Connect with us

Berita

AJI Kendari Desak Jaksa Tuntut Maksimal Pelaku Penganiaya Jurnalis

Penulis:Rinaldy

Published

pada

KENDARIMERDEKA.COM, KENDARI – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kendari gelar aksi damai di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu(1/12/2021).

Aksi damai tersebut merupakan bentuk solidaritas AJI Kota Kendari untuk meminta Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di Surabaya agar menuntut seberat-beratnya dua terdakwa penganinayaan Jurnalis Tempo, Nurhadi, pada sidang agenda tuntutan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Selain itu, AJI Kendari mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memproses seluruh pihak yang terlibat dalam kasus dugaan penggelapan pajak di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Desakan dan tuntutan itu tidak lepas dari kerja-kerja jurnalis yang dilindungi Undang-undang nomor 40 tahun1999 tentang pokok pers. Olehnya itu, jurnalis yang bekerja mewakili publik untuk memperoleh hak atas informasi, perlu dijaga dan dilindungi. Aparat penegak hukum yang tahu punya kewenangan menenegakkan supremasi hukum, sungguh sangat disayangkan bisa terlibat dalam kasus ini. Persoalan Nurhadi itu memantik soliditas AJI Kota Kendari dan komunitas pers di Kendari untuk turun ke jalan, Rabu, 1 Desember 2021.

Baca Juga:  Jurnalis Kendari Tebar Kebaikan Bagi Warga Miskin Ditengah Pandemi

AJI Kendari dan komunitas pers di Kendari melakukan aksi long-march dari Kejaksaan Negeri Kendari menuju Kejaksaan Tinggi Sultra sepanjang sekira 800 meter. Baliho bertuliskan tentang “Keadilan buat Nurhadi” dibentangkan selama aksi. Sekretaris AJI Kota Kendari Ramadhan meminta Kejaksaan dan Pengadilan memberikan hukuman yang berat buat terdakwa penganiayaan Nurhadi. Keadilan harus ditegakkan kepada siapapun. Apalagi Nurhadi bekerja sebagai jurnalis yang mewakili kepentingan publik hak atas informasi. Aparat kepolisian mestinya melindungi jurnalis saat bekerja, bukan malah melakukan kekerasan.

AJI meminta kepada pihak-pihak yang keberatan dengan produk jurnalistik untuk merujuk UU Nomor 40 tahun 1999 tentang pokok pers dalam menyelesaikannya, bukan menempuhjalur lain. Apalagi dengan aksi kekerasan, seperti kasus yang dialami Jurnalis Nurhadi,

Baca Juga:  AJI dan IJTI Kecam BNNP Sultra Atas Pembatasan Kerja Jurnalis

Ketua Devisi Advokasi AJI Kendari, La Ode Kasman Angkoso mengecam tindakan oknum aparat penegak hukum terhadap jurnalis Tempo bernama Nurhadi. Menurutnya, kasus kekerasan terhadap jurnalis mencederai kebebasan pers.

“Meminta komitmen kejaksaaan untuk menuntut seberat-beratnya terhadap terdakwa. Jika putusan tidak sesuai dengan tuntutan, kami meminta agar Jaksa Penuntut Umum melakukan banding hingga kasasi di Mahkama Agung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jurnalis dalam bekerja dilindungi UU Pers Nomo 40 tahun 1999 dan kode etik jurnalistik.

“Kami juga menyangkan tidak ada tindakan penahanan terhadap terdakwa sejak dilakukan penyidikan hingga sidang,” tutupnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry

Berita

DPW LIRA Sultra Sebur Izin PT Tiran Indonesia Lengkap

Penulis : Rinaldy

Published

pada

By

Gubernur LIRA Sultra, Karmin SH

KENDARIMERDEKA.COM, KENDARI – Dari hasil penelusuran berbagai sumber tentang legalitas perizinan pertambangan PT Tiran Indonesia, Dewan Pimpinan Wilayah Lumbung Informasi Rakyat (DPW LIRA) Sulawesi Tenggara mendapatkan informasi bahwa perizinan Tiran Indonesia lengkap.

Hal itu diungkapkan langsung Gubernur LIRA Sultra, Karmin SH. Menurutnya, semua pihak harus sama-sama menghormati keputusan tersebut.

Lanjut dia, terkait adanya izin terminal khusus (Tersus) yang menjadi polemik selama ini telah diberikan sepenuhnya oleh kedua belah pihak yaitu antara Pemerintah Provinsi (Pemprov Sultra) melalui Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dan Provinsi Sulawesi Tengah melalui Kabupaten Morowali.

“Jadi kami harapkan PT Tiran Indonesia tetap bisa segera bekerja seperti biasa, tidak boleh ada pihak yang menghalangi lagi agar bisa selalu memberikan kontribusi nyata ke negara dan daerah,” katanya, Rabu (18/5/2022).

Karmin juga membeberkan, LIRA Sultra harus jujur memberikan tanggapan atau masukan secara obyektik kepada publik agar tidak ada saling sandra dan mencederai dalam komplit kepentingan di lokasi tersebut yang berujung saling melaporkan.

“Intinya kita ingin ada investasi dan taat terhadap tata cara melakukan penambangan, terutama di sektor dampak lingkungan. Karena nantinya jika ada dampak positif pasti masyarakat yang merasakan,” ujarnya saat ditemui disalah satu Warkop di Kota Kendari.

Selain itu dia juga mengatakan dari hasil penelusuran LIRA Sultra bahwa PT Tiran Indonesia selama ini beraktifitas secara utuh telah memenuhi dari segi perizinan maupun ketaatan dalam sektor lingkungan.

“LIRA Sultra berpandangan tidak ada lagi alasan untuk menghalang-halangi aiktifitas pertambangan PT Tiran Indonesia,” tutupnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

Berita

Izin Tersus/Jety PT Tiran Indonesia Lengkap

Penulis : Rinaldy

Published

pada

By

Humas PT Tiran Indonesia, La Pilli

KENDARIMERDEKA.COM, MOROWALI – Izin pengoperasian Terminal Khusus (Tersus) PT Tiran Indonesia yang berada di wilayah Desa Matarape, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali dinyatakan lengkap.

Hal itu tertuang dalam surat izin Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dengan nomor Nomor KP 667 Tahun 2018 tentang Penetapan Lokasi Terminal Khusus Pertambangan niji nikel PT Tiran Indonesia.

Kelengkapan Dokumen Administrasi Terminal Khusus PT Tiran Indonesia sebagai berikut, pertama Surat Ijin Pembangunan Tersus dengan Nomor A.258/AL.308/DJPL/E, dan kedua Surat ijin pengoprasian tersus  no.A.382/AL.308/DJPL/E.

Demikian juga terkait pembayaran pajak di Morowali PT Tiran Indonesia telah menyelesaikan semua kewajibannya dalam pembayaran pajak. Ini bukti keseriusan PT Tiran

Terkait adanya perbedaaan pandangan yang terjadi, hal tersebut telah diselesaikan. Tim Pemda dari Morowali dan PT Tiran telah melakukan kesepakatan bersama dan saling memahami melalui rapat bersama antara Pemerintah Daerah Morowali  dengan PT Tiran Indonesia pada Jumat, 22 April 2022.

Dalam rapat tersebut turut dihadiri oleh Pemda Morowali, antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. Muh Rizal Baduddun, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Morowali Drs. Harsono Lamusa, Kepala Bidang Pertanahan Morowali Asep Haeruddin. S.Hut, Kepala Seksi Perencanaan dan Kajian Dampak Lingkungan Morowali Firdaus Habibie Ya’u S.Hut.

Sementara dari pihak PT Tiran Indonesia dihadiri oleh Direktur Operasional Mayjen TNI Purn Iskandar, Deputi Mining Andi Karyadi serta Kepala Teknik Tambang Muhammad Saleh.

Dengan adanya kesepakatan serta sikap saling memahami tersebut, Humas PT Tiran Indonesia, La Pilli meminta kepada semua pihak untuk mendukung hal tersebut karena diketahui, PT Tiran sangat patuh pada perundang-undangan yang ada.

“PT Tiran Indonesia saat ini telah mempekerjakan 2.000 tenaga kerja dan menghidupi 8.000 keluarga pekerja. Dan semua tenaga kerja tersebut merupan pribumi asli. Jadi kontribusi PT Tiran Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat pribumi dan lokal patutlah diperhatikan,”katanya.

Lebih lanjut, La Pilli juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Bupati Morowali dan Konawe Utara, Ketua DPRD Morowali, Kapolres Konut dan Morowali serta Dandim atas kerjasama serta keberpihakannya terhadap pembangunan daerah serta pengingkatan kesejahteraan masyarakat lokal di daerah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dan kebijakan publik dari Pusat Kajian Politik dan Kebijakan Publik (PKPK), Muh Saiful menuturkan seharusnya investasi yang dilakukan oleh investor pribumi seperti PT Tiran Indonesia selayaknya mendapat ‘karpet merah’ dan  dukungan penuh dari semua pihak.

“Ini sangat berkaitan dengan kontribusi serta kepentingan rasa nasionalisme merah-putih serta nilai-nilai konstitusional demi kesejahteraan masyarakat di daerah investasi tersebut,” sebut Muh Saiful.

Muh Saiful mengingatkan agar jangan ada perlakuan diskriminatif terhadap investor pribumi yang ingin membangun kesejahteraan rakyat lokal.

“Patut diingat, investor pribumi pastilah punya keberpihakan besar kepada masyarakat sekitarnya di banding investor asing. Komitment investor pribumi lebih kuat terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Ini yang harus diingat,” tegasnya.

Laporan : Renaldy

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

Berita

Giat Amal IMI Sultra di Ramadhan, Berbagi Bersama Anak Yatim dan Santuni Keluarga Almarhum Kuntet

Published

pada

By

KENDARIMERDEKA.COM, KENDARI – Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia Sulawesi Tenggara (IMI Sultra) menggelar giat berbagi dengan memberikan santunan kepada keluarga tokoh otomotif Sultra yang telah meninggal dunia, di pelataran tugu eks MTQ Kendari, Rabu (27/04/2022).

Mereka yang menerima santunan yakni keluarga Almarhum Kuntet Alika yang meninggal dunia saat mengikuti balapan di Kabupaten Muna pada maret 2022 lalu, dan keluarga dua mantan sekretaris IMI Sultra.

Ketua Pengprov IMI Sultra, Anton Timbang mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan IMI yang salah satunya bertujuan untuk membantu dan memberikan semangat moril bagi para keluarga tokoh otomotif yang telah berpulang atau meninggal dunia.

Baca Juga:  Kadis Cipta Karya Dilaporkan ke Kejati Sultra Terkait Proyek RS Jantung dan Perpustakaan Modern

“Selain itu kita juga menyerahkan bantuan paket sembako sebanyak 110 paket kepada tiga panti asuhan yang ada di kota kendari, dan sekaligus kegiatan ini dilanjutkan dan dirangkaikan dengan buka bersama para pengurus,” kata Anton Timbang.

Sementara itu salah seorang pengurus pondok pesantren, Muhammad Ridwan berharap kegiatan berbagi IMI itu dapat terus dilakukan sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan khususnya bagi anak yatim di pondok-pondok pesantren.

“Semoga dengan kegiatan berbagi ini, IMI Sultra dapat diberi kelancaran, dan juga dapat membina dan membesarkan kegiatan-kegiatan otomotif di sultra,” ucapnya.

Facebook Comments
Reaksi Kamu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Continue Reading

ARSIP BERITA

Trending