Connect with us

Berita

AJP Kembali Terpilih Jadi Ketua Kadin Konsel

Penulis:Rinaldy

Published

on

KENDARIMERDEKA.COM, KONAWE SELATAN – Musyawarah Kabupaten III (Muskab) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Konawe Selatan (Konsel) di Wonua Monapa Resort Kecamatan Ranomeeto. Dirangkaikan dengan pemilihan Ketua dan pengurus masa periode 2021 – 2026. Selasa (28/12).

Kegiatan Muskab III tersebut dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Ir Drs H Sjarif Sajang M.Si, serta dihadiri Ketua DPRD Irham Kalenggo S.Sos M.Si, Ketua Komisi DPRD Tasman Lamuse , Ketua OKK Kadin Sultra M Syawal Rigay ST, Ketua Demisioner 2016 – 2021 sekaligus calon tunggal Ketua Kadin Konsel Adi Jaya Putra, M Bus M Com dan para pimpinan OPD lingkup Pemda Konsel.

Mewakili Bupati H Surunuddin Dangga yang sedang menjamu Presiden RI Jokowi di Bandara Haluoleo, Sekda Sjarif mengatakan berdasarkan UU No 1 Tahun 1987, Kadin merupakan satu satunya organisasi yang mewadahi pengusaha, khususnya pengusaha lokal.

“Hal itu yang menjadi landasan organisasi, AD/ART kadin yang disahkan melalui Keppres RI No 17 Tahun 2022,”terangnya.

Sjarif juga berharap sebagai wadah pengusaha, saatnya Kadin Konsel giat membantu, membangun dan meletakkan perekonomian bangsa melalui peran aktif pengusaha lokal dalam dunia investasi. Khususnya pada sektor pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, pariwisata dan pertambangan.

“Kondisi perekonomian Konsel secara potensial sangat menarik bagi dunia investasi pada semua sektor, maka pengusaha lokal harus bisa bermitra dan mengambil peran dalam investasi tersebut, sehingga tidak hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri,” ucapnya

Olehnya itu, kata Sjarif Kadin sebagai mitra pemerintah dapat berperan melalui sinergi pemulihan ekonomi. Untuk menentukan sektor usaha mana perlu dimaksimalkan atas dasar prinsip inklusif dan kolaboratif

“Optimalisasi peran Kadin selaku mitra strategis pemerintah sangat dibutuhkan dalam mensukseskan pembangunan ekonomi dimasa pandemi covid-19, sehingga berharap terjadi percepatan pertumbuhan ekonomi di Konsel, Dan melalui Muskab terpilih pengurus baru yang amanah dan pro aktif mendukung seluruh program pembangunan,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, laporannya Samsu SP, selaku Ketua Panitia kegiatan menyampaikan Muskab III yang dihelat sebagai wadah penyatuan tekad para pelaku usaha dengan mengambil peran lebih untuk menggali potensi-potensi ekonomi dengan dukungan Pemerintah Daerah.

“Dengan harapan kedepan lahir pengusaha baru yang dapat berkempotisi baik dikancah nasional hingga level internasional,”sebutnya.

Sementara itu, Adi Jaya Putra (AJP) ditemui mengatakan, Muskab hari ini merupakan momentum merevitalisasi pengurus dalam menyusun program kerja baru untuk periode berikutnya, khususnya bersinergi bersama Pemerintah Daerah dalam pengembangan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Tentunya penentuan arah kebijakan baru dan program kemitraan strategis, seluruhnya bisa berjalan setelah pengukuhan serentak oleh Kadin Provinsi nantinya. Berharap kita semakin berkembang dan kemitraan dengan pelaku usaha bisa berjalan baik sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan daerah pada semua sektor,”tandasnya

Diketahui, Hasil Muskab Kabupaten III Kadin Konsel Tahun 2021 dengan tema “Satukan Hati Bangkitkan Ekonomi Kabupaten Konsel” ini, dianggap sukses pada periode sebelumnya, seluruh pengurus secara bulat kembali mempercayakan AJP yang juga Putra Bupati Konsel H Surunuddin Dangga untuk memimpin Kadin masa bakti 2021 – 2026

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kuasa Hukum Ruksamin Bantah Tuding Gubernur DPW LIRA Sultra

Published

on

Dedi Ferianto.

KENDARI – Kuasa Hukum Ruksamin, Dedi Ferianto merespon tudingan yang dilakukan Gubernur DPW LIRA Sulawesi Tenggara (Sultra) soal pembangian bantuan beras untuk Kabupaten Muna berasal dari Konawe Utara (Konut).

Dedi Ferianto menerangkan, tudingan penggunaan dan memanfaatkan bantuan dana bantuan banjir untuk kepentingan sosialiasi calon Gubernur Sultra adalah pernyataan fitnah tanpa didasari data dan fakta yang sebenarnya.

Ia menegaskan, bantuan beras yang dibagikan tersebut adalah program SELARAS (Organisasi Relawan Ruksamin) dan Partai Bulan Bintang (PBB) yang telah berjalan dan mulai disalurkan sejak April lalu sebelum bencana banjir di Konut terjadi.

“Program ini bertujuan dibagikan kepada konstituen PBB sebagai bentuk ucapan terima kasih, karena telah memilih PBB pada Pemilihan Legislatif sehingga PBB dapat memperoleh suara signifikan di DPRD Provinsi Sultra,” beber Dedi Ferianto, Minggu (26/5/2024).

Olehnya itu, untuk membuktikan pernyataan Gubernur DPW LIRA Sultra tersebut, Dedi Ferianto mengajak untuk bersama-sama melakukan pengecekan di Konawe Utara, soal kebenaran adanya beras yang dikeluarkan dari Pemda Konawe Utara, juga melakukan pengecekan lansung ke distributor beras UD 579 di Konawe Selatan untuk memastikan kebenaran atas pembelian beras dimaksud.

Kata Dedi, jika tudingan tersebut tidak benar maka Gubernur DPW LIRA Sultra wajib meminta maaf pada Ruksamin, baik secara lansung maupun melalui media.

“Apabila saudara tidak melakukan permintaan maaf, maka secara tegas kami akan menempuh jalur hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.

Continue Reading

Berita

PT Indonusa Diduga Aktor Keluarnya Ore Nikel Ilegal di Pit 90 Marombo

Published

on

KONAWE UTARA – Seolah tak ada habisnya, aktivitas pertambangan PT Indonusa Arta Mulya (IAM) di Kabupaten Konawe Utara (Konut) terus menuai sorotan.

Pekan lalu, perusahaan tersebut dikritik terkait dugaan mulusnya perizinan lintas koridor di dalam Kawasan Hutan Produksi Terbatas dan Hutan Lindung di wilayah IUP PT Antam Blok Morombo.

Kali ini, PT Indonusa Arta Mulya disoroti atas dugaan adanya pengeluaran ore nikel ilegal di eks Pit 90 Blok Morombo, Konut dengan disinyalir adanya izin lintas koridor.

Dugaan ilegal mining itu diungkap oleh Ketua Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah (P3D) Konut, Jefri. Ia menyebut jika perusahaan tersebut diduga mengumpulkan pemilik ore nikel hasil penambangan ilegal di eks Pit 90 lalu dibeli untuk dikapalkan menggunakan kuota RKAB miliknya melalui jetty PT Bososi.

“Yah, kami mendapatkan informasi setiap perusahaan atau perseorangan yang mempunyai ore nikel di Pit 90 dan memenuhi spesifikasi akan di beli oleh PT Indonusa untuk dijual menggunakan dokumen mereka,” katanya melalui reles yang diterima media ini, Sabtu (25/5/2024).

Bagi Jefri, jika dugaan tersebut terjadi bukanlah hal yang aneh. Pasalnya, dengan dasar izin lintas koridor dalam eks Pit 90 atau IUP PT Antam, PT Indonusa leluasa melakukan hauling.

“Kami menduga mulusnya perizinan diduga ada back up keras dari grup yang katanya para trader besar di Sultra, salah satunya pemilik Toko ANJ dan pemilik perusahan PT CM* dan PT HA* inisial HKG,” ujarnya.

Untuk itu, dengan beberapa izin dan dugaan pelanggaran, tambah Jefri, pihaknya akan terus mempresure dan melaporkan dugaan kejanggalan perizinan izin lintas koridor yang terbit sebelum terbitnya izin kerjasama terminal umum dengan PT Bososi.

“Kita akan aksi dulu dan lakukan rapat dengar pendapat agar semua terbuka ke publik jika terdapat pelanggaran pasti kami laporkan secara resmi sampai ke pusat,” tutupnya.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media ini masih terus berupaya mengkonfirmasi perwakilan PT Indonusa Arta Mulia terkait persoalan tersebut.

Continue Reading

Berita

Ketua Selaras Sultra Bantah Beras Bantuan di Muna Berasal dari Konut

Published

on

Ketua Tim Selaras Sultra, Abdul Halik.

KENDARI – Ketua Tim Selaras Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul Halik membantah keras, terkait isu bantuan beras yang disalurkan di Kabupaten Muna berasal dari Konawe Utara (Konut).

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) Sultra itu mengatakan, informasi yang berhembus tersebut adalah tuduhan tidak berdasar. Pasalnya, beras yang didistribusi di Kabupaten Muna berasal dari Konawe Selatan bukan Konawe Utara.

“Beras itu kami beli di UD 257 Putri yang terletak di Desa Waru Melewe Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Silahkan dicek langsung,”kata Abdul Halik, Sabtu (25/5/2024).

Bantuan beras tersebut, kata dia, ditujukan kepada simpatisan PBB di Pemilihan Legislatif (Pileg) 14 Februari 2024. Bukan saja di Muna, namun di seluruh 17 Kabupaten dan Kota se Sultra.

“Bantuan ini murni pribadi bukan menggunakan anggaran pemerintah. Dan juga murni untuk membantu perekonomian masyarakat khususnya pada aspek pangan di tengah situasi daya beli rakyat yang berada dalam ketidakstabilan,” ujar Abdul Halik.

Abdul Halik menyoroti media kendari yang membuat opini tak berdasar. Mestinya, sebagai media, wajib berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dengan mengedepankan fakta dan konfirmasi dari berbagai pihak.

“Di dalam narasinya tidak ada narasumber ataupun fakta atau data untuk mendukung isu yang dibangun. Jadi, sangat kental dibuat atas dasar kebencian sehingga menuduh secara serampangan. Sangat kelihatan kedangkalan berpikirnya,” ujar Abdul Halik.

Terpisah, Owner UD 257 Putri, Indriani mengatakan, bahwa Tim Selaras Sultra melakukan pembelian beras miliknya.

“Iya benar, Tim Selaras Sultra memesan atau membeli beras di gudang kami beberapa bulan lalu. Dan distribusinya masih berlangsung hingga saat ini,”kata Indriani, Sabtu (25/5/2024).

Indriani mengaku perusahannya berlokasi di Desa Waru Melewe Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan.

Continue Reading

Trending