendorong dan meningkatkan perekonomian daerah.

Sebagai Ketua Satgas Investasi, Anton Timbang akan terus memantau dan mengawal proses perizinan sehingga apa yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar dan investor dapat berinvestasi dengan aman dan nyaman.

Baca Juga:  BLK Kendari dan DPRD Sultra Sinergikan Program Kerja

“Jadi intinya, apa yang direncanakan oleh PT Gosen Hitech yang mau berinvestasi pembangunan pabrik baterai di Sultra, Kadin sangat mendukung. Saya yakinkan bahwa kami akan mengawal ini agar mereka dapat berinvestasi dengan nyaman,” ujar Anton.

Anton berharap, pembangunan pabrik baterai ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

“Harapan kami, dengan perencanaan yang ada tadi betul-betul mereka berinvestasi di Sultra. Mereka ini adalah salah satu perusahaan baterai terbesar di dunia,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas mengatakan, dengan adanya pembangunan pabrik baterai ini membawa dampak baik bagi perekonomian daerah dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga lokal.

Baca Juga:  BLK Kendari dan DPRD Sultra Sinergikan Program Kerja

“Ini mampu menampung 20 ribu tenaga kerja. Mulai tahun depan mereka supervisi, rencana 2023,” ujarnya.

Lukman berharap dengan masuknya investor dari negara luar masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di daerah agar inverstor lain dapat ikut masuk untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

Berita

Forum CSR Sulawesi Tenggara Resmi Dilantik

Published

on

By

KENDARIMERDEKA.COM, KENDARI – Pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) atau lebih dikenal dengan Forum CSR Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2022 – 2027 resmi dilantik.

Forum CSR ini diketuai oleh La Ode Samsul Barani. Dia dan pengurusnya dilantik oleh Wakil Ketua Umum CSR Indonesia, Aldino Kurniawan di Hotel Azizah Kendari, Jumat (18/11).

Diketahui, Forum CSR Sulawesi Tenggara ini terbentuk dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, dengan Nomor SK: 510 Tahun 2022 tentang pembentukan forum tanggung jawab sosial dan lingkungan badan usaha Sulawesi Tenggara.

Wakil Ketua Forum CSR Indonesia, Aldino Kurniawan mengatakan, Forum CSR adalah wadah berhimpunnya kalangan dunia usaha yang memiliki kepedulian dan komitmen kuat dalam penyelenggaraan program dan kegiatan CSR di bidang kesejahteraan sosial.

Baca Juga:  BLK Kendari dan DPRD Sultra Sinergikan Program Kerja

“Jadi setiap perusahaan atau badan usaha di Sultra ini harus bisa memberikan kesejahteraaan sosial kepada masyarakat sekitar,” ujarnya saat membawakan sambutan.

Dia menegaskan, jika perusahaan tidak menjalankan tanggungjawabnya kepada masyarakat dan lingkungannya tempat beroperasi, maka tidak menuntut kemungkinan akan ada sanksi yang diberikan, sebab semua telah tertuang dalam UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Sementara itu, Ketua CSR Sultra, La Ode Samsul Barani menyebut, pengurus dalam forum ini adalah elemen masyarakat dari berbagai kalangan baik akademisi, aktivis lingkungan, DPRD, OPD terkait, tokoh masyarakat, mahasiswa, organisasi masyarakat dan pelaku-pelaku usaha lainnya.

Untuk mengeksiskan dan menjalankan tugas sesuai AD/RT Forum CSR Sultra itu sendiri, pihaknya bakal membangun kerja sama dan sinergitas dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Sultra termaksud dengan pihak Pemprov Sultra sendiri.

Baca Juga:  BLK Kendari dan DPRD Sultra Sinergikan Program Kerja

“Semoga dengan terbentuknya Forum CSR Sultra ini, masyarakat bisa merasakan manfaat positif melalui program-program khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial maupun lingkungan,” tambahnya.

Kendati demikian, La Ode Samsul Barani tidak merinci seberapa banyak perusahaan yang telah bernaung dibawah forum tersebut, namun pihaknya bakal melakukan reker lebih dulu, pendataan perusahaan guna memantau keseriusaan pihak perusahaan dalam memajukan daerah khususnya Sultra.

“Ini semua adalah bentuk tanggungjawab perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan yang kita cintai,” pungkasnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

Berita

Kadin Sultra dan Kadin Kolaka Masukan 47 Ton Beras Lokal ke Alfamidi Daerah Sulawesi

Published

on

By

KENDARIMERDEKA.COMKENDARI – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Kadin Kolaka secara perdana melakukan pengiriman beras lokal hasil pertanian di Kabupaten Kolaka.

Pengiriman sebanyak 47 ton beras lokal ini untuk pertama kalinya disalurkan ke toko Alfamidi wilayah distribusi Sultra dan Sulawesi Tengah (Sulteng).

Wakil Ketua Umum Bidang Pasar Modal Kadin Sultra, Sastra Alamsyah menjelaskan pengiriman perdana beras lokal dari Kabupaten Kolaka akan masuk ke toko Alfamidi yang berada di pulau Sulawesi.

“Beras lokal masuk ke Alfamidi, dan beras ini diambil dari petani-petani lokal di Kolaka Raya,” ungkapnya, Jumat, 18 November 2022.

Hal tersebut sebagai salah bentuk misi dagang yang dibangun oleh Kadin Sultra, melalui perusahaan binaannya dari Kabupaten Kolaka CV. Zalva berhasil melakukan pengiriman sebanyak satu kontainer dengan berat 47 ton.

Baca Juga:  BLK Kendari dan DPRD Sultra Sinergikan Program Kerja

“Ini adalah salah satu misi dagang Kadin Sultra yang berkolaborasi bersama Kadin Kolaka. Ini juga sebagai bentuk sinergi bersama Kadin Daerah dan pengusaha lokal untuk bisa masuk ke Retail marketing,” jelasnya.

Dalam pengiriman beras lokal tersebut, dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Sultra, terkhusus di sektor pertanian.

“Pengiriman beras lokal ini akan menjangkau Wilayah Sulawesi Tenggara dan Wilayah Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

ARSIP BERITA

Trending