Connect with us

Berita

Apdesi Dorong Netralitas Kades di Pilkada Sultra

Penulis : Kym

Published

on

KendariMerdeka.com – Sulawesi Tenggara di Tahun 2020 ini melaksanakan Pemilukada di 7 Kabupaten dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 6 tentang Desa Birokrasi Pemerintahan mempunyai peran yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan terutama dalam hal kebijakan-kebijakan membuat keputusan. Apalgi jika keputusan atau kebijakan yang dilahirkan itu berpotensi menguntungkan salah satu pasangan calon.

Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Sultra memberikan himbauan kepada Kepala Desa dan Perangkat Desa Se Sultra terkhusus yang melaksanakan Pilkada. Himbauan itu adalah, diharapkan kepada seluruh Kepala Desa untuk tidak memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon ataupun menjadi tim kampanye pada Pilkada 2020. Karena jika terbukti yang bersangkutan akan dipidana dengan hukuman penjara.

“Kepala Desa itu adalah pembina politik di Desa, maka dari itu Kepala Desa harus mampu memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mensukseskan Pemilukada dengan tetap menjaga silaturahim kekeluargaan dan menjaga kerukunan bermasyarakat. Jangan ada Kepala Desa yang membenturkan rakyatnya sendiri hanya pada persoalan perbedaan Pilihan dan Pilkada 2020 ini,” kata Ketua Apdesi Sultra H Tasman, Jumat (2/10/2020).

Tamsman berujar, netralitas Kepala Desa dan Perangkat Desa dalam Pemilukada Tahun 2020 ini sangat berperan dengan tujuan mewujudkan Pemilukada yang aman dan damai. Pasalnya telah diatur dalam UU No 6 Tahun 2014 tentang desa.

“Tingkat kerawanan Pemilukada ada di desa sehingga kami dari Apdesi Sultra sangat berharap kepada Kades dan Perangkat Desa yang melaksanakan Pilkada untuk menjaga netralitas,” harap Tasman.

Di tempat yang sama, Wakil Sekretaris Apdesi Muslimin Salim mengatakan, dengan ketegasan semua regulasi. Baik itu UU tentang desa Apdesi Sultra memberikan warning kepada Kepala Desa beserta perangkatnya untuk tidak bermain politik.

“Karena jika itu memenunuhi unsur pelanggaran Pemilu maka Kepala Desa dapat dijerat dengan pidana,” tegas Muslimin.

Selain itu, dalam hal Kabupaten yang saat ini desanya masi di pimpin oleh pelaksana tugas Kepala Desa notabenenya adalah seorang ASN maka hal yang sangat wajib untuk bersikap netral. Apdesi Sultra berharap, kepada Plt Kepala Desa yang menjadi pendukung pasangan calon harus dikenakan sanksi atau diberhentikan sebagai Plt Kepala Desa.

“Apalagi dalam melaksanakan tugas sebagai Plt Kades tugasnnya itu adalah menjalanlan roda pemerintahan sampai dengan adanya Kades yang defenitif bukan menjadi tim sukses atau memenangkan salah satu pasangan calon. Kalaupun itu ada laporan atau temuan bagi Plt Kepala Desa yang melakukan tindakan kepada salah satu pasangan calon agar Sekda memberikan sanksi tegas kepala Plt Kepala Desa yang bermain politik,” terangnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bolonamase Siap Kawal Program Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih di Sultra

Published

on

KENDARI – Ketua Kordinator Bolonamase Sultra, Hendra Alimin menegaskan siap mengawal program Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Prabowo Gibran di Sultra.

“Kami siap mengawal program Presiden dan Wakil Presiden Terpilih,” tegasnya.

Lanjutnya bahwa hal tersebut merupakan arahan Ketua Kordinator Nasional, Kuat Hermawan Santoso.

“Ini arahan Ketua kami di pusat,” ujarnya.

Pihaknya menuturkan bahwa hal tersebut pihaknya lakukan agar program tersebut dapat menyentuh langsung masyarakat.

“Kita kawal, agar program Prabowo Gibran menyentuh langsung masyarakat,” pungkasnya

Untuk diketahui Bolonemase merupakan salah satu organisasi relawan pemenangan Prabowo Gibran di Pilpres 2024.

Continue Reading

Berita

Polda Sultra Gencarkan Patroli Siber Cegah Kampanye Hitam dan Berita Haoks Jelang Pilkada

Published

on

KENDARI – Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengerahkan tim patroli siber dalam rangka mengantisipasi kampanye hitam di media sosial maupun berita hoaks menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Sultra 2024.

“Tim patroli di dunia maya dan tim patroli siber sudah kami kerahkan. Apabila ditemukan akun yang melakukan pelanggaran akan langsung dipanggil,” kata Direktur Reskrimsus Polda Sultra Kombes Pol Bambang Wijanarko, pada media Selasa (16/7/2024).

Ia mengatakan, jika kedapatan ada yang melakukan pelanggaran, maka Ditreskrimsus Polda Sultra bekerja sama dengan Kominfo memblokir akun yang bersangkutan dan langsung mengambil langkah penegakan hukum. 

Biasanya kami akan melibatkan pihak Kominfo untuk pengungkapan kasus kampanye hitam atau black campaign pada Pilkada Serentak di Sultra,” ujarnya.

Bambang menemukan  banyak cara dalam menjalankan kampanye hitam yang tujuannya untuk menjatuhkan lawan politik. Salah satu yang paling efektif melalui medsos. Dan efeknya sangat berbahaya terhadap masyarakat.

“Kita juga tahu bersama saat ini masyarakat juga sudah banyak yang berfikir positif dan maju sehingga kampanye hitam itu kadang juga ditolak oleh masyarakat dan tidak mempercayainya karena dianggap berita hoaks,” imbuhnya.

Terkait dengan penyebaran berita hoaks maupun adanya kampanye hitam tersebut, kata Direktur Reskrimsus Polda Sultra, pihaknya memiliki akses untuk menemukan pemilik konten atau akun medsos. 

“Kami pihak kepolisian terus berupaya untuk memberikan rasa aman kepada publik dalam memanfaatkan dunia maya,” pungkas Kombes Pol Bambang Wijanarko.

Continue Reading

Berita

Ribuan Masyarakat Kabupaten Muna Senam Sehat Bersama ASR

Published

on

MUNA – Ribuan masyarakat Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak pagi berbondong-bondong memadati lapangan Sarana Olahraga (SOR) Laode Pandu untuk mengikuti senam sehat yang diselenggarakan oleh salah satu Bakal calon (Balon) Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR), Minggu 14 Juli 2024.

Senam sehat tersebut dimeriahkan oleh artis Wilayah Timur, (Daboy) Tampias Fams dan artis ibu kota, Selfi Nafilah. Selain untuk sehat, daya tarik dari masyarakat yang hadir juga adalah berburu doorprize yang disediakan oleh ASR mulai dari 3 unit sepeda motor, 5 buah TV LED, 1 unit sepeda santai dan 5 buah smartphone.

ASR mengatakan, kedatangannya dikabupaten Muna bukan kali ini saja, namun sebelumnya ia pernah melakukan hal serupa dengan melakukan kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan ditempat yang sama, SOR Laode Pandu.

“Bersama Relawan di Muna, Inshaa Allah saya akan datang sesering mungkin untuk menyapa warga Muna Raya,” jelas mantan Pangdam XIV/Hasanuddin.

Dihadapan relawan dan masyarakat Muna Raya, ASR mengatakan Jika terpilih sebagai Gubernur Sultra periode 2024-2029, ia komitmen akan membawa amanah untuk masyarakat Bumi Anoa.

“Jika terpilih nanti, kita akan bawa perubahan dan kesejahteraan yang merata untuk masyarakat Sultra,”tandasnya.

Selain mendapatkan doorprize yang telah disiapkan oleh ASR, ia juga memberikan hadiah tanpa undi secara random kepada 30 orang masyarakat yang berada di SOR Laode Pandu kota Raha.

 

 

Penulis: Azizah

Continue Reading

Trending